Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Harga Karet Tocom 4 November Anjlok Kembali

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
  • print Cetak

 
Aksi profit taking masih terus berlangsung pada perdagangan karet di sebagian bursa komoditas internasional hingga memicu penurunan harga yang signifikan.

Harga karet Tocom dan juga Shanghai akhir perdagangan hari Rabu (4/11/2020) anjlok ke posisi terendah 2 pekan.

Penurunan di Tocom (Tokyo Commodity Exchange) ini diperkirakan akan berdampak pada penurunan harga karet di Indonesia termasuk Mandailing Natal (Madina) yang sudah mencapai kenaikan dalam tiga pekan terakhir.

Penjualan Kamis kemarin (5/11/2020) di Panyabungan harga karet mencapai Rp. 9.500 hingga Rp 10.000 per Kg. Dua pekan sebelumnya harga memulai lonjakan ke level Rp9.800 hingga Rp 10.500 per Kg, naik dari bulan sebelumnya yang masih di kisaran Rp 7.500 sampai Rp 8.000 per Kg.

Penurunan harga karet Tocom posisi 4 November 2020 ini merupakan yang terburuk sejak 1 Desember 2008. Hanya harga karet di Sicom (Singapore Commodity Exchange) yang masih menguat merespon pergerakan optimis harga minyak mentah.  

Aksi profit taking sudah berlangsung selama 4 sesi berturut dan sepertinya masih ada investor besar yang mau mendapat keuntungan besar. Pekan lalu harga karet di bursa SHFE dan Tocom melompat tinggi ke posisi tertinggi 3 tahun lebih, kemudian terpangkas cukup signifikan. 

Harga karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Maret 2021 akhir perdagangan sesi sore ditutup anjlok 20,00 yen atau 8,69% ke posisi 210.2 yen per kg, terburuk dalam 12 tahun.  Sempat bergerak tinggi ke posisi 225,9 setelah dibuka pada  posisi 224,8.

Harga karet di bursa Shanghai (SHFE), khusus untuk kontrak bulan Januari 2021 ditutup turun 420 poin atau 2,7% ke posisi 14850 yuan. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Januari 2021  ditutup menguat US$1,8 atau 1,19% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 153,0.  

Sebelumnya, fundamental karet menguat setelah India melaporkan meningkatnya permintaan dari produksi ban yang memicu meningkatnya permintaan karet di pasar global. Sebagai informasi, India merupakan negara konsumen terbesar dunia kedua setelah China. Pekan lalu  China juga laporkan adanya peningkatan dalam industri otomotif negeri tersebut.

Sumber : Vibiznews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

    DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenis izin tambang yang dikantongi PT. Madina Madani Mining (M3) dengan aplikasi di lapangan diduga tak sama menyebabkan negara dirugikan sekitar 500 juta rupiah. “Seperti permasalahan IUP, yang awalnya diduga hanya berupa izin Bauksit, namun perusahaan itu telah memproduksi emas, sehingga PT M3 melakukan penambangan yang tidak sesuai dengan izin yang […]

  • Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi  Barat Itu Bobrok!

    Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi Barat Itu Bobrok!

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pencetakan ulang kartun Nabi Muhammad oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, menuai kecaman dari puluhan ribu orang di seluruh Pakistan. Dalam aksi protes, Jumat (4/9/2020), warga Pakistan menyerukan boikot produk dari Prancis. Aksi protes itu digagas oleh partai islam garis keras Pakistan, Tehreek-e-Laibak Pakistan (TLP). Selain di […]

  • Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    BATURAJA – Pemerintah Kabupaten OKU, Sumsel, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat membatalkan lima nama calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus pada pengumuman, Selasa (24/12). Kepala BKD OKU, Sahilmi mengatakan pembatalan itu disebabkan adanya human error yang dilakukan stafnya saat menginput data dari pusat. Sehingga, terjadi kesalahan ranking.  Dimana oknum staf BKD saat […]

  • TNI AU minta maaf

    TNI AU minta maaf

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang […]

  • Mendagri Segera Panggil Wali Kota Medan Nonaktif

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal segera memanggil Wali Kota Medan nonaktif, Rahudman Harahap. Penyebabnya, Rahudman yang kini menyandang status terdakwa perkara korupsi itu tak mematuhi keputusan Mendagri tentang penunjukan Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin, sebagai pelaksana tugas (Plt) wali kota di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu. “Dalam minggu depan kita panggil Rahudman […]

  • 207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi serius catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menyebut Sumatera Utara peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia. Pasalnya bukan saja catatan yang dirilis Fitra tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semata, namun lembaga antirasuah ini sendiri mencatat dari total 6.111 pengaduan masyarakat yang masuk sepanjang […]

expand_less