Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Gerakan Sejuta Santri Didesak Selamatkan Aldi dari Amputasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
  • print Cetak
Aldi Subhandi Hasibuan

Aldi Subhandi Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Sejuta Santri mendesak dibentuk dalam upaya menggalang pengumpulan infaq dari para santri untuk membiayai perobatan Aldi Suphandi Hasibuan.

Santri di pesantren Darul Ikhlas, Dalan Lidang, Panyabungan itu saat ini sangat butuh biaya berobat di Jakarta agar kakinya tak diamputasi.

Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II ketika semester I, dan sekarang masuk program Tahfizul Qur’an. Keluarganya yang miskin tak memiliki biaya yang cukup untuk mengobati kakinya di sebuah klinik di Jakarta, harapan satu-satunya agar kakinya tak harus diamputasi.

Saat ini Aldi berada di Jakarta berbekal biaya yang berasal dari infaq para santri dan alumni Pesantren Darul Ikhlas Panyabungan. Tetapi infaq yang terkumpul itu masuh sangat tidak cukup mengingat rentang perobatan di Jakarta membutuhkan waktu minimal 6 bulan.

“Gerakan Sejuta Santri diharapkan mampu berhasil terkumpulnya dana yang berasal dari infaq para santri,” kata Alamulhaq Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online di pasar Panyabugan, Selasa (27/9).

“Harus ada motor penggerak bagi lahirnya Gerakan Sejuta Santri ini. Menurut saya gerakan demikian ini memiliki peluang terkumpulnya dana besar, mengingat jumlah pesantren di Madina sangat banyak sehingga daerah ini dijuluki Kota Santri,” ujarnya.

Orangtua Aldi sendiri di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal telah menggadaikan sawah demi kesembuhan anaknya.

Tapi, uang dari hasil menggadaikan sawah itu tak cukup. Tak ada lagi yang bisa digadaikan, karena sawah itu hanya satu-satunya harta yang dipunya.

Lutut Aldi membengkak akibat terjatuh beberapa waktu lalu. Tim dokter di RSU Panyabungan sempat memvonis bahwa kakinya harus diamputasi menghindari pelebaran pembengkakan.

Alhamdulilillah, harapan tidak diamputasi muncul. Sebuah klinik di Jakarta yang memadukan medis dan herbal menyatakan kaki Aldi bisa tak diamputasi, hanya saja butuh lema pengobatan selama sekitar 6 bulan.

Persoalan sekarang adalah biaya. Soalnya Marwan Hasibuan, ayah Aldi, adalah keluarga kurang mampu karena hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

“Saya berusaha menutupi semua kebutuhannya. Tapi, dengan gambaran tidak kurang Rp 3 juta per bulan, jelas saya tidak mampu” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEKANBARU  – Pada 5 Februari 2014, Panitia Pusat akan mengumumkan kelulusan hasil seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2). Namun, sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Riau belum menentukan sikap untuk tenaga honorer K2 yang nantinya tidak lulus alias gagal menjadi CPNS. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Surya Maulana kepada Riau […]

  • Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MOMPANG JAE (Mandailing Online) – Untuk mencegah kenaikan level PPKM di Mandailing Natal (Madina) Wakil Bupati Atika Azmi Utammi mengajak masyarakat Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, mengikuti vaksinasi. “Level PPKM sekarang ditentukan capaian vaksinasi. Vaksin halal, saya mengajak masyarakat Mompang Jae secara khusus untuk ikut vaksinasi bagi yang belum,” katanya di gedung MDTA Tarbiyatul Athfal […]

  • MERAIH TAKWA PASCA PUASA DI TENGAH WABAH CORONA

    MERAIH TAKWA PASCA PUASA DI TENGAH WABAH CORONA

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dicopy dari : Buletin Kaffah, edisi 142 (29 Ramadhan 1441 H-22 Mei 2020 M)   Segala pujian kita panjatkan kepada Allah SWT. Dialah Zat Yang telah memberikan sebagian nikmat-Nya kepada kita. Di antaranya nikmat iman dan Islam. Dia juga menganugerahkan kepada kita kekuatan untuk bisa merampungkan ibadah Ramadhan yang istimewa. Ramadhan di tengah wabah pandemik […]

  • H Arfan Gultom Pimpin PKS Tapsel

    H Arfan Gultom Pimpin PKS Tapsel

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah melalui proses panjang sejak Agustus lalu, akhirnya di Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang digelar 1 Muharram 1432 H atau Selasa (7/12), di aula MAN 2 Padangsidimpuan (Psp), melahirkan pemimpin baru. H Arfan Marwazi Gultom SPdI diamanahkan DPW PKS Sumut memimpin DPD PKS Kabupaten Tapsel periode 2010-2015. […]

  • Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online – Akhir akhir ini Kepala Dinas Perikanan Madina menjadi sorotan karena jarang ngantor. Sebelumnya, terbit pemberitaan Mandailing Online terkait Balai Benih Ikan (BBI) yang tak terurus dan suplay ikan ke Madina dari Rao Sumbar. Hal itu membuktikan kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Madina ompong. Sebab, tak ada sentuhan yang signifikan untuk […]

expand_less