Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode

Bupati Madina Ajukan RAPBD Tahun 2011 Sebesar Rp574,15 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Pejabat Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara menyampaikan nota pengantar Rancangan Paraturan Daerah tentang RAPBD Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp.574.152.038.000 pada sidang paripurna di Gedung DPRD Mandailing Natal (Madina), Jum’at(17/12).

Sidang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy Daulay SH dan dihadiri 24 Anggota DPRD dari 40 angota, Kapolres Madina, Kajari Panyabungan, Ketua Pengadilan Negeri Panyabungan, Sekdakab Madina, Kadis dan Kabag di lingkungan Pemkab Madina.

Imran menyampaikan, sidang paripurna tersebut telah dua kali ditunda sehingga pada dan akan mendengarkan nota pengantar keuangan dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah tentang RAPBD Tahun 2011. “Paripurna telah dua kali ditunda,” katanya.

Pj.Bupati Madina dalam notanya menyampiakan, RAPBD Tahun 2011 berkurang sebesar Rp.52.878.722.047 (8,43%) jika dibandingkan dengan APBD Tahun 2010 setelah perubahan sebesar Rp.627.030.760.047.

Menurutnya, RAPBD ini direncanakan berasal dari PAD Rp.25 miliar, dana perimbangan Rp.529,152 miliar, dan lain- lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.20 miliar. Disamping adanya pertambahan pendapatan terjadi pengurangan penerimaan dari pos PAD Rp.12,538 Milyar (100,61%) dari tahun 2010.

Dana Alokasi Umum Rp. 455.686 miliar yang diprioritaskan antara lain untuk pembayaran gaji PNS dalam satu tahun anggran, kenaikan gaji pokok, gaji ke 13, kekurangan gaji (rapel) dan Pilkada ulang.

Sedang dana alokasi khusus Rp.48,465 miliar mengalami penurunan Rp.9, 6 miliar. Penurunan juga terjadi pada pos lain-lain pendapatan daerah Rp.77, 5 miliar karena belum terbitnya perhitungan pembagian dana dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Berdasarkan uraian RAPBD maka terdapat surplus sebesar Rp.3,3 miliar di mana akan dipergunakan untuk pengeluaran daerah untuk penyertaan modal deviden pada PT. Bank Sumut Rp.2,5 miliar yang bersumber 5 % dari PBB Rp.300 Juta serta penyertaan modal pada BUMD Rp.500 juta.” jelas Bupati.

Setelah mendengarkan nota RAPBD Bupati Madina akhirnya Ketua DPRD As.Imran menskors paripurna untuk mendengarkan tanggapan fraksi-fraksi hingga Senin, (20/12) mendatang.

Tidak Bisa Ditawar- tawar Lagi

Sementara itu, dalam rangka percepatan Pemungutan suara ulang Pemilihan Kepala daerah dan wakil Kepala Daerah ( Pilkada ) sesuai dengan amanat dari Keputusan Mahkamah Konstitusi No: 41/PHPU/2010, tidak ada alasan untuk menunda- nundanya. “Pihak Pemkab Madina dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD ) tahun 2011 ini harus meenganggarkannya dan tidak ada alasan tidak ada anggaran,” kata Ali Nafiah, anggota DPRD Madina dari Fraksi Perjuangan Reformasi

“Bila Pilkada ulang tidak dilaksanakan hal itu merupakan kegagalan pejabat Bupati Madina yang mempunyai dua tugas pokok sebagai pejabat Bupati Madina yakni melaksanakan Pemungutan suara ulang serta melanjutkan pemerintahan di Kabupaten Madina,” ungkap Ali Nafiah.

Berkaitan dengan perdebatan dengan calon yang akan mengikuti pemungutan suara ulang Ali Nafiah menegaskan bahwa keputusan mahkamah Konstitusi sudah jelas dan tidak usah lagi di perdebatkan.”yang jelas dalam keputusan MK bahwa 6 pasangan Calon tetap ikut pemungutan suara ulang dan tidak ada pasangan Calon yang digugurkan,dan kita berharap masyarakat tidak perlu bingung,” tegas Ali Nafiah.

Yang saat ini menjadi fokus kata Ali Nafiah adalah bagaimana suasana kondusif di Kabupaten Madina tetap terjaga sampai nanti pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina melaksanakan pemungutan suara ulang. “Anggota DPRD Madina berusaha bagaimana tetap fokus untuk menganggarakan pemungutan suara ulang tetap ditampung dalam APBD Madina tahun anggaran 2011,” kata Ali. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News! Kantor Dalihan Natolu Grup di Padangsidimpuan Disegel KPK

    Breaking News! Kantor Dalihan Natolu Grup di Padangsidimpuan Disegel KPK

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN-( Mandailing Online ): Warga di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), tiba-tiba heboh melihat segel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di salah satu kantor kontraktor. Kantor tersebut berada di Jalan Teratai, Kelurahan Pintu Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Menurut pantauan wartawan, segel dengan bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK” itu terpajang di depan pintu masuk kantor berwarna […]

  • Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Praktik rangkap jabatan makin mengakar di Pemkab Mandailing Natal. Penyerahan jabatan Plt Kepala Dinas PUPR kepada Sahnan Pasaribu, pada Rabu (29/4), menambah panjang daftar OPD yang diisi pelaksana tugas. Total sudah 15 OPD dipimpin Plt atau pejabat rangkap. Sahnan sendiri masih menjabat definitif sebagai Asisten I Setdakab. Artinya, satu orang kini mengurus dua […]

  • Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan bahwa seluruh usulan pembangunan yang disampikan oleh para kepala desa, masuk dalam dokumen KUA-PPS. Dokumen KUA-PPS ini kemudian diajukan Bappeda ke DPRD. Dalam rapat, DPRD dan eksekutif akan memilahnya berdasar berbagai pertimbangan prioritas dan aspek lain serta kondisi kemampuan keuangan pemerintah daerah. Hal […]

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

  • Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal. “Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala […]

  • Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa. Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina). “Kita […]

expand_less