Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Petani di Gunung Tua Merasa Ditipu Pemkab Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Feb 2017
  • print Cetak

Mandailing Online ketika memeriksa salah satu sawah petani di Gunung Tua Julu

PANYABUNGAN (Mandailing Onlie) – Petani di beberapa desa kawasan Gunung Tua Raya Kecamatan Panyabungan merasa ditipu oleh Pemkab Madina. Pasalnya bibit padi yang disalurkan kepada petani dicurigai sebagai bibit kadaluarsa.

Sejumlah petani di Gunug Tua kepada Mandailing Online, Selasa (7/2/2017) mengungkapkan bahwa tanaman padi varietas Mekongga yang dibagikan Pemkab  Madina beberapa bulan lalu ternyata hasil panennya sangat anjlok.

Selain itu, banyak ditemukan bibit tak berkecambah dengan baik, sehingga petani menggantinya dengan bibit lain.

“Banyak yang kecewa, bibit tidak muncul kecambah. Banyak yang kecambahnya Cuma 30 persen. Ya, terpaksa diktukar dengan bibit lain,” kata Lubis di Gunung Tua Julu.

“Bibit yang kuterima banyak yang ‘bur-buron’,” ungkap Nasution petani di Gunung Tua Iparbondar. “Bur-buron” adalah kondisi padi yang berlobang akibat banyak factor termasuk serangan kutu beras.

Menurut petani, bantuan bibit dari Pemkab Madina itu sebagai upaya pemerintah daerah membantu petani pasca terjadinya serangan hama di musim tanam tahun lalu.

Awalnya, petani merasa terbantu oleh bantuan bibit itu, tetapi dapatkan banyak bibit yang berdaya kecambeh jelek.

Di sisi lain, bibit yang berkecambah dengan baik, dan terlanjur ditanam petani, hasilnya justru sangat mengecewakan.  

“turun 30 persen gara-gara bibit jelak ini. Sawah saya hanya 57 kaleng hasilnya, padahal biasanya selalu 80 kaleng,” kata Upik di Desa Gunung Tua Julu yang sudah memanen padinya 4 hari lalu.

Sejumlah petani lainnya yang memakai bibit bantuan Pemkab Madina juga mengeluh. Pendapatan anjlok. Oleh karenanya, petani menghimbau pemerintah daerah jangan lagi menyalurkan bibit yang jelek kepada petani. Daripada menyalurkan bibit jelek, lebih baik tak usah membantu.

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada-ada saja ulah orang kaya untuk memenuhi obsesinya terhadap emas. Setelah makanan mengandung emas, kini ada rokok yang terbalut emas 24 karat. Rokok bernama Shine Papers ini diklaim terbuat dari lintingan daun emas 24 karat yang aman dikonsumsi. Satu pack berisi 12 batang rokok dihargai USD 65 atau setara Rp752 ribu dan bisa dipesan online. […]

  • Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Vita Sari Ibu Peduli Negeri “Pemerintah ingin memposisikan Indonesia sebagai pelaku utama, sekaligus hak ekonomi syariah serta produsen pusat halal dunia,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Anugerah Adinata Syariah 2023 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di Jakarta, pada Jumat (26/05). Selanjutnya, Bu Ani selaku Menteri […]

  • Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi sumber dana APBDes tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) terus menjadi sorotan. Pasalnya pengadaan bibit itu dianggap hanya proyek mubazzir desa. Dari data alokasi APBDes tahun 2024 ini, nilai anggaran pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi berpariasi, tergantung besaran pagu anggaran desa tersebut. […]

  • Kol Edy Tri Waluyo Danrindam I/BB

    Kol Edy Tri Waluyo Danrindam I/BB

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pematang Siantar, Rindam I/Bukit Barisan memiliki peranan dan tugas menentukan dalam membentuk watak dan kepribadian prajurit TNI-AD, yang memiliki profesionalisme tinggi berbasis pada jatidiri sebagai tentara rakyat,tentara pejuang,tentara nasional dan tentara profesional, yang memiliki keunggulan moral dan moril pantang menyerah senantiasa bersatu dengan rakyat. Untuk itu kepada Danrindam I/BB yang baru, tetap bekerja keras dalam […]

  • Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online ) – Rombongan DPW PKB Sumatera Utara (Sumut) turut mengantar pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke Kantor KPU untuk mendaftar sebagai calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang diusung Koalisi Perubahan, Kamis (19/10/2023). Rombongan PKB Sumut itu langsung dipimpin Ketua DPW PKB Sumut HM Jakfar Sukhairi […]

  • Merusak Konstruksi Tanah, Tinjau Ulang Izin PT BME di Siabu

    Merusak Konstruksi Tanah, Tinjau Ulang Izin PT BME di Siabu

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, Secara empiris semua perusahaan tambang pasti akan merusak lingkungan, terutama tambang emas, batubara dan timah, karena bahan tambangnya ada di perut bumi yang harus dibor atau digali baik secara manual maupun secara modern. “ kibatnya kontruksi tanah pegunungan dan lingkungan hidup lainnya akan rusak baik hutan, batuan dan sumber daya alam hayati, flora dan […]

expand_less