Kamis, 24 Sep 2026
light_mode

Anwar Khoir Lubis Peraih Master Pertama dari Sumut di Universitas Al-Ahgaff, Yaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
  • print Cetak

Anwar Khoir Lubis B.Sc saat sidang tesis. Foto: ahmad raja azani

Laporan: Ahmad Raja Azani Nasution dari Republik Yaman

TARIM, YAMAN (Mandailing Online) – Seorang putra asal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Anwar Khoir Lubis B.Sc, sukses meraih gelar Master of Arts di Universitas Al-Ahgaff, salah satu Universitas ternama dan favorit di Republik Yaman. 

Pria yang berasal dari Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan ini sukses memantapkan tesisnya di hadapan para Doktor Dewan Penguji dalam sidang terbuka di Auditorium Perpustakaan Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Yaman pada Selasa, 16 Maret 2021.

Sidang tesis terbuka dengan judul “Amal Al-Mar’ah, Pekerjaan/Karir Perempuan” Perbandingan Hukum Fikih dengan Undang-Undang Indonesia, dengan jumlah 147 halaman tersebut berjalan dengan baik dan lancar selama kurang lebih 3 jam.

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Dr. Ismail Muhammad Abduh (Dosen pengajar Ushul fikih di Universitas Al-Quran dan Ilmu Islam) selaku penguji eksternal; Dr. Abdurrahman Thaha Al-Habsyi (Dosen pengajar Fikih dan Ushul fikih di Universitas Al-Ahgaff) selaku penguji internal dan Dr. Alwi bin Abdul Qadir Al-Aydrus (Dosen pengajar Fikih dan Ushul fikih di Universitas Al-Ahgaff) selaku pembimbing tesis.

Sidang oleh dewan penguji

Sidang diakhiri dengan pengumuman kelulusan serta penganugerahan gelar Master Fikih dan Ushul fikih oleh para dewan penguji kepada Anwar Khoir Lubis yang telah memaparkan dan mempertahankan tesisnya tersebut selama kurang lebih 3 jam.

Rasa bahagia dan senang bercampur haru terlihat di wajah para hadirin yang hadir, meliputi para dosen dan mahasiswa Universitas Al-Ahgaff, terlebih teman-teman seperjuangan yang terkumpul dalam IPSU Yaman (Ikatan Pelajar Sumatera Utara) di Yaman, karena beliau tercatat mahasiswa pertama asal Sumatera Utara yang mendapat gelar Master di Universitas Al-Ahgaff, Yaman.

Sebelum mendapat gelar Master ini, beliau terlebih dahulu menyelesaikan pendidikan di jenjang S1 di universitas yang sama pada tahun 2017, pun ia merupakan lulusan Jurusan Hadis di Institut Darul Ghuroba dan Diploma Bahasa Inggris di Insitut At-Tafawwuq, Hawi. Setelah sebelumnya mengenyam pendidikan di pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal.

Rangkaian acara sidang pun ditutup dengan do’a dan foto bersama. Dan kita berharap supaya estafet perjuangan ini terus berlanjut agar melahirkan generasi bangsa yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama. Aamiin!

Ahmad Raja Azani Nasution

Ahmad Raja Azani Nasution, putra asal Mandailing Natal yang sedang menempuh pendidikannya di Universitas Al-Ahgaff, Yaman.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Forum Honorer Minta Pengumuman K2 Ditunda

    Forum Honorer Minta Pengumuman K2 Ditunda

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persoalan seputar seleksi CPNS 2013 terus bermunculan. Belum kelar urusan hasil tes CPNS dari jalur umum, kini muncul teriakan dari Forum Honorer Indonesia (FHI). Wadah para tenaga honorer ini malah meminta pemerintah menunda pengumuman hasil tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2). Permintaan tersebut merupakan hasil Rakornas FHI yang digelar di Wisma […]

  • SI DUDU

    SI DUDU

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ompak poken i Pasar Kotanopan ari Sabtu, kehe mada Si Dudu marsadu tu sadu giot manabusi sipatu sikola ni anaknia Si Batu. I tonga dalan nida Si Dudu mada sada bayo na marlereng maroban indalu duruk tu duru-duru. Arani i bulus marlojong antong Si Dudu laos marsurak-surak: “Jooouuuu … adong bayo na manabu !” Alak […]

  • Karang Taruna Madina Antar Bantuan Untuk Rohingya Di Langsa

    Karang Taruna Madina Antar Bantuan Untuk Rohingya Di Langsa

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (10/6) berangkat ke Langsa, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam  mengantarkan bantuan masyarakat Madina bagi pengungsi muslim Rohingya. Bantuan yang diantarkan berupa uang tunai sebesar 17.231.000 rupiah, beras 26 sak, air mineral 104 sak, ikan kaleng 12 dus, mie instan 74 dus, pakaian bekas 21 […]

  • Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fantastis, anggaran makanan dan minuman kegiatan rapat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun anggaran 2025 Senilai Rp. 2.435.883.300. Angka ini naik dibanding tahun 2024 lewat yang dialokasikan hanya senilai Rp.428.506.000. Data yang didapat menyebutkan tahun 2025 ini ada 26 item mata anggaran untuk kegiatan belanja […]

  • Tradisi Marturi Nyaris Punah

    Tradisi Marturi Nyaris Punah

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tradisi Marturi, sebagai salah satu sastra lisan Mandailing, sudah nyaris punah. Itu terjadi akibat minimnya regenerasi dalam tradisi Marturi. Hal itu diungkap budayawan Mandailing, Askolani Nasution di Panyabungan, Mandailing Natal usai mendampingi tim peneliti dari Pusat Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (4/5/2017). Padahal, menurutnya, hanya melalui tradisi Marturi berbagai kaidah dan etika […]

expand_less