Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Sep 2016
  • print Cetak
Hutan Rantopuran gundul dan bangkai-bangkai kayu sekitar 1 km dari Sopo Batu. foto tahun 2013

Hutan Rantopuran gundul dan bangkai-bangkai kayu sekitar 1 km dari Sopo Batu. foto tahun 2013

PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) –  Ribuan hektar hutan kawasan hulu Sungai Rantopuran sudah gundul oleh kerakusan para orang kaya dari kota Panyabungan dan sejumlah pejabat pemerintah.

Kawasan yang digunduli itu berada di wilayah Desa Sopo Batu dan Gungun Tua Julu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

Hutan itu masuk dalam kawasan hutan register atau hutan lindung. Tetapi, para saudagar kaya dan sejumlah pejabat pemerintah telah menumbanginya dan membuka kebun dalam upaya memupuk kekayaan tanpa memikirkan nasib sejumlah desa yang sudah sering dikaramkan sungai itu.

Aksi penjualan ini sudah berlangsung sekitar 7 tahun. Jika tak segera dihentikan, bencana akan terus dihadapi desa-desa yang dilintasi Sungai Rantopuran, yakni Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Manyabar, Saba Jambu, Pagaran Tonga dan Desa Gunung Manaon.

Sungai Rantopuran termasuk sungai yang sangat berbahaya jika meluap. Banjir bandang terbaru terjadi pada tahuhn 2012 dan 2013 yang menghayutkan rumah-rumah penduduk di Desa Gunung Tua Jae, Gunung Tua Tonga. Merendam ratusan rumah di Desa Gunung Manaon, Pagaran Tonga dan Manyabar.

Tak itu saja, wilayah persawahan di Gunung Tua Jae, Manyabar dan Gunung Manaon sudah banyak yang luluhlantak dihantam Sungai Rantopuran.

Kini, warga  Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Manyabar, Saba Jambu, Pagaran Tonga dan Desa Gunung Manaon berada dalam kondisi ketakutan dihantam arus sungai jika kelak bandang lagi.

Bahkan, Desa Gunung Manaon, Manyabar dan Pagaran Tonga sudah menjadi langganan karam tiap tahun bilamana musim penghujan tiba.

“Para saudagar kaya dan pejabat pemerintah itu berasal dari kota Panyabungan. Mereka punya banyak uang dan membeli hutan-hutan itu dari beberapa orang warga Sopo Batu,” ungkap Amran Lubis warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Kamis (1/9/2016) di pasar Panyabungan.

Disebutkannya, tidak semua warga Sopo Batu yang berani menjual hutan-hutan itu, tetapi hanya  beberapa orang saja. Parahnya, bukan kawasan hutan Sopo Batu saja yang dijual, termasuk juga hutan ulayat Gunung Tua Julu, tetapi warga Gunung Tua Julu diam saja.

Dokumen jual beli hutan ini kabarnya tidak sampai pada tingkat sertifikat, karena status hutan yang dijulan adalah hutan lindung.

“Tetapi, jika ada camat atau kepala desa yang menandatangani jual belinya akan terkena pidana karena hutan itu tak bisa diperjualbelikan, sebab statusnya hutan lindung. Kami akan mencari bukti-bukti apakah ada kepala desa atau camat yang terlibat meneken,” katanya.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski telah 24 tahun berada di Mandailing Natal, namun PT. Sorikmas Mining belum juga berproduksi. Itu sangat disesalkan DPRD Mandailing Natal (Madina). Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mendesak manajemen PT Sorikmas Mining segera menyelesaikan pembangungan konstruksi agar cepat dapat beroperasi, sehingga dapat berkontribusi terhadap ekonomi daerah. “Kalau tidak mampu, ya […]

  • Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah mendapat kecaman dan kritikan dari berbagai elemen masyarakat, akhirnya Pemkab Mandailing Natal (Madina) memanggil kembali seluruh tenaga honorer yang dirumahkan. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina, HM Haposan Nasution kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, Senin (9/1), di Panyabungan, menjelaskan, pemanggilan kembali para tenaga honorer itu merupakan hasil rapat seluruh pimpinan SKPD yang dipimpin […]

  • Hidupkan Jalur Ekonomi, Ruas Tambiski-Sayur Maincat Rampung Diaspal

    Hidupkan Jalur Ekonomi, Ruas Tambiski-Sayur Maincat Rampung Diaspal

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ruas jalan Tambiski-Sayur Maincat, Kabupaten selesai diaspal sepanjang 2,5 kilo meter. Ruas ini menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, yakni Kecamatan Panyabungan Utara dengan Kecamatan Hutabargot. Jalur Tambiski-Sayur Maincat sejatinya jalur penting terhadap pergerakan sosial dan ekonomi, terutama desa-desa di Nagajuang menuju Panyabungan sebagai pusat perdagangan di Kabupaten […]

  • Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal jangan coba-coba melindungi pejabat yang diduga koruptor di Dinas Kesehatan Madina. Peringatan itu terkait sejumlah kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung. Oknum di Kejakasaan Negeri Mandailing Natal juga diwanti-wanti jangan mencoba-coba bermain mata dengan pejabat korup di Dinas Kesehatan, […]

  • Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis yang menjadi perhatian audiens dalam penyampaian visi misi calon bupati sebagai satu dari rangkaian tahapan penjaringan calon kepala daerah yang diselenggarakan PKB Madina […]

  • Fatwa Pujangga

    Fatwa Pujangga

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengantar MUARA SIPONGI adalah nama suatu tempat pemukiman penduduk di bagian paling selatan dari banua (wilayah) Mandailing. Letaknya tidak jauh dari suatu tempat pemukiman lain bernama Ranjobatu, yang dikenal sebagai daerah perbatasan antara wilayah Mandailing dan Minangkabau. Keadaan alam di Muara Sipongi didominasi oleh perbukitan dan hutan, yang berhawa sejuk dan udaranya cukup dingin pula. […]

expand_less