Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pergantian Kepsek MAN Kase Raorao Salah Fatal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
Mara Halim Nasution

Mara Halim Nasution

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Pemerhati Pendidikan Batang Natal, Marahalim Nasution menilai keputusan Kanwil Kemenag Sumut mengganti kepala sekolah MAN Kase Raorao merupakan kesalahan fatal.

Itu dikatakan Marahalim, Kamis (30/6/2016) terkait penempatan kepala sekolah yang baru di MAN Kase Raorao, Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal menggantikan H. Irfansyah, SPd, MA.

“Saya katakan bahwa keputusan Kanwil Kemenag Sumut untuk mengganti Kepala Sekolah MAN Kase Raorao H. Irfansyah, SPd, MA dengan menempatkan Drs. H. Ahmad Saipuddin Harapan, MPd merupakan kesalahan fatal. Penempatan Kepala Sekolah baru itu salah alamat. Mengganti H. Irfansyah, SPd, MA sama sekali keliru,” katanya.

Diungkapkannya, selain karena tidak punya catatan buruk di masyarakat, H. Irfansyah sudah berhasil mengangkat nama sekolah tersebut hanya dalam waktu sekitar satu setengah tahun. Saat ini MAN Kase Raorao sudah jadi sekolah favorit. Jumlah murid barunya meningkat drastis dari sekitar seratus melonjak jadi 151 orang siswa.

Marahalim Nasution juga menyebutkan, “Jelas kehadiran H. Saipuddin Harapan di situ tidak hanya mengagetkan seluruh siswa dan keluarga besar MAN Kase Raorao, tapi juga mengejutkan masyarakat Batang Natal pada umumnya. Kenapa tidak kaget dan terkejut? Kepsek sebelumnya sudah memajukan sekolah itu dan yang terpenting berhasil merangkut masyarakat untuk berpartisipasi sebesar-besarnya di sekolah kebanggaan ini. Setahu kita, kalau pun ada pergantian, itu setelah empat tahun.”

Oleh karena itu, berdasarkan observasi dan wawancaranya dengan sejumlah tokoh masyarakat Batang Natal, Marahalim Nasution menyimpulkan bahwa keputusan Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara menggantikan kepala sekolah itu harus ditinjau ulang. “Harapan kami, kerja sama yang terbina selama ini, baik kerja sama di sekolah itu dan antara sekolah dengan Komite Sekolah dan masyarakat umum tidak terkena imbas pergantian ini. Jelas kok selama ini, solidaritas tumbuh di MAN Kase Raorao,” tandas Marahalim Nasution.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Ahmad Hadi Hasibuan di tempat terpisah menyatakan bahwa dia kaget luar biasa mendengar pergantian kepala sekolah itu.

”Saya menduga Kakanwil Sumut melakukan kebijakan sendiri tanpa mengumpul masukan dari lapangan. Selaku komite, beberapa hari belakangan ini saya didatangi banyak warga menanyakan hal pergantian kepala sekolah,” katanya.

Kedatangan warga tersebut mengungkapkan kekecewaan karena kepala sekolah yang telah benyak menorah prestasi malah diganti orang lain.

Editor : Ludfan Nasution

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marsarak Mate

    Marsarak Mate

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Mandailing Karya : Mustopa Kamal Batubara   Potang ni ari na sangat jogi, i toru ni alibutongan na manorangi. Hajogianna tibo-tibo mago harani rimbus ni udan na ro mangompoti. Ngon bagas papan maralaskon tano, u paligi-ligi rimbus ni udan naso juo maradian. I samping tingkap au martungkol isang painte udan anso siang. “Rahmat, madung […]

  • Anggota KPU Sumut, Evi Novida Ginting, Turun Zona

    Anggota KPU Sumut, Evi Novida Ginting, Turun Zona

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Komisioner KPU Sumatera Utara (Sumut), Evi Novida Ginting, melakukan kunjungan kerja ke zona Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) sejak Senin, 17/3 hingga Rabu 20/3. Hari pertama, ketua divisi hukum dan pengawasan ini, menginjakkan kaki di Kantor KPU Mandailingnatal (Madina) di Jalan Merdeka Panyabungan hingga Selasa sore (18/3). Selama berada di Madina, bergerak […]

  • DPRD Sesalkan Penghilangan Anggaran Dinkes 14 Milyar

    DPRD Sesalkan Penghilangan Anggaran Dinkes 14 Milyar

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyesalkan kebijakan penghilangan anggaran publik di Dinas Kesehatan sebesar Rp.14 milyar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013. Diungkapkannya, anggaran yang ditong itu untuk belanja pengadaan kenderaan dinas untuk seluruh puskesmas, pengadaan mobil rotgen, pembangunan air bersih dan MCK di 26 unit […]

  • Hari Kelima Pencarian Fakhruddin, Bupati Lepas Keberangkatan Tim Gabungan

    Hari Kelima Pencarian Fakhruddin, Bupati Lepas Keberangkatan Tim Gabungan

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Proses pencarian Fakhruddin, warga Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, yang hilang sejak Minggu (08/1) terus dilakukan. Memasuki hari kelima, pencarian dipusatkan di lokasi ditemukannya celana yang diduga milik korban. Pemberangkatan tim gabungan dalam prosesi pencarian Fakhruddin dipimpin langsung oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi […]

  • Tilang parkir diplomat Indonesia di New York belum dibayar

    Tilang parkir diplomat Indonesia di New York belum dibayar

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      New York – Perutusan Tetap RI untuk PBB (PTRI) di New York belum berniat membayar tunggakan tilang atau denda –di Amerika Serikat disebut “tiket”– parkir berjumlah puluhan ribu dolar AS. Alasan PTRI, hingga kini belum tercapai kesepakatan antara anggota PBB, pemerintah federal Amerika Serikat dan Dewan Kota New York mengenai pembayaran “tiket” maupun fasilitas […]

  • Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sudah menjadi rahasia umum, banyak sekali oknum-oknum dari ormas-ormas yang tidak jelas kiprahnya, membuat resah masyarakat dan instansi-instansi pemerintah, termasuk kalangan swasta. Menanggapi masalah tersebut, Kasubdit Ormas Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Bahtiar, menjelaskan, dengan adanya UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan diharapkan hal-hal buruk tersebut bisa dieliminir. “Karena Undang-undang Nomor […]

expand_less