Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Warga Sibanggor Tak Lagi Tidur Nyenyak (Bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • print Cetak

wellpad SMP-T02 PLTP Unit II, Sibanggor Julu, Kamis (11/2/2021). Foto : Dahlan Batubara

 

Laporan : Dahlan Batubara dan Seri Aida Lubis

 

Ketakutan, keresahan dan kecemasan. Itu gambaran terkini di kalangan warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Penulusuran tim media dari Mandailing Online, Malintang Pos dan Madina Pos, Kamis (11/2/2012) di Sibanggor Julu mencatat banyak hal pengakuan beberapa warga pasca tragedi tewasnya 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan korban hidup pada 25 Januari 2021 ketika pihak SMGP membuka sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II.

Kekhawatiran munculnya kembali zat racun dari sumur dan instlasi SMP-T02 PLTP Unit II senantiasa menghantui warga, berakibat tidur warga tak lagi nyenyak.

Betapa tidak, lokasi wellpad SMP-T02 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang dikelola PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) itu hanya berjarak sekitar 150 meter dari rumah terdekat pemukiman Sibanggor Julu.

Ketika tim wartawan hendak memotret wellpad SMP-T02 PLTP Unit II, dua security SMGP mengingatkan tim wartawan agar jangan terlalu dekat.

Security beralasan bahwa kesehatan tim wartawan dikhawatirkan terganggu jika terlalu dekat dengan lokasi.

Keluar dari wellpad SMP-T02 PLTP Unit II, Sibanggor Julu, Kamis (11/2/2021). Foto : Seri Aida Lubis.

Warga mengaku, posisi wellpad  yang dekat pemukiman itu menjadi salah satu pemicu kecemasan warga yang kini berada dalam ketakutan besar.

Begitu dekat persinggungan instalasi geothermal itu dengan posisi pemukiman warga.

Sejumlah warga yang ditemui di beberapa lopo (kedai kopi) banyak mencuatkan kegelisahan.

Warga gelisah bahwa kesehatan penduduk di masa-masa mendatang akan selalu terancam.

Ketenangan tidak ada lagi di kampung itu.

“Kami tak lagi tenang, ada saja persoalan. Bahkan sekarang meningkat, kami kini dihantui ketakutan racun,” ujar pak Lubis usia 85 tahun.

Warga Sibanggor Julu ketika berbincang dengan tim wartawan di desa itu, Kamis (11/2/2021). Foto : Iskandar Hasibuan

Beberapa orangtua mengatakan sering mendengar dari sosialisasi yang diselenggarakan perusaan maupun pemerintah bahwa PLTP itu teknologi ramah lingkungan.

Namun, tragedi 25 Januari 2021 seolah membantah “ramah lingkungan” itu.

Disisi lain, perubahan sosial di Desa Sibanggor Julu pun telah banyak berubah sejak kehadiran PTLP beberapa tahun lalu.

Kehadiran PLTP itu di mata warga mengubah banyak hal.  Konflik horizontal di kalangan warga hingga tidak adanya kerukunan, menjadi satu perubahan yang hakiki sejak kehadiran PLTP.

Pemukiman Sibanggor Julu, Kamis (11/2/2021). Foto : Dahlan Batubara

Konflik-konflik itu dipicu terbelahnya sikap dan pendapat di tengah-tengah penduduk.

Ada yang kontra, ada yang pro kehadiran PLTP.

Yang kontra melihat bahwa PLTP akan selalu menyusahkan kedamaian hidup.

Yang pro lantaran memiliki kesempatan kerja di PLTP.

Dari 1.700-an jumlah penduduk Sibanggor Julu terdapat sekitar 80 orang yang bekerja di PLTP.

Tetapi, berdasar penjelasan warga, tragedi 25 Januari lalu pun memiliki hikmah : bahwa kesadaran telah menguat di kalangan penduduk bahwa persatuan warga jauh lebih penting menyikapi PLTP. (Bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk. Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang. Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam […]

  • Gempa Kuat Terasa di Padang

    Gempa Kuat Terasa di Padang

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG,(MO)- Gempa dengan kekuatan relatif besar, Kamis (7/2/2013) pagi, terasa di Kota Padang, Sumatera Barat. Guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu mengagetkan sebagian warga yang masih terlelap. Sebagian warga juga terlonjak dari tidurnya menyusul guncangan kuat tersebut. Selama sekitar setengah jam, sebagian warga memperbincangkan gempa tersebut sebelum kembali pada aktivitas masing-masing. Berdasarkan informasi […]

  • Didampingi Dokter, Syamsul Arifin Dengar Tuntutan

    Didampingi Dokter, Syamsul Arifin Dengar Tuntutan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Eks Bupati Langkat, Syamsul Arifin, akan mendengarkan tuntutan dari jaksa penuntut umum. Syamsul yang tengah didera sakit komplikasi jantung ini menghadiri sidang dengan ditemani dokter dan suster. Syamsul tiba dengan menggunakan kursi roda di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa 26 Juli 2011 pukul 13.30 WIB. “Sehat, sehat,” jawab Syamsul saat […]

  • DCS Dapil 1 Demokrat Madina

    DCS Dapil 1 Demokrat Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 1 Demokrat

  • Kejati Periksa 20 Saksi Dugaan Korupsi Pemkab Batubara

    Kejati Periksa 20 Saksi Dugaan Korupsi Pemkab Batubara

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah memeriksa sedikitnya 20 saksi terkait dugaan korupsi dana pembangunan kantor tujuh Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) senilai Rp6,7 miliar. “Sudah ada 20 saksi setingkat kepala dinas kita periksa, disamping sejumlah rekanan proyek,” kata Kasi Penerangan Hukum/Humas Kejati Sumut Edi Irsan Kurniwan Tarigan di Medan, Kamis […]

  • Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Melayu dan  Batak Dalam Strategi Kolonial Dr.Perret dari Paris mencatat; orang Melayu di pesisir Sumatera Timur memiliki kebudayaan tinggi (civilized), sedangkan yang di pedalaman dipandang sebagai orang yang tidak berpengetahuan, berperilaku kasar bahkan kanibal, diberi label Batak “Memang tidak ada yang lebih tabah dari hujan di bulan Juni, ”… dihapusnya jejak keraguan …” di hati […]

expand_less