Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • print Cetak

Peta sebaran KEK yang diupdate Dewan Nasional KEK RI tanggal 17 Februari 2020

 

Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu.

KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp.

Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai Barat Sumatera tidak strategis dan hanya akan menghamburkan dana triliunan dibanding manfaat ekonomi yang diperoleh.

Benarkah KEK Batahan tidak berada di titik strategis? Bisa jadi. Dan Atika tentu memiliki kajian akademis sesuai dengan kapasitas intlektual-nya selaku master finansial dari University of New South Wales, Australia.

Salah satu sisi argumen Atika adalah posisi Batahan yang berada di pantai laut barat Sumatera.

Jika diamati, posisi barat ini boleh jadi tidak strategis. Sebab jalur perdagangan internasional justru berada di pantai timur Sumatera yakni Selat Malaka. Selat ini termasuk jalur terpadat di dunia selain terusan Suez. Sebaliknya laut barat Sumatera sangat sepi.

Lima unit KEK di Sumatera yang sudah beropersi dan yang masih tahap pembangunan, semunaya berada di Pantai Timur. Tak ada di Pantai Barat.

Empat yang sudah beroperasi di Sumatera adalah KEK Arun (lokasi Aceh); KEK Sei Mangkei (Simalungun-Sumut); KEK Galang Batang (Bintan-Kepulauan Riau); KEK Tanjung Kelayang (Belitung-Bangka Belitung). Sedangkan KEK Tanjung Api-api yang berlokasi di Banyuasin-Sumatera Selatan sedang tahap pembangunan dan sudah menjelang siap beroperasi.

Semuanya di pantai timur, bukan di pantai barat.

Kenapa semua KEK berada di pantai timur Sumatera? Mengapa kawasan-kawasan pantai barat di Sumut dan Sumbar yang sudah memiliki pelabuhan dan potensi sumber daya alam yang mumpuni tak dijadikan KEK? Sebutlah Sibolga di Sumut, Teluk Bayur di Sumbar?

Bahkan pelabuhan Sibolga tak kunjung berkembang dari masa ke masa. Padahal pelabuhan ini memiliki dermaga multipurpose dengan panjang keseluruhan mencapai 153 meter dan lebar 31,5 meter dengan panjang tambatan 405 meter dan luas 400 meter persegi. Pelabuhan Sibolga dapat disandari oleh 4 kapal besar hingga berukuran 6.000 GT. Fasilitas lain yang ditambahkan yakni container yard dengan kapasitas 20.000 TEUs per tahun, perkuatan trestle dan breasting dolphine.

Lalu mengapa Batahan digembar-gemborkan menjadi KEK? Maukah Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Republik Indonesia menjadikan pelabuhan Palimbungan di Batahan menjadi KEK?

Pengajuan Batahan untuk KEK berlangsung semasa Darmin Nasution menjabat Menko Perekonomian. Dan Dewan Nasional KEK berada di bawah kordinasi Kemenko Perekonomian.

Pada Sabtu 24 Agustus 2019 Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Republik Indonesia, Enoh Suharto Pranoto mengunjungi Batahan melihat posisi kawasan dan kesiapan daerah untuk KEK. (AntaraSumut edisi 24 Agustus 2019).

Pada pertemuan pembahasan KEK Batahan di sekretariat Dewan Nasional KEK, Jakarta pusat pada Senin 10 Pebruari 2010, Ketua Umum Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara memaparkan bahwa Pantai Barat Madina bisa dijadikan KEK berdasar pengalaman sejarah pelayaran era kolonial (1850-an) melalui pantai barat Madina, yakni Pelabuhan Sikara-kara. Tetapi argumen Ivan Iskandar itu tidak menghadapi sanggahan kerena pakar dari LAPI Institut Pertanian Bogor yang selama ini menjadi mitra kaji Dewan Nasional KEK tidak jadi hadir di pertemuan itu. (Mandailing Online edisi 10/2/2020).

Pada Senin 24 Pebruari 2020 Kadin Sumut membahas progres dan peluang KEK Batahan di kantor Kadin Sumut, dihadiri Duta Besar Belgia, Stephane De Locker serta delegasinya dan para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Sumut. (Mandailing Online edisi 24/02/2020).

Pada tanggal 9 Maret 2020 dilakukan Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, sebagai bagian peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal. Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman. (Mandailing Online edisi 09/03/2020).

