Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Poken Bante

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
  • print Cetak

Catatan : Dahlan Batubara

Poken bante itu bahasa Mandailing. Jika di Indonesiakan berarti pasar daging. Poken (pasar), bante (daging).

Belum diperoleh penjelasan mengapa bukan juhut (daging), mangapa harus bante.

Sebab, orang Mandailing lebih sering menyebut juhut ketimbang bante dalam membahasakan daging.

Misalnya : juhut ni orbo, juhut ni lombu, juhut ni ambeng, juhut ni manuk, juhut nu itik, juhut ni ursa, dll.

Tidak ada sebutan bante ni irbo, bante ni lombu, dll.

Lantas, apa sebenarnya arti “bante” ini ? Apakah daging saja atau ada yang lainnya? Pembaca yang tahu mohon beritahukan di kolom komentar.

Kembali ke poken bante. Poken bante adalah tradisi setiap hari terakhir Ramadan di Mandailing.

Hari itu masyarakat berbondong bondong ke pasar membeli daging kerbau atau lembu. Untuk digulai sebagai lauk hari raya idul fitri. Gulai daging ini disebut gule bante.

Gule bante ini seperti “kewajiban” utuh dan telah menjadi bagian penting dalam tradisi idul fitri.

Tidak ada greget hari raya jika tak ada gule bante di rumah.

Daging yang dibeli mayoritas daging kerbau atau lembu.

Ada juga daging ayam atau itik, tapi tak seberapa jumlah pembelinya. Hanya bagi yang tak bisa makan daging kerbau atu lembu saja dengan alasan alasan tertentu.

Tetapi ada juga tak membeli apa apa karena tak punya uang beli daging kerbau dan kebetulan punya peliharaan ayam atau itik.

“Manuk i ma soni ita koyok” (ayam itu saja kita sembelih).

Kewajiban margule bante (bergulai daging) itu mengalahkan keharusan mangalomang (memasak lemang) dan mangalame (memasak dodol).

Hari raya tidak akan memiliki “kaldu” jika aroma gule bante tidak menebar dari dapur rumah penduduk.

Sebaliknya, hari raya tetap memiliki “rasa” walau tak ada lomang (lemang) atau alame (dodol) dengan catatan ada gule bante.

Itu artinya, jika dihadapkan pada pilihan, orang Mandailing akan memilih margule bante ketimbang mangalomang.

Oleh karenanya, tiap kepala keluarga merasa wajib menyediakan gule bante di rumah. Soal jenis daging, itu hal kedua.

Makanya, ada beberapa istilah di dalam bahasa Mandailing dalam mengklasifikasi bagian bagian tubuh kerbau atau lembu.

Ada juhut (daging), ada tabo tabo (lemak dan bagian bagian dalam perut kerbau), ada ulingkuling (kulit kerbau atau kikil), ada tulang sup (tulang sup ini tak perlu diterjemahkan karena juga bahasa Melayu/Indonesia).

Keluarga yang menghadapi keterbatasan uang (malarat) biasanya akan membeli tabo tabo saja. Harganya sangat jauh lebih murah dibanding juhut.

Tabo tabo pun jadilah ketimbang tidak margule bante.***

Dahlan Batubara adalah Pimred Mandailing Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik Viral! kedatangan puluhan warga negara asing (WNA China) ke tanah air dengan menggunakan pesawat carter di saat pemberlakuan larangan mudik mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak. Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali memberikan tanggapan atas bolehnya warga asing ke Indonesia. Fadli Zon secara terang-terangan menilai pemerintah telah melakukan diskriminasi […]

  • Pabahat Sobar Angkang

    Pabahat Sobar Angkang

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Najuguk tondo manungkol isang sajo doma boto udai pala potang-potang diginjang karosi otang di barando ni bagasi, songon namardangolma idaon, ipangkulingkon pe inda ibegesa be manombo, mabiar doboto iba manompang malang orang alus, bo tarik cilek udai tualak namamolus dijolo bagasi, arana nagartipan balik-balik kaporeh niudai, nabisa dei udai jungkir balik diaong-aong, ning bayoma sian […]

  • Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron memosting foto hutan mangrove dari citra satelit. “Kami akan membuktikan bahwa pemusnahan hutan mangrove di Desa Sikara-Kara itu benar,” tulis Shafron sebagai pengantar foto itu di akun pribadinya “Shafron Baron” di facebook, Senin (9/12/2019). “Bukti foto dari Citra Satelit sudah jelas dari tahun 2007 […]

  • Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Belum diketahui alasan pasti pembunuhan terhadap anak-anak di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Minggu (15/11) kemarin. Sejauh ini, tersangka bernama Syahril alias Wawa (25) yang ditengarai mengalami stress, mengaku melakukan pembunihan karena ada bisikan roh halus untuk mengambil roh anak Nabi Muhammad. “Sampai saat ini kita belum bisa memeriksa […]

  • Pencipta Lagu Ahmad Nasyari Nasution Ditelikung Produser

    Pencipta Lagu Ahmad Nasyari Nasution Ditelikung Produser

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingatkah Anda terhadap lagu Mandailing “Ikom-Ikom”, “Inang Sarge”, “Bulan dohot Angin”, dan lagu “BoruTulang”? Pencipta lagu itu bernama Ahmad Nasyari Nasution, seniman sepuh pencipta lagu-lagu Mandailing. Yang juga dikenal sebagai pencipta lagu-lagu yang dinyayikan penyanyi Mandailing legendaris, Mariati. Saat ini Ahmad Nasyari Nasution tengah berjuang mempertahankan hak atas terjadinya  dugaan […]

  • Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seluruh Kepala Daerah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) didesak mengeluarkan intruksi agar seluruh PNS/honorer, guru dan siswa dilakukan test urine mendeteksi narkoba. Dan test urine tersebut hendaknya dilakukan secara rutin agar pemakaian narkoba bisa dibasmi. Itu disampaikan Ketua Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti, SH.MH melalui pers rilis yang […]

expand_less