Senin, 2 Mar 2026
light_mode

PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua PC PMII Madina Ali Musa/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mandailing Natal (PC PMII Madina) mengecam tindakan Iqbal atau Rihanna yang kembali berulah usai meminta maaf akibat perayaan ulang tahun yang menyulut emosi masyarakat Madina.

Ketua PC PMII Ali Musa mengatakan, video Iqbal terbaru menunjukkan tidak ada rasa bersalah dari yang bersangkutan.

“Video yang saat ini viral usai permintaan maaf itu menunjukkan tidak adanya rasa bersalah dari yang bersangkutan,” katanya.

Untuk itu, jelas Ali Musa, perlu tindakan tegas berupa pemberian sanksi agar ada efek jera.

“Iqbal sudah minta maaf dan kita tahu MUI dan Kapolres juga telah menginisiasi itu, tapi video usai permintaan maaf itu benar-benar telah menyakiti hati kita. MUI dan Kapolres seperti tidak dihargai oleh pelaku,” sebutnya.

PC PMII, tambah Musa, khawatir jika tidak ada tindakan tegas akan muncul kejadian serupa di masa mendatang.

“Perlu tindakan keras dan pemberian sanksi agar ada efek jera. Kita takut dan khawatir kejadian serupa terulang karena mereka menilai hal ini biasa saja,” terang Musa.

Selain itu, PC PMII juga menyayangkan kehadiran Ketua DPRD pada acara ulang tahun yang menyita perhatian dengan adanya tari ular diperagakan waria.

“Dan kami sedikit kecewa kepada Ketua DPRD Mandailing Natal, karna di acara tersebut beliau hadir namun beliau membiarkannya seolah tutup mata akan hal tersebut,” tutupnya.

Terkait kehadirannya pada acara tersebut, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis mengaku tidak mengetahui adanya tari ular tersebut.

“Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa. Acara itu ulang tahun saudara Rihanna dan undangannya tertuju kepada anak dan keluarga saya. Siapa pun yang mengundang saya di hal positif selagi ada waktu saya hadir,” jelas Erwin.

Untuk diketahui, Iqbal merayakan ulang tahun di Cafe Dapoer Nenek dengan menampilkan tari ular. Perayaan ini dikecam berbagai pihak karena menampilkan para waria yang dinilai menyalahi adat, norma, dan agama.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh perhatian Serius Dari Pemerintah Daerah

    Butuh perhatian Serius Dari Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Muara Batang gadis yakni, Desa Aek Godang, Panunggulan dan Desa Tagilang sangat mendambakan perhatian Pemerintah Daerah Mandailing Natal khusunya pembangunan jalur Transportasi Jalan. Seperti terlihat pada gambar warga yang memasarkan hasilnya terpaksa berjam-jam melewati jalan yang penuh dengan lobang dan lumpur. (MOL)

  • DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menantang Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyetop pembangunan beberapa rumah dinas camat, rehab kantor BKD, rehab kantor dinas kehutanan dan rehab mesjid agung Nur Ala Nur serta pengadaan mobil dinas. Tantangan ini terkait janji Dahlan Hasan beberapa waktu lalu yang akan tegas mencoret anggaran-anggaran pembanguan yang […]

  • Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar TNI menyatakan serangkaian tindak kekerasan bersenjata api di Provinsi Aceh tidak menggunakan senjata selundupan dari luar Aceh. Jurubicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Senin mengatakan senjata-senjata yang marak di Aceh, merupakan sisa konflik di wilayah tersebut beberapa tahun silam. Meski begitu, Iskandar mengatakan tidak menutup kemungkinan ada pula […]

  • Gelar Acara Buka Puasa Bersama KNPI Madina Butuh Gedung Pemuda

    Gelar Acara Buka Puasa Bersama KNPI Madina Butuh Gedung Pemuda

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan buka puasa bersama dengan sejumlah OKP dan Ormas, sekaligus memberikan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Harlah ke-48 KNPI dan HUT ke-66 RI, di Kantor DPD KNPI Madina, Jalan Lidang, Panyabungan, Kamis (18/8). “Menjalin hubungan silaturrahmi antara pengurus DPD KNPI dengan sejumlah OKP dan […]

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Kota Panyabungan Semrawut

    Kota Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sejak Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan badan jalan akan terlihat angkutan umum berjejer mencari penumpang. Kondisi ini terlihat dari depan ruko di sekitar KPU Madina di Jalan Merdeka Kelurahan Jayu Jati.  Angkutan Desa di pasar lama terlihat mobil angkutan terlihat  […]

expand_less