Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Wakil Bupati Batubara Gongmatua Siregar Diberhentikan DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


BATUBARA :
Perseteruan DPRD dengan Wakil Bupati Batubara Gongmatua Siregar berujung dengan terbitnya rekomendasi pemberhentian Gongmatua dari jabatannya.

Keputusan ini merupakan hasil rapat paripurna anggota Dewan setempat yang digelar, Jumat 11 Februari 2011. Anggota DPRD Batubara yang berjumlah 35 anggota secara bulat menyetujui terbitnya rekomendasi pemberhentian wakil bupati tersebut.

“Rekomendasi itu akan segera kami sampaikan ke MA (Mahkamah Agung), juga ke Mabes Polri untuk diproses lanjut,” kata Ketua Panitia Hak Angket Sahari Zakaria seusai sidang paripurna berlangsung. Penyampaian ke MA,menurut dia, karena berdasarkan penelusuran panitia, Gongmatua telah melakukan pelanggaran sumpah dan janji dalam melakukan tugasnya, terutama ketika menjalankan roda pemerintahan selama 40 hari saat Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain menjalankan ibadah haji.

Sementara penyampaian rekomendasi ke Mabes Polri,karena Dewan menilai Gongmatua telah menggunakan stempel dan nomor surat palsu. Gong, kata Sahari, berupaya melakukan pemutusan hubungan kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan menggantinya dengan Universitas Padjajaran (Unpad), terkait pelaksanaan ujian CPNSD formasi 2010.

“Enam tahun penjara ancaman untuk pemalsuan itu,”ujar politikus dari Fraksi Partai Golkar ini. Dia juga mengharapkan, agar usulan DPRD Batubara yang diputuskan lewat paripurna, secepatnya mendapat tanggapan positif dari dua institusi penting yang bermarkas di Jakarta.

Apalagi, jika mengingat bahwa tindakan Gongmatua selama ini terbukti telah menciptakan instabilitas dalam pemerintahan dan mengganggu kondusivitas pembangunan daerah. Nasib Gongmatua mirip dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang diberhentikan DPRD setempat lewat kesepakatan enam dari tujuh fraksi.Keenam fraksi menyetujui pemberhentian, termasuk Fraksi PDIP yang sebelumnya mengusung Tri Risma, karena menaikkan pajak reklame.

Pascaterbitnya rekomendasi pemberhentian Wakil Bupati Batubara, dalam waktu dekat ini DPRD juga akan membentuk panitia kerja (panja).“Kami akan mengawal terus perjalanan rekomendasi itu” ujar anggota Panitia Hak Angket,Hamonangan Simatupang, ketika ditanyakan tentang alasan rencana pembentukan panja.

Langkah itu akan menjadi salah satu penopang,sehingga dapat dipastikan bahwa hasil kerja keras Panitia Hak Angket tidak sia-sia. Seperti, akibat kemungkinan terjadinya kelambanan pemprosesan rekomendasi, baik di tingkat MA maupun Polri. “Dalam Februari ini Panja akan dibentuk. Tapi,agendanya akan ditentukan dulu oleh Badan Musyawarah DPRD”papar Hamonangan.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan menhimbau agar PTPN IV memberikan areal plasma kebun sawit kepada warga Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan. Itu dinyatakan bupati ketika melakukan kunjungan kerja di Batahan, Rabu (18/11) didampingi Mudir Ponpes Mustofawiyah Purba Baru H Mustafa Bakhri dan anggota DPRD Madina Suandi Lubis yang dihadiri beberapa manager PTPN […]

  • Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Perasaan Ajib Shah biasa saja meski sudah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. Menurut Ajib yang saat ini juga memegang tampuk Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut jabatan baru yang diembannya kini, adalah amanah yang diterima dari partai berlambang beringin itu. “Biasa saja lah. Ini kan amanah yang kita […]

  • Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah sejak awal ia mengingatkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk tidak melakukan korupsi. Hal itu dikatakan Presiden menyikapi penetapan tersangka Menteri Sosial Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap Bantua Sosial (Bansos). Tidak hanya […]

  • Peradi : Perintah Bupati Madina Larang Berlangganan Surat Kabar Melawan UU Pers

    Peradi : Perintah Bupati Madina Larang Berlangganan Surat Kabar Melawan UU Pers

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Peradi Tabagsel Ridwan Rangkuti menilai bupati Madina Dahlan Hasan Nasution melawan UU Pers saat menerbitkan surat edaran kepada SKPD tidak berlangganan surat kabar Malintang Pos. “Munculnya surat edaran bupati Madina kepada semua pimpinan SKPD yang melarang berlangganan surat kabar Malintang Pos merupakan bentuk dan cerminan bahwa bupati Madina tidak siap […]

  • Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan untuk mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk kedua kalinya ditunda. Kali ini penundaan dikarenakan kondisi kesehatan Sutan yang tidak memungkinkan dirinya menghadiri persidangan. Permintaan peundaan disampaikan Jaksa Penuntut Umum dari KPK dalam persidangan, Senin (13/4). "Kami tidak bisa membawa (Sutan), dengan alasan […]

  • Tradisi Marsialapari di Mandailing

    Tradisi Marsialapari di Mandailing

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tradisisatu ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Mandailing di Sumatera Utara. Namanya adalah Marsialapari. Marsialapari adalah suatu tradisi saling membantu dalam budaya masyarakat Mandailing. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat menggarap persawahan, mereka saling membantu satu sama lain dan menggarap sawah mereka secara bergantian. Selain untuk memudahkan dalam menggarap sawah, tradisi ini juga sangat berkaitan dengan nilai-nilai serta filosofi […]

expand_less