Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja Raja Mandailing memutuskan bahwa tidak akan mencabut panabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin.

Itu dicuatkan Raja Raja Mandailing keturunan Sutan Diaru dalam konferensi pers bersama di Sopo Godang Huta Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (5/9/2018).

Melalui juru bicaranya, Sutan Mandailing menyatakan bahwa pemberian marga ini tidak mengacu pada kepentingan politik..

Terkait isu akan adanya petisi untuk pembatakan marga terhadap Ngabalin, raja raja Mandailing tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun, karena Raja Raja Panusunan dan Raja Pamusuk yang ada di Mandailing tidak perlu rekomendasi dari manapun, Raja Panusunan dan Raja Pamusuk itu adalah keturunan yang jelas.

“Untuk itu perlu kami tegaskan, kami tidak akan pernah mencabut penabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin karena ini adalah hak oleh pemangku adat yaitu Raja Raja Panusunan. Kami berharap saudara-saudara kami yang ada di perantauan lebih mengerti dan memahami,” ujarnya.

Mangaraja Kumala Oloan menambahkan pemberian marga adalah menjadi hak dari pemangku adat yakni Patik Patik ni Paradaton, sidang kerapatan adat yang diikuti Raja Raja Panusunan, Raja Torbing Balok,  Anak Ni Namora, Kahanggi dan Anak Boru. Perlu penjelasan dalam sidang adat tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun,” tuturnya.

Turut hadir di konfrensi pers itu meliputi Patuan Mandailing Huta Siantar; Tuan Magaraja Panyabungan Tonga; Sutan Parluhutan Panyabungan Julu; Baginda Magaraja Soaloon Pidoli Lombang; Sutan Batara Pidoli dari Pidoli Dolok; Mangaraja Kumala Oloan Gunung Tua; Mangaraja Gunung Pandapotan Huta Siantar; Patuan Dilaut Huta Siantar;, Mangaraja Gunung dari Gunung Tua; Sutan Palembang Panyabungan Julu; Mangaraja Perhimpunan Huta Puli; Mangaraja Suangkupon Huta Puli; Sutan Mangatas Tua Barbaran; Mangaraja Porkas Panyabungan dan Sutan Kumala Huta Siantar.

 

Melalui Proses Sidang Adat

Sutan Mandailing menyatakan, prosesi pemberian marga Nasution pada Ngabalin sudah melalui proses sidang adat  yang ada sebagaimana dalam tatanan adat, yaitu musyawarah adat.

Proses itu dijalankan dengan sidang yang begitu alot dan pertimbangan yang matang.

“Kita melihat unsur manfaatnya ke depan untuk percepatan pembangunan Madina, lalu kita putuskan untuk pemberian marga tersebut dan itupun kita tidak mencederai tatanan adat yang ada”, ungkapnya.

Dijelaskannya, adapun pengertian tentang pemberian marga di wilayah hukum adat yakni ada empat perkara :

Pertama,  marga yang turun temurun patrineal. Kedua, pemberian marga karena status perkawinan (mambuat boru di wilayah adat). Ketiga, pemberian marga karena kehormatan. Keempat, pemberian marga kepada yang dianggap jasa luar biasa serta diputuskan oleh pemangku adat.

“Dalam kerapatan adat yang dihadiri enam Raja Panusunan dan Mora, Kahanggi, Anak Boru,  Raja Torbing Balok dan Raja Pamusuk diputuskan pemberian marga pada Dr Ali Muktar Ngabalin adalah  jasa. Dalam jasa ada dua hal, salah satunya jasa dimana orang tersebut berjasa untuk Mandailing. Beliau berpotensi penuh akan percepatan pembangunan di Madina, dari segi itulah kita beri penghormatan”, ungkapnya.

Sumber : Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibalik Perjuangan Pembangunan Bandara Madina

    Dibalik Perjuangan Pembangunan Bandara Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-  Setidaknya ada beberapa poin penting dibalik perjuangan pembangunan bandar udara Mandailing Natal yang saat ini proses pembangunannya sedang berjalan dan sesuai target Kementerian Perhubungan akan selesai progress nya di tahun 2023 dan akan beroperasi di awal tahun 2024 mendatang. Irwan Daulay salah seorang pengamat pembangunan dalam catatannya pada Redaksi Mandailing […]

  • Tokoh Adat Batahan Pilih SAHATA agar Pembangunan Pantai Barat Makin Masif

    Tokoh Adat Batahan Pilih SAHATA agar Pembangunan Pantai Barat Makin Masif

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Demi keberlanjutan pembangunan di wilayah pantai barat Mandailing Natal (Madina), tokoh adat Sutan Syariful Alamsyah mengajak warga Kecamatan Batahan mendukung dan memilih pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution di Pilkada Madina 2024. “Kami siap mendukung dan memenangkan Saipullah-Atika menjadi bupati dan wakil bupati […]

  • Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online)- Tiba di lokasi, calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 01 Muhammad Ichwan Husein Nasution langsung dikerumuni kaum emak emak pengajian. Selain kaum emak emak, kehadiran calon Wakil Bupati ini ketika menghadiri pengajian yang berada di Desa Hutaraja Kecamatan Siabu itu turut menarik perhatian warga sekitar. Tak hanya itu, emak emak […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Pada awalnya semua suku bangsa memiliki sistem aturan tersendiri yang mengatur pola tingkah laku antar-individu masyarakatnya. Mandailing, sebagai satu suku bangsa, bukan sebatas etnik dalam pengertian sempit, juga memiliki sistem aturan tersebut. Saya tentu tak berkompetensi untuk menjelaskan berbagai pengertian hukum, baik dari segi hukum adat, […]

  • Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Desa ( Kades) Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madima ) Fajaruddin akhirnya bersuara berkaitan dengan teka teki siapa pemilik kolam tambang emas ilegal yang mengakibatkan dua bocah perempuan warga setempat ditemukan tewas tenggelam ” Iya pemilik lobang galian tambang ilegal itu adalah Parman warga Aek Baru […]

  • Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta pemerintah untuk tidak memberi peluang kepada PT Rendy Permata Raya mengulur waktu dalam merealisasikan kebun plasma bagi warga Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut. Hal itu disampaikan Arsidin menanggapi belum tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat penerima […]

expand_less