Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode

Kementerian Datang, Nasib Pasar Baru Panyabungan Belum Jelas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
  • print Cetak

Direktur Sarana Prasarana Logistik Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mendampingi Sihar Ajhopan Pohan meninjau Pasar Baru Panyabungan.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pejabat kementerian perdagangan Indonesia meninjau Pasar Baru Panyabungan, Rabu (27/3/2019).

Pejabat yang datang ini adalah Sihar Hadjopan Pohan, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan.

Ini kunjungan pejabat Kementerian Perdagangan RI kali pertama setelah pasar ini terbakar bulan Juni 2018 lalu.

Dan, di depan Direktur itu, pedagang memohon agar pasar segera dibangun kembali.

Sayangnya, tidak ada bahasa APBN yang diucapkan Sihar Hadjopan.

Padahal pedagang memerlukan bahasa itu : kapan dana pembangunan pasar baru ini dianggarkan ke dalam APBN.

Bahkan juga tidak ada bahasa : berapa angka rupiah yang dibutuhkan.

Atau, tidak ada bahasa : apakah akan ditangani swasta atau jalur APBN.

Sihar Hadjopan hanya berkata bahwa ke depan pasar ini akan dibangun sesuai standar nasional. Dan untuk dana relokasi akan dibantu pemerintah dengan catatan harus ada dana pendamping dari APBD.

Alhasil, para pedagang hanya garuk-garuk kepala setelah rombongan pejabat pusat itu berlalu dari pasar itu bersama bupati dan pimpinan SKPD.

Sebelumnya menantu Joko Widodo (Presiden Indonesia) telah pula meninjau pasar ini pada 22 Oktober 2018.

Di hadapan Boby, bahasa pedagang ketika itu juga memohon agar pasar segara dibangun kembali.

Di dalam benak pedagang, Boby akan membisikkan kepada mertuanya agar memasukkan dana ke dalam APBN untuk membangun kembali Pasar Baru Panyabungan.

Tetapi, apa hendak dikata. Sekiranya Boby berhasil berbisik kepada sang mertua. Dan sekiranya sang mertua juga mentitahkan agar APBN segera menganggarkannya, tentu bahasa Sihar Hadjopan sudah menyebut kepastian tahun berapa dibangun.

Lalu, sampai kapan pasar ini akan kembali dibangun? Apakah masih ada pejabat pusat lainnnya yang akan datang? Dan apakah masih ada pedagang bermohon di depan sang pejabat? Permohonan agar pasar segara dibangun kembali?

Yang jelas, setelah rombongan pejabat itu berlalu, pedagang kembali ke lapak masing-masing. Lapak yang sumpek. Sempit. Pengap. Sambil menunggu pembeli. (Dahlan Batubara)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal Oleh PT Jaya Kontruksi di Madina, Polisi Belum Bertindak

    Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal Oleh PT Jaya Kontruksi di Madina, Polisi Belum Bertindak

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Polisi sampai hari ini tak bisa menindak PT.Jaya Kontruksi yang beroperasi melakukan pembangunan jalan Nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Dugaan penggunaan galian C ilegal untuk pembangunan jalan nasional di wilayah Mandailing Natal ini harusnya menjadi dasar menindak perusahaan kontruksi tersebut. Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal pada wartawan 5 juli 2023 […]

  • Pemerintah Perlu Waspadai Pekerja Cina di PT SMGP Yang Liburan Imlek

    Pemerintah Perlu Waspadai Pekerja Cina di PT SMGP Yang Liburan Imlek

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah pekerja asal negara Cina di Mandailing Natal, Sumut dikabarkan sedang berlibur untuk merayakan hari raya Imlek. Sayangnya, belum diperoleh data kemana pekerja asal negara Cina itu berlibur. Dan berapa jumlah mereka yang berlibur. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Pemprov Sumatera Utara diminta menelusuri tujuan liburan Imlek pekerja asing itu. […]

  • Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal, Drs. Mara Ondak Harahap mengakui PT. Madina Madani Mining (M3) melakukan pemanfaatan kayu sebanyak 46,5000 meter kubik untuk bangunan barak karyawan sebanyak yang terdiri dari 15 unit barak karyawan. PT. Madina Madani Mining adalah perusahaan yang berinvestasi di sektor pertambangan emas di Madina pada […]

  • Batu Bara Fokus Terima Tenaga Teknis & Guru

    Batu Bara Fokus Terima Tenaga Teknis & Guru

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang direncanakan pada bulan November ini, Pemkab Batu Bara lebih memfokuskan usulan formasi untuk tenaga teknis dan guru. “Untuk formasi CPNS Batu Bara yang telah kita ajukan ke Menpan lebih dominan formasi teknis dan guru. Di mana saat ini kita masih kekurangan tenaga teknis dan guru,” kata Kepala […]

  • Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berhasil Menutup Galian C BINJAI- Masyarakat Tanah Merah Lingkungan III, IV dan V Binjai Selatan punya cara unik untuk mengucapkan terimakasih. Senin (22/11) kemarin, ratusan warga tersebut memberikan hadiah berupa ayam kampung kepada Kapolresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting. Tanda terimakasih itu dialamatkan warga karena kepolisian akhirnya menutup aktivitas galian C di Kelurahan Bhakti Karya, […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

expand_less