Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja Raja Mandailing memutuskan bahwa tidak akan mencabut panabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin.

Itu dicuatkan Raja Raja Mandailing keturunan Sutan Diaru dalam konferensi pers bersama di Sopo Godang Huta Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (5/9/2018).

Melalui juru bicaranya, Sutan Mandailing menyatakan bahwa pemberian marga ini tidak mengacu pada kepentingan politik..

Terkait isu akan adanya petisi untuk pembatakan marga terhadap Ngabalin, raja raja Mandailing tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun, karena Raja Raja Panusunan dan Raja Pamusuk yang ada di Mandailing tidak perlu rekomendasi dari manapun, Raja Panusunan dan Raja Pamusuk itu adalah keturunan yang jelas.

“Untuk itu perlu kami tegaskan, kami tidak akan pernah mencabut penabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin karena ini adalah hak oleh pemangku adat yaitu Raja Raja Panusunan. Kami berharap saudara-saudara kami yang ada di perantauan lebih mengerti dan memahami,” ujarnya.

Mangaraja Kumala Oloan menambahkan pemberian marga adalah menjadi hak dari pemangku adat yakni Patik Patik ni Paradaton, sidang kerapatan adat yang diikuti Raja Raja Panusunan, Raja Torbing Balok,  Anak Ni Namora, Kahanggi dan Anak Boru. Perlu penjelasan dalam sidang adat tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun,” tuturnya.

Turut hadir di konfrensi pers itu meliputi Patuan Mandailing Huta Siantar; Tuan Magaraja Panyabungan Tonga; Sutan Parluhutan Panyabungan Julu; Baginda Magaraja Soaloon Pidoli Lombang; Sutan Batara Pidoli dari Pidoli Dolok; Mangaraja Kumala Oloan Gunung Tua; Mangaraja Gunung Pandapotan Huta Siantar; Patuan Dilaut Huta Siantar;, Mangaraja Gunung dari Gunung Tua; Sutan Palembang Panyabungan Julu; Mangaraja Perhimpunan Huta Puli; Mangaraja Suangkupon Huta Puli; Sutan Mangatas Tua Barbaran; Mangaraja Porkas Panyabungan dan Sutan Kumala Huta Siantar.

 

Melalui Proses Sidang Adat

Sutan Mandailing menyatakan, prosesi pemberian marga Nasution pada Ngabalin sudah melalui proses sidang adat  yang ada sebagaimana dalam tatanan adat, yaitu musyawarah adat.

Proses itu dijalankan dengan sidang yang begitu alot dan pertimbangan yang matang.

“Kita melihat unsur manfaatnya ke depan untuk percepatan pembangunan Madina, lalu kita putuskan untuk pemberian marga tersebut dan itupun kita tidak mencederai tatanan adat yang ada”, ungkapnya.

Dijelaskannya, adapun pengertian tentang pemberian marga di wilayah hukum adat yakni ada empat perkara :

Pertama,  marga yang turun temurun patrineal. Kedua, pemberian marga karena status perkawinan (mambuat boru di wilayah adat). Ketiga, pemberian marga karena kehormatan. Keempat, pemberian marga kepada yang dianggap jasa luar biasa serta diputuskan oleh pemangku adat.

“Dalam kerapatan adat yang dihadiri enam Raja Panusunan dan Mora, Kahanggi, Anak Boru,  Raja Torbing Balok dan Raja Pamusuk diputuskan pemberian marga pada Dr Ali Muktar Ngabalin adalah  jasa. Dalam jasa ada dua hal, salah satunya jasa dimana orang tersebut berjasa untuk Mandailing. Beliau berpotensi penuh akan percepatan pembangunan di Madina, dari segi itulah kita beri penghormatan”, ungkapnya.

Sumber : Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 1)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 1)

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Peliput : Holik Nasution Editor : Dahlan Batubara

  • Wapres tekankan jangan ada titipan CPNS

    Wapres tekankan jangan ada titipan CPNS

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Wakil Presiden Boediono mengingatkan kepada semua menteri hingga kepala daerah untuk selalu menjaga proses reformasi birokrasi di semua kementerian atau lembaganya. Hal ini akan meningkatkan perbaikan dari sisi kepemerintahannya. “Saya ditugaskan oleh bapak presiden untuk mengawal proses reformasi birokrasi, perbaikan rekrutmen dan jangan sampai ada titipan calon PNS,” kata Boediono saat memberikan sambutan […]

  • Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ROBURAN DOLOK( Mandailing Online ) Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) perbaiki jalan Kabupaten yang amblas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Kamis 21/9/2023. Perbaikan jalan ini sendiri merupakan aspirasi masyarakat langsung yang merasa kondiai jalan sudah membahayakan pengguna jalan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap pada Mandailing Online mengaku, berlobang nya […]

  • Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BARUMUN (Mandailing Online) – Koin berbahan menyerupai emas beremisi 1014 ditemukan di Dusun Tarutung, Desa Hasahatan Julu, Kecamatan, Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Di koin seberat ¼ gram itu tertera tulisan Nidnei Indie dengan tahun 1014. Koin ini ditemukan dalam tanah kedalaman sekitar 1 meter ketika dilakukan penggalian pembuatan tambak ikan di desa itu oleh […]

  • Kadis Pendidikan Madina Akan Hidupkan Kembali Beasiswa

    Kadis Pendidikan Madina Akan Hidupkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Madina, Daud Batubara akan berupaya menghidupkan kembali program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga miskin. Itu dikatakan Daud Batubara menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Senin (6/8/2018). Menurutnya, beasiswa itu sangat bersifat urgen sebagai salah satu upaya membantu putra-putri Mandailing Natal (Madina) yang berprestasi namun tak mampu membiayai […]

  • Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pondok santri Musthofawiyah purba baru Kabupaten Mandailing Natal yang merupakan pondok yang mempunyai ciri khas sebdiri bila dibandingkan dengan pesantren-pesantren lain di Indonesia. Dipondok inilah para santri-santri tinggal untuk memperdalam ilmu agamanya di Pesantren Musthafawiyah yang didirikan oleh H. Musthafa Husein Nasution. (MOL/HOL)

expand_less