Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ketika Desa Hutapuli Menerbitkan Peraturan Desa (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
  • print Cetak

 

Hanafi Nasution

Catatan : Dahlan Batubara

Persolan yang dihadapi desa masa sekarang sangat berragam, mulai dari persoalan narkoba di kalangan generasi muda, kian punahnya ikan air tawar di sungai-sungai akibat merajalelanya sentrum ikan, pengangguran di usia angkatan kerja hingga masalah pecurian ternak dan kebun.

Semua itu merupakan gambaran umum mayoritas desa di Mandailing Natal. Yang paling parah saat ini adalah peredaran narkoba jenis ganja dan sabu-sabu. Banyak sudah remaja hingga dewasa telah terlibat pemakaian narkoba itu.

Yang paling ironis adalah mulai menjamurnya trend menghisap lem di kalangan pelajar SD dan SMP, suatu musibah sosial yang mengerikan.

Kondisi ini diperparah dengan situasi kian pudarnya “etika menghormati kaum tua” oleh kalangan pemuda desa, sehingga perasaan segan kepada kaum tua sudah terkikis dari sanubari remaja. Ini berakibat semakin rentannya kenakalan pemuda desa karena tak ada lagi “rasa takut” kepada kaum tua selaku pengayom.

Demokrasi liberal yang mewabah di Indonesia juga telah mencopot “kedigjayaan”  pemerintahan di tingkat desa, yang berakibat kian pudarnya  wibawa kepala desa, camat serta cerdik pandai bahkan kaum ulama di kalangan penduduk. Sistuasi ini melahirkan sebuah tatanan sosial yang rapuh.

Kegamangan ini menyuburkan berbagai ragam penyakit sosial. Pedagang ganja dan sabu-sabu tak lagi memiliki hambatan yang berarti ketika mengedarkan narkoba di desa-desa.

Para pemuda yang tercandu narkoba harus mencuri untuk mendapatkan uang membeli ganja. Kelapa, coklat dan berbagai tanaman di ladang dan sawah menjadi langganan pencurian, termasuk ternak ayam tak lagi aman. Kaum tua tak mampu mengatasi dan mencari format solusinya, dan akhirnya memunculkan sikap mendiamkan saja karena tak ada instrument yang mampu menghentikan penyakit sosial ini.

Mengharapkan kepolisian justru melahirkan apatisme, sebab, jangkauan kepolisian sangat terbatas mengingat tindakan hukum terjadi ketika ada pengaduan.

Pendekatan melalui instrument-instrumen adat Mandailing, juga tak lagi terharapkan, sebab, konsep-konsep adat tak lagi bisa secara kuat teraplikasikan. Pengaruh nasionalisme ke-Indonesiaan telah berdampak makin pudarnya pengaruh adat terhadap kepatuhan sosial masa kini.

Mungkin gambaran demikan inilah yang mendorong Kepala Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Hanafi Nasution untuk melahirkan regulasi di desa itu.

Sejak dilantik menjadi kepala desa bulan Pebruari 2017 lalu, dia telah berhasil meyakinkan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) menelurkan Peraturan Desa yang mencakup banyak aturan dan larangan di desa itu.

Peraturan Desa (Perdes) Nomor 1 tahun 2017 itu diterbitkan tanggal 18 April 2017 tentang Kemanan, Ketenteraman dan Pelestarian Lingkungan Hidup.

Berisi 15 pasal, Perdes ini mencakup aturan-aturan menganai peredaran narkoba serta sanksi sosial serta sanksi hukum bagi pengedar dan pemakai.

Selain pasal-pasal narkoba, Perdes ini juga mengatur larangan aktivitas penangkapan ikan dengan alat sentrum listrik, racun ikan dan lainnya.

Ada juga pasal-pasal tentang sanksi denda dan hukum pidana bagi pencurian.

Tak itu saja, Perdes ini juga mengatur tentang larangan perjudian, penataan waktu penyelenggaraan hiburan keyboard, karaoke serta pergaulan muda mudi.  (bersambung)

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait keikutsertaan kesenian Mandailing, Gordang Sambilan di acara pembukaan Asian Games pada Agustus mendatang menjadi kebaggaan bagi Mandailing Natal. Momen ini menunjukkan gambaran bahwa kesenian Mandailing, Gordang Sambilan telah diperhitungkan secara nasional. Dan, juga menjadi cemeti sebagai daya dorong untuk lebih memaksimalkan go internasional keberadaan Gordang Sambilan. Lebih dari itu, kesempatan […]

  • Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Ditangkap

    Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Polres Tapsel akhirnya berhasil mengungkap pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus. Pembajak akun itu seorang remaja berinisial ABS. ABS ditangkap di Desa Purbatua, Kecamatan Tana Tombangan Angkola, Kabupaten Tapsel, Kamis (20/10) dinihari. Akun facebook Toni Darius Sitorus yang dihacker atau diretas atau dibajak itu sempat memicu kerusuhan antara muslim Desa […]

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

  • Muspida Madina Pesta Durian

    Muspida Madina Pesta Durian

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banyak cara untuk merayakan kemenangan Timnas Indonesia atas Filipina pada leg kedua semifinal Piala AFF. Di Kabupaten Mandailing Natal misalnya, Bupati Madina Aspan Sofian Batubara, Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay, Kajari Panyabungan Danang Purwoko, Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan dan Ketua Pengadilana Negeri Panyabungan Ikhwan Effendi Nasution, menggelar syukuran dengan makan Durian […]

  • Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran 5 unit toko di lantai II blok AA dan blok BB Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Kebakaran terjadi sekira pukul 03:45 WIB, bertepatan saat sahur Rabu (17/7/2013) dini hari. Menurut saksi mata, api awalnya melalap toko pakaian jadi, yakni toko Yen milik Sitoh dan […]

  • Bentuk Dukungan ke Palestina, Peserta Upacara Pakai Sal Palestina di Momen Hari Guru

    Bentuk Dukungan ke Palestina, Peserta Upacara Pakai Sal Palestina di Momen Hari Guru

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Banyaknya pelajar yang menjadi korban keganasan zionis israel yang membombardir wilayah Gaza di Palestina, membuat para guru di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) ikut berduka. Di momen memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) yang ke 78, mereka memakai Sal berlambang bendera Palestina sebagai bentuk ikut berduka terhadap […]

expand_less