Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Fahrizal Efendi dan Upaya Pengembangan Pesantren Abinnur Al-Islami

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
  • print Cetak

 

Fahrizal Efendi Nasution (kanan) menyalami Pimpinan Pesantren Abinnur Al-Islami, H. Ahmad Saukani,Lc saat menghadiri wisuda hafizul Qur’an di pesantren itu, Ahad (6/3/2022).

Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami merupakan asset penting bagi umat muslim di Mandailing Natal.

Asset penting karena pesantren ini sejak berdiri pada tahun 2006 telah fokus untuk melahirkan santri-santri hafizul Qur’an.

Pesantren yang berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara ini juga fokus dalam kitab klasik, yakni kitab kuning.

Saban tahun jumlah santri di pesantren ini makin bertambah. Bukan saja santri dari kawasan Madina, atau kawasan lain Sumatera Utara, santri juga berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dengan demikian, pesantren ini menjadi salah satu tumpuan harapan untuk melahirkan penghafal Al-Qur’an pada generasi muda muslim.

Sejak menerima santri kali pertama pada tahun 2007, jumlah santri di Abinnur Al-Islami ini hanya belasan orang.

Namun, kini jumlah santri sudah mencapai rubuan. Data yang dilansir pihak Pesantren Abinnur Al-Islami pada Ahad (6/3/2022) jumlah santri kini sebanyak 2.400 orang.

Kondisi itu tentu menyebabkan pihak pesantren harus bekerja keras untuk menambah infrastruktur dan fasilitas pendidikan serta pemondokan di tengah meningkatnya arus jumlah santri yang kian meningkat saban tahun.

Oleh karena itu, dukungan semua pihak tentu sangat diharapkan bagi perluasan infrastruktur dan fasilitas pendidikan di pesantren ini.

“Adanya lonjakan santri-santriyah itu otomatis membutuhkan pertambahan jumlah ruang kelas baru di pesantren ini,” ujar Anggota  DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution menjawab wartawan, Ahad (6/3/2022) saat menghadiri wisuda hafizul Qur’an dan penamatan santri kelas VII di pesantren itu.

Selain memenuhi undangan pimpinan pesantren, Fahrizal Efendi Nasution mengatakan kehadirannya pada acara tersebut sebagai bentuk dukungan moral kepada pengelola dan para santri di pesantren itu.

Dalam pidato wisuda dan penamatan kelas VII, Pimpinan Ma’had Abinnur Al-Islami H. Ahmad Saukani Hasibuan, Lc mengucapkan terimakasih kepada Fahrizal Efendi Nasution yang memiliki kepedulian terhadap pesantren itu.

Dia mendoakan semoga perjuangan Fahrizal berjalan dengan baik di lembaga legislatif.

Berdasar catatan pesantren, Fahrizal telah menyalurkan dana aspirasi senilai Rp 600 juta yang bersumber dari Perubahan Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumatera Utara tahun 2021 untuk pembangunan tiga ruang kelas baru di Pesantren Abinnur Al-Islami.

“Kebetulan pada P-APBD Sumatera Utara tahun 2021, ada kesepakatan dengan Pemprov Sumut agar ditampung dana aspirasi per anggota DPRD sekitar Rp 500 juta sampai Rp 600 juta. Alhamdulillah, dana aspirasi yang Rp 600 juta itu kita alokasikan keseluruhannya kepada pesantern Abinnur Al-Islami,” kata Fahrizal.

Anggota Komisi B DPRD Sumut dari Partai Hanