Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Melirik Industri Jala di Desa Gunung Tua Julu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2017
  • print Cetak

Pengrajin jala di Desa Gunung Tua Julu (foto : Dahlan Batubara)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Industri jala di Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Panyabungan dalam dua tahun terakhir kian bergairah.

Kerajinan jala di desa ini tak terlepas dari kebutuhan jala di kalangan penghobi Lubuk Larangan.

Ini menunjukkan bahwa keberadaan Lubuk Larangan di berbagai sungai di Mandailing Natal tak lagi melulu dipandang sebagai kearifan lokal masyarakat Mandailing dalam melestarikan habitat ikan sungai, tetapi juga memiliki dampak pada gairah industri jala.

Para pengrajin jala di Desa Gunung Tua Julu ini hanya membutuhkan modal yang yang relatif terjangkau, karena bahan bakunya juga bisa dibeli secara beragsur sesuai tahapan rajutan.

Pun,  aktivitas merajut jala ini juga bisa dilakukan di waktu senggang, sehingga kegiatan merajut jala tersebut tak mengganggu aktivitas primer.

Selain itu, industri kerajinan jala ini juga tak memiliki lokasi yang monoton, bisa berpindah-pindah tempat, biasanya di lokasi yang sejuk dan nyaman. Ada kalanya di gubuk sawah, di warung kopi atau di teras rumah.

“Karena peralatannya ringan, bisa dibawa kemana saja,” ujar Upin salah seorang pengrajin jala yang ditemui Mandailing Online saat merajut jala di warung kopi Taisir Desa Gunung Tua Julu, Jum’at (3/11/2017).

Dia menyatakan kegiatan merajut jala itu sudah ditekuninya dalam beberapa tahun terakhir.

Hari itu, dia tak sendirian yang merajut jala. Ada perajut lain, yakni Sukban, Affan dan Rudi. “Karena hari ini hari Jum’at, kami merajut sejak pagi, nanti disambung lagi sepulang solat Jum’at,” kata Upin. Di hari lain, kegiatan itu dilakukan setelah selesai melakukan aktifitas usaha di kebun.

Jala yang diproduksi di desa itu berragam ukuran, mulai dari ukuran 4 eto (hasta) hingga 10 hasta. Sedangkan rantai jala juga bervariasi, mulai jenis tembaga, timah hingga kawat besi. Masing-masing ukuran dan jenis rantai itulah yang membedakan harga jala yang mereka produksi.

Masa waktu untuk menyelesaikan satu unit jala tak memiliki jangka yang pasti, tergantung volume waktu senggang dan ukuran jala. Bisa mencapai seminggu hingga 2 minggu untuk satu unit jala.

Menurut Upin, tidak ada manajemen yang memasarkan jala mereka. Pemasaran hanya berlangsung secara dari mulut ke mulut. Hingga kini, konsumen yang membeli masih di sekitar Kecamatan Panyabungan.

Upin menyatakan, konsumen jala umumnya dari kalangan penghobbi Lubuk Larangan, karena menangkap ikan di lubuk larangan umumnya memakai jala sebagai alat penangkap ikan.

Bagi yang berminat memesan jala di Desa Gunung Tua Julu ini bisa menghubungi Upin di nomor 081351909795 atau Sukban di nomor 082162707226.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Ranperda Disahkan DPRD Madina

    11 Ranperda Disahkan DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mensahkan 11 Rancangan Peraturan Daerah menjadiu Perda pada rapat paripurna, Kamis (31/10/2013). Paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Kahaitamy Daulay SH, dihadiri fraksi-fraksi, Plt.Bupati Dahlan Hasan, sekda, asisten, para kepala SKPD, camat dan undangan lainnya. Ketua Badan Legislasi DPRD Madina, Dodi Martua dalam laporannya […]

  • Ahli Hukum Tata Negara : KPU Madina Sudah Harus Putuskan Rekomendasi Bawaslu Sebelum Pencoblosan

    Ahli Hukum Tata Negara : KPU Madina Sudah Harus Putuskan Rekomendasi Bawaslu Sebelum Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Adanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Mandailing Natal (Madina), sesegera mungkin harus diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Keputusan ini sebaiknya diambil sebelum masa pencoblosan, hal ini dikarenakan akan memberikan kepastian hukum atas rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Madina. Hal ini dikatakan oleh Ahli Hukum Tata Negara, DR. Mirza […]

  • 4 Pelajar Madina Utusan Sumut Cerdas Cermat dan Pildacil ke Tingkat Nasional

    4 Pelajar Madina Utusan Sumut Cerdas Cermat dan Pildacil ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat pelajar dari Mandailing Natal ditetapkan menjadi utusan Sumatera Utara ke tingkat nasional untuk lomba cerdas cermat dan pemilihan da’i cilik. Tiga diantaranya adalah Nurul Fadilah Nasution, Khairiah Nasution, Sangkot Paridah untuk Cerdas Cermat PAI. Ketiganya pelajar di SMP Negeri 1 Lembah Sorik Marapi. Sementara untuk lomba Pildacil adalah Abirul Mukminin […]

  • Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – kasus pengeroyokan 6 remaja warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina yang diduga dilakukan warga Desa Sabajior akhirnya menemui kata sepakat setelah dilakukan musyawarah desa di Balai Desa Sirambas. Ke 6 orang tua korban sepakat melaporkan kasus ini ke Polres Madina malam ini “Setelah berupaya mencari solusi permasalahan kejadian itu, orang […]

  • Iskandar Hasibuan Diteror

    Iskandar Hasibuan Diteror

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar. Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga […]

  • Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’

    Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah Dibangun, Penyakit Diobati dan Anaknya akan Sekolah Husin (50) warga miskin di Desa Sarakmatua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tinggal di rumah kecil dengan ukuran 2 x 2 meter bersama 4 anaknya dan berada di samping kandang kambing akan dapat bantuan dari pemerintah. Bagaimana bentuk bantuan pemerintah bagi Husin yang selama ini […]

expand_less