Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

Tim Medis Posko Covid-19 Perbatasan Bisa Makan Karena Ditanggulangi Para Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
  • print Cetak

Petugas posko perbatasan di Muarasipongi kala bertugas malam

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Fakta baru diperoleh lagi. Biaya makan petugas di posko pemeriksaan Covid di perbatasan Muarasipongi harus ditanggulangi para kepala desa dan camat.

Kini setelah para kepala desa tak lagi patungan, uang makan tak ada lagi. Beruntung pemilik warung makan di dekat posko bersedia menghutangkan makanan.

Fakta ini memperkuat asumsi bahwa pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belum mampu mengucurkan dana APBD untuk biaya makan tim medis di posko perbatasan.

Padahal tim medis di posko perbatasan adalah garda terdepan di perbatasan mengawal Mandailing Natal dari sebaran Covid-19.

Tim di posko itu siang malam harus memeriksa semua orang yang masuk ke Mandailing Natal dari arah Sumatera Barat.

“Kami dan para kepala desa juga camat yang patungan biaya makan petugas posko perbatasan,” ungkap seorang kepala desa yang tak bersedia namanya ditulis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Jum’at (10/4/2020).

Sejumlah kepala desa di Kecamatan Muarasipongi mengungkapka bahwa kemampuan mereka hanya 14 hari menanggulangi biaya makan petugas posko.

Hari Minggu lalu (5/4) disebut hari terakhir pembiayaan dari para kepala desa. Sejak itu atau sejak Senin para kepala desa tak tahu lagi dari mana uang makan petugas.

Camat Muarasipongi, Aspan yang dihubungi Mandailing Online, Jum’at (10/4) via telefon seluler tak membantah biaya patungan itu.

Dia juga menyatakan bahwa kondisi itu sudah dikordinasikannya dengan pihak pemerintah kabupaten, namun hingga kini belum ada langkah konkrit mengatasi pembiayaan makan petugas posko.

Lantas dari mana biaya makan petugas saat ini?

“Untunngnya pihak rumah makan di dekat posko mau dihutangi,” kata camat.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Berkarya, Salman Rais Daulay yang juga berdomisili di Muarasipongi kepada Mandailing Online, Jum’at membenarkan patungan kepala desa untuk biaya makan tim di posko yang berbatasan dengan Sumatera Barat itu.

“Iya, itu benar. Patungan itu hasil musyawarah di kecamatan, dimana rasa keterpanggilan hati merekalah makanya diputuskan patungan,” ujar Salman.

Sehari sebelumnya, persoalan ini menjadi pembahasan panas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 4 DPRD Madina dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Madina, Kamis (9/4/2020) di gedung dewan.

Pihak Pemkab Madina tak mampu menjawab persoalan pembiayaan operasional posko Covid-19 di empat perbatasan Mandailing Nata.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah, Syafei Lubis memimpin Tim Safarai Ramadan Pemkab Mandailing Natal ke Kecamatan Panyabungan Timur, Senin, (13/6). Bupati Dahlan Hasan Nasution tidak hadir, tetapi istrinya, Ika Desika terlihat hadir. Beberapa bulan belangan ini, bupati Madina jarang tampil di acara publik, selalu diwakili Sekda. Termasuk acara pisah sambut Kapolres. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati […]

  • Foto Mesum Istri Beredar, Suami Bunuh Diri

    Foto Mesum Istri Beredar, Suami Bunuh Diri

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Diduga tidak kuat menahan malu karena fotokopi foto mesum dan perselingkuhan istrinya beredar di masyarakat, Mari Eli Harefa (35), berbuat nekat. Pekerja di sawmill di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan ini bunuh diri dengan minum racun rumput merek Roundup, Rabu (1/12) sekira pukul 16.00 WIB. Empat jam kemudian, ayah dari tiga […]

  • YRKI Desak Pemprovsu Dorong Kemandirian Desa

    YRKI Desak Pemprovsu Dorong Kemandirian Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) mengusulkan agar Pemerintah Sumatera Utara melahirkan semacam regulasi atau peraturan gubernur untuk mendorong percepatan kemajuan dan kemandirian desa. Ketua YRKI, Amir Hamdani Nasution SHI,MH menyatakan perkembangan dan kondisi desa di Sumatera Utara pasca pemberlakuan UU Desa masih miris dan mengecewakan. Usulan itu disampaikan YRKI dalam pertemuan […]

  • USU Tentukan Ranking CPNS

    USU Tentukan Ranking CPNS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Kepala Humas Univeristas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi SSos Msi mengatakan pihaknya ikut menentukan ranking peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi mitra kerjanya. Ranking ini akan ditembuskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sehingga bila BKD daerah mengubahnya akan ketahuan. ”Semua berkas lembaran jawaban ini akan dinilai tim yang terdiri dari […]

  • Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Warga Desa Sido Makmur Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan penghargaan kepada 27 tokoh-tokoh transmigrasi dan warga yang berjasa dalam membangun di desa tersebut. Demikian disampikan Kepala Desa Sido Makmur, Sudarno kepada wartawan, Selasa (23/4/2013) usai memberikan penghargaan. Salah satu yang mendapat penghargaan adalah Abu Hanifah yang berjasa dalam membina […]

  • Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE-Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sebulan lagi, situasi di Aceh terus memanas. Usai penembakan para pekerja perkebunan di berbagai lokasi dan penggergajian tower PLN, terbaru rumah pribadi milik seorang bakal calon bupati (cabup) diberondong tembakan senjata api dan dibom molotov. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pun bersikap: harus ada perlakuan khusus terhadap Pemilukada di […]

expand_less