Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Poken Bante

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
  • print Cetak

Catatan : Dahlan Batubara

Poken bante itu bahasa Mandailing. Jika di Indonesiakan berarti pasar daging. Poken (pasar), bante (daging).

Belum diperoleh penjelasan mengapa bukan juhut (daging), mangapa harus bante.

Sebab, orang Mandailing lebih sering menyebut juhut ketimbang bante dalam membahasakan daging.

Misalnya : juhut ni orbo, juhut ni lombu, juhut ni ambeng, juhut ni manuk, juhut nu itik, juhut ni ursa, dll.

Tidak ada sebutan bante ni irbo, bante ni lombu, dll.

Lantas, apa sebenarnya arti “bante” ini ? Apakah daging saja atau ada yang lainnya? Pembaca yang tahu mohon beritahukan di kolom komentar.

Kembali ke poken bante. Poken bante adalah tradisi setiap hari terakhir Ramadan di Mandailing.

Hari itu masyarakat berbondong bondong ke pasar membeli daging kerbau atau lembu. Untuk digulai sebagai lauk hari raya idul fitri. Gulai daging ini disebut gule bante.

Gule bante ini seperti “kewajiban” utuh dan telah menjadi bagian penting dalam tradisi idul fitri.

Tidak ada greget hari raya jika tak ada gule bante di rumah.

Daging yang dibeli mayoritas daging kerbau atau lembu.

Ada juga daging ayam atau itik, tapi tak seberapa jumlah pembelinya. Hanya bagi yang tak bisa makan daging kerbau atu lembu saja dengan alasan alasan tertentu.

Tetapi ada juga tak membeli apa apa karena tak punya uang beli daging kerbau dan kebetulan punya peliharaan ayam atau itik.

“Manuk i ma soni ita koyok” (ayam itu saja kita sembelih).

Kewajiban margule bante (bergulai daging) itu mengalahkan keharusan mangalomang (memasak lemang) dan mangalame (memasak dodol).

Hari raya tidak akan memiliki “kaldu” jika aroma gule bante tidak menebar dari dapur rumah penduduk.

Sebaliknya, hari raya tetap memiliki “rasa” walau tak ada lomang (lemang) atau alame (dodol) dengan catatan ada gule bante.

Itu artinya, jika dihadapkan pada pilihan, orang Mandailing akan memilih margule bante ketimbang mangalomang.

Oleh karenanya, tiap kepala keluarga merasa wajib menyediakan gule bante di rumah. Soal jenis daging, itu hal kedua.

Makanya, ada beberapa istilah di dalam bahasa Mandailing dalam mengklasifikasi bagian bagian tubuh kerbau atau lembu.

Ada juhut (daging), ada tabo tabo (lemak dan bagian bagian dalam perut kerbau), ada ulingkuling (kulit kerbau atau kikil), ada tulang sup (tulang sup ini tak perlu diterjemahkan karena juga bahasa Melayu/Indonesia).

Keluarga yang menghadapi keterbatasan uang (malarat) biasanya akan membeli tabo tabo saja. Harganya sangat jauh lebih murah dibanding juhut.

Tabo tabo pun jadilah ketimbang tidak margule bante.***

Dahlan Batubara adalah Pimred Mandailing Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minimarket Dekat Pasar Akan Ditertibkan

    Minimarket Dekat Pasar Akan Ditertibkan

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hatta juga memantau harga bahan pokok di pasar tradisional. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengunjungi pasar tradisional Pasalaran, Plered, Kabupaten Cirebon. Dalam kunjungan tersebut, Hatta meminta agar minimarket yang letaknya berdekatan dengan pasar tradisional dapat ditertibkan. Penertiban minimarket yang berdekatan dengan pasar tradisional itu akan dikoordinasikan dengan Menteri Perdagangan. Hal itu dimaksudkan agar toko tradisional […]

  • Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan 1436, pemerintah kembali melakukan pengaturan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 04/2015 tentang  Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadan. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • DCS Dapil 3 PPP Madina

    DCS Dapil 3 PPP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PPP Madina

  • Masih Dikaji, Pendidikan Gratis Untuk Pesantren

    Masih Dikaji, Pendidikan Gratis Untuk Pesantren

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Program pendidikan gratis untuk pesantren dan Madrastah Aliyah masih dikaji pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Upaya itu terkait adanya harapan dari kalangan psantern dan Madrastah Aliyah (MA) agar santri dan pelajar MA turut mendapat program pendidikan gratis. Sejauh ini Pemkab Madina sudah meluncurkan paket program pendidikan gratis untuk tingkat SLTA […]

  • Karang Taruna Siabu Ambil Bagian Meriahkan Tahun Baru Islam

    Karang Taruna Siabu Ambil Bagian Meriahkan Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU(Mandailing Online) – Menurut Ringgo Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu, Tahun Baru Islam adalah bentuk takzim terhadap sejarah serta budaya Islam. Sejarah yang dimaksud adalah cerita Nabi Muhammad bersama Sayidina Abu Bakar RA hijrah dari Kota Mekah ke Madinah. Momen inilah yang kemudian menentukan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Sebagai bentuk rasa gembira dalam menyambut […]

  • Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah Indonesia hanya memberikan pupuk jenis Urea dan NPK dalam program pupuk bersubsidi kepada petani. Dengan demikian jenis SP-36, ZA dan pupuk Organik dihilangkan dari daftar pupuk bersubsidi. Keputusan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam rencana membatasi penyaluran pupuk subsidi. Jika selama ini petani memperoleh pupuk subsidi Urea, SP-36, ZA, […]

expand_less