Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

BKKBN Sumut Jangan Bikin Resah di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
  • print Cetak

dr Nondang (tengah) didampingi Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Hotmadeli Siregar (kiri) dan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Madina, Lesti Mafitri, SE (kanan), Rabu (9/2/2022) memperlihatkan tabel data stunting di Madina kepada wartawan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak BKKBN Sumut diminta memeriksa kembali data mereka tentang angka stunting di Mandailing Natal (Madina).

Hal itu sangat penting agar data BKKBN tidak menimbulkan keresahan di Madina.

Pasalnya angka 47,7 persen yang dirilis BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional)

Sumut jauh panggang dari api.

Sebab, justru data ril di Madina pada tahun 2021 hanya 8,0. Menurun dari tahun 2020 yang berada di angka 9.65 persen.

“Bahkan, pada akhir tahun 2022 prosentase itu ditargetkan bisa turun menjadi 6-7 prosen,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Madina, dr. Nondang Eflita menjawab wartawan di Panyabungan, Rabu (9/2/2022).

Nondang didampingi Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Hotmadeli Siregar; dan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Madina, Lesti Mafitri, SE.

Berdasar data terakhir yang mereka miliki, jumlah anak balita (bawah lima tahun) di Madina 28.831 jiwa, sebanyak 8,0 persen atau 1.618 jiwa di antaranya menderita stunting.

“Secara keseluruhan angka stunting di Madina belum mengkhawatirkan. Bahkan kami optimis angka 8.0 prosen masih bisa ditekan pada akhir tahun ini,” katanya.

Nondang menjelaskan hal itu sehubungan adanya pernyataan Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Muhammad Irzal kepada Gubernur Edy Rahmayadi yang menyebutkan angka stunting Madina sudah tahap mengkhawatirkan karena mencapai 47,7 prosen.

Nondang tidak menyalahkan data BKKBN, namun pihaknya perlu memberi penjelasan agar masyarakat paham kondisi riil penderita stunting di Madina.

“Data BKKBN yang menyebutkan angka stunting di Madina 47,7 persen tidak akurat. Dengan kata lain, margin error-nya tinggi,” ujar Nondang.

Sumber data yang dipegang BKKBN Sumut berasal dari SSGI (Survey Status Gizi Indonesia) yang hanya dilakukan secara random terhadap 22 desa dari 377 jumlah total desa di Madina dari 404 jumlah total desa/kelurahan di Madina.

Informasi yang diperoleh wartawan, sewaktu petugas SSGI mereka tidak koordinasi dengan Dinas Kesehatan Madina. Saat itu, petugas survey yang turun ke desa berpenampilan seperti mahasiswa. Setelah mengambil sampel, langsung entry secara online ke pusat.

Proses pengambilan data itu dinilai kurang menggambarkan kondisi riil di lapangan. Untuk melihat data stunting sejatinya harus berdasarkan EPPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).

“Ini yang sebenarnya kami lakukan di Dinas Kesehatan Madina. Ada ukur-timbangnya di setiap Posyandu. Saat ini jumlah Posyandu 420-an,” jelas Nondang.

Secara rinci berdasar data Dinas Kesehatan Madina, pada tahun 2020, penderita stunting ada di 20 desa atau lokus stunting. Lokus stunting adalah  kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

Ke-20 desa tersebut terdapat di tujuh kecamatan. Yaitu: Kecamatan Pakantan (4 desa), Muarasipongi (2), Tambangan (3), Hutabargot (2), Ulupungkut (1), Batang Natal (5), dan Muara Batang Gadis (3).

Pada 2021, penderita stunting terdapat di 20 desa dari tiga kecamatan, yaitu: Ulupungkut (7 desa), Kotanopan (2), Tambangan (11).

Pada tahun 2022, penderita stunting ada di delapan kecamatan, meliputi: Kotanopan (1 desa), Hutabargot (4), Pakantan (7), Panyabungan (1), Muara Batang Gadis (1), Rantobaek (1), Batang Natal (1), dan Siabu (1).

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saroha Malaysia Akan Investasi di Madina, Ketua HIPMI: Kita Sambut Baik Rencana Itu

    Saroha Malaysia Akan Investasi di Madina, Ketua HIPMI: Kita Sambut Baik Rencana Itu

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mandailing Natal (Madina) menyambut baik keinginan Perkumpulan Saroha Malaysia berinvestasi di Bumi Gordang Sambilan. Hal itu disampaikan Ketua Umum BPC HIMPI Madina Mhd. Zainal Arifin, M.Si saat meninjau lahan pertanian dan peternakan di wilayah Panyabungan Barat, Rabu (29/6). “HIPMI berkomitmen untuk terus berkontribusi […]

  • Darul Mursyid Sambut TP Baru 2013/2014

    Darul Mursyid Sambut TP Baru 2013/2014

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan, siap menyambut kedatangan tahun pembelajaran (TP) baru 2013/2014 di bulan Juli ini dengan segala kesiapan dan kelengkapannya. “Kita sangat siap menghadapi TP baru ini, bahkan lebih siap dari tahun-tahun sebelumnya,” kata kepala Madrasah […]

  • Selamat Datang Caleg Baru

    Selamat Datang Caleg Baru

    • calendar_month Jumat, 3 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : AKHIRUDDIN MATONDANG “Hari Gini Kalau Ada Orang yang Nggak Kamu Kenal, Tapi Tiba-Tiba Begitu Ramah, Waspadalah…90 % Dipastikan Kalo Dia Adalah Caleg.” Meme seperti kalimat di atas belakangan sering tampak di medsos, terutama facebook dan grup-grup whatsapp (WAG). Tidak itu saja, wajah medsos dalam sebulan terakhir diramaikan foto-foto para bakal calon anggota […]

  • Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Target dimulainya lagi pembahasan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut dipastikan bakal molor lagi. Jika sebelumnya dijanjikan pembahasan dilakukan setelah kelarnya revisi UU pilkada dan UU pemda, kini muncul alasan baru. Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman mengatakan, pihaknya belum memastikan tanggal dimulainya pembahasan 65 RUU pemekaran, yang empat di antaranya […]

  • Aswin Parinduri Daftar di Demokrat dan PKS

    Aswin Parinduri Daftar di Demokrat dan PKS

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Aswin Parinduri hari ini mendaftar di Partai Demokran dan PKS. Aswin Parinduri yang didampingi rombongan dari DPD Partai Golkar Madina lebih dulu mendaftar di sekretariat DPC Partai Demokrat Madina di Panyabungan, Selasa siang (19/11/2019). Beliau diterima Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Harminsyah Batubara dan […]

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

expand_less