Pada 10 Juli 2020 Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Nongsa Digital Park (NDP) dan KEK MRO Batam Aero Technic (BAT). Kedua KEK tersebut berlokasi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dan itu di pantai timur, bukan di pantai barat.

Lantas bagaimana nasib KEK Batahan? Apakah memang Dewan Nasional KEK telah membuat keputusan bahwa KEK Batahan tidak mungkin didirikan akibat berbagai alasan? Apakah para pakar LAPI Institut Pertanian Bogor yang selama ini menjadi mitra kaji Dewan Nasional KEK telah merekomendasikan bahwa Batahan tak layak jadi KEK? Jika begitu maka pandangan Atika serupa dengan hasil kajian LAPI.

Oleh karena itu, sambil menunggu sikap Dewan Nasional KEK Indonesia, sebaiknya pemerintah Kabupaten Madina memfokuskan program penguatan nelayan di Pantai Barat Madina dengan cara memodernisasi kapal tangkap, alat tangkap dan fasilitas pendukung darat lainnya agar rakyat nelayan yang terkonsentrasi di Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis bisa sejajar dengan kaliber nelayan Australia seperti yang digagas Atika.

Penguatan nelayan itu jauh lebih realistis dan terukur memajukan rakyat di Pantai Barat ketimbang berretorika soal KEK yang belum jelas nasibnya. (Dahlan Batubara)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan pemerhati umat Siang malam berjuang di jalan untuk mengais rupiah yang kian hari kian susah. Driver ojol makin menderita nasibnya saat potongan besar yang dilakukan oleh aplikator berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ibarat sapi perah, para driver ojol tersebut menjadi pelaksana teknis yang menghasilkan uang untuk disetorkan pada perusahaan aplikatornya. […]

  • Para Kepdes Akan Bergaji Jika PP Tentang Desa Diberlakukan

    Para Kepdes Akan Bergaji Jika PP Tentang Desa Diberlakukan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa menyambut gembira atas terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43/2014 yang mengatur pelaksanaan UU Nomor 6/2014 Tentang Desa. Kegembiraan itu terkait adanya kepastian perubahan penggajian kepala desa di seluruh Indonesia yang selama ini masih bersifat honor menjadi gaji tetap per bulan. Kepala Desa Huraba I Kecamatan Siabu, Domroh Parinduri […]

  • Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kompolnas Tunggu Permintaan SBY JAKARTA, – Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti bulan ini. Namun, hingga empat hari jelang upacara HUT Kemerdekaan RI, belum ada pengumuman nama calon orang nomor satu di kepolisian Indonesia. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memilih tiga orang terbaik dari sembilan nama jenderal. “Tinggal tunggu permintaan Bapak Presiden,” ujar anggota Kompolnas […]

  • Mencari Keluarga Ayah

    Mencari Keluarga Ayah

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang keturunan Mandailing bernama Tapian Suri Sundari yang berdomisili di Jalan R Wolter Monginsidi No. 210, Yosomulyo 21D, Kodya Metro Lampung saat ini sedang berjuang mencari keberadaan ayah kandungnya bernama Aziz Nasution. Tapian Suri Sundari tidak pernah bertemu sang ayah, karena sang ayah sudah menghilang ketika Tapian Suri Sundari masih di dalam kandungan. Hingga kini […]

  • MENEGUHKAN PERAN ULAMA SEBAGAI MITRA PENGUASA

    MENEGUHKAN PERAN ULAMA SEBAGAI MITRA PENGUASA

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin pernah mengingatkan bahwa tujuan dari MUI adalah melayani umat (khadimul ummah) dan menjadi mitra pemerintah (shadiqul hukumah). Ia lalu menegaskan bahwa ke depan kemitraan antara MUI dan Pemerintah harus diperkuat (Gatra.com, 27/7/2019). Pengganti KH Ma’ruf Amin, yakni KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI yang baru […]

  • Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemelut di DPRD Madina bisa dikatakan sudah membahayakan daerah. Sebab, kemelut tersebut sudah pada stadium menghambat agenda-agenda persidangan dewan, agenda yang sangat penting bagi kelanjutan perjalanan Kabupaten Madina. Beberapa kali Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal bersidang akibat dua kutup kekuatan kelompok di gedung dewan saling menyerang, saling mengganjal. Selesai maslah Bamus, muncul lagi persoalan […]

expand_less