Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pemuda Pancasila Harus Jadi Teladan dalam Mengamalkan Pancasila

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
  • print Cetak

Pengurus MPC PP Madina dan peserta diskusi foto bersama Ray Rangkuti (akun Mpcc Madina).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penguatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat terus digalakkan pemerintah. Upaya-upaya mereduksi ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila terus ditingkatkan sebagai upaya menjaga keutuhan bangsa.

Peran pemuda dalam pengawalan dan pengalaman Pancasila sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu Pemuda Pancasila sebagai ormas yang mengusung Pancasila sebagai ideologi organisasi harus bisa jadi teladan.

Demikian disampaikan Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti dalam diskusi bertajuk Kopinta (Kombur Penuh Inspirasi dan Talenta) di cafe Copinta, Pidoli Lombang, Kamis (14/10) malam.

“Pemuda Pancasila harus hadir dan mampu menyatu dengan masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam pengayom masyarakat,” katanya.

Ray menambahkan Pemuda Pancasila juga harus memberikan kontribusi yang baik kepada pemerintah dalam percepatan pembangunan.

“Pemuda Pancasila wajib memastikan nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan pada level kebijakan para pemimpin, dan bukan hanya sekadar wacana,” ujarnya.

Aktivis yang fokus pada isu pemerintahan dan politik ini berpesan agar Pemuda Pancasila menjadi mitra kritis pemerintah dan melakukan kontrol sosial sehingga penerapan nilai Pancasila dapat diberlakukan dalam program kegiatan pemerintah.

“Tentunya tugas kita untuk mengedepankan paradigma kritis transformatif, tidak melulu hanya jadi hamba kekuasaan yang fanatik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang OKK MPC Pemuda Pancasila Madina Muhammad Al Hasan Nasution menjelaskan giat diskusi bertajuk Kopinta ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-62 Pemuda Pancasila.

Sebagai perwakilan pengurus MPC PP Madina Al Hasan menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Ray Rangkuti menghadiri diskusi tersebut.

“Ini memperkaya wawasan serta menambah khazanah dan sharing pengalaman dengan Pemuda Pancasila. Satu momen berharga bisa menggali pengetahuan dan mengasah nalar kritis intelektual serta memperat ikatan silaturahmi dengan beliau,” ujarnya.

Al Hasan menambahkan ke depan giat-giat serupa akan dikedepankan sebagai komitmen dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution menunjukkan paradigma baru Pemuda Pancasila.

“Ini penting untuk menghapus stigma buruk yang selama ini dialamatkan pada Pemuda Pancasila,” jelasnya.

Kegiatan diskusi ini diharapkan menjadi momentum tumbuhnya diskusi-diskusi serupa yang bisa menjada pembaharu paradigma masyarakat di Madina.

Selain diikuti pengurus MPC PP Madina, diskusi ini juga dihadiri oleh Direktur Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia Amir Hamdani Nasution dan pengurus organisasi kemahasiswaan yang ada di Madina.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran CPNS 2013 Mulai Dibuka

    Pendaftaran CPNS 2013 Mulai Dibuka

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, — Seluruh instansi baik pusat maupun daerah diizinkan mulai membuka pendaftaran CPNS 2013. Hal ini untuk memberikan ruang lebih bagi para pelamar dan instansi pun punya kesempatan mendapatkan calon pegawai yang sesuai kebutuhan. “Memang saat ini baru Kementerian Keuangan yang sudah membuka pendaftaran CPNS. Ini sah-sah saja, proses kan boleh saja dimulai,” kata Karo […]

  • Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng/ crude palm oil (CPO) dan minyak goreng dalam rapat bersama menterinya. Larangan yang mulai berlaku pada Kamis (28/4/2022) itu dimaksudkan supaya harga minyak goreng di dalam negeri murah dan pasokan kembali melimpah. “Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng […]

  • Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Minggu lalu tersiar satu kabar yang diinformasikan oleh Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional Merah Johansyah. Ia menuliskan dalam akun twitter pribadinya bahwa 1 ruas jalan nama Presiden Joko Widodo Street di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ditukar dengan 256 ribu Ha di Kaltim. Ia […]

  • Tak Sediakan Plasma Untuk Rakyat, Pemkab Harus Tuntut PT.Palmaris ke Ranah Hukum

    Tak Sediakan Plasma Untuk Rakyat, Pemkab Harus Tuntut PT.Palmaris ke Ranah Hukum

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Hak-Hak Warga Selama Ini Tidak Diberikan, Malah Mereka Harus Dipenjara” PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menuntut PT. Palmaris ke jalur hukum karena perusahaan itu tidak melaksanakan kewajiban kebun plasma untuk rakyat Batahan I. Desakan itu diutarakan Ketua KNPI Mandailing Natal (Madina) Onggara Lubis didampingi ketua MPI KNPI Madina, Panisean di sekretariat KNPI Madina, […]

  • Forum Mahasiswa Desak Bupati Madina Minta Maaf

    Forum Mahasiswa Desak Bupati Madina Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG (Mandailing Online) – Forum Mahasiswa Mandailing Natal di Sumatera Barat  mendesak Bupati Madina meminta maaf kepada masyarakat Mandailing Natal (Madina). Itu dinyatakan Forum Mahasiswa Mandailing Natal-Sumbar  dalam rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online, Senin (29/4/2019), terkait surat Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati oleh bupati Madina kepada Presiden Jokowi. Rilis pers itu dikirim Haris […]

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

expand_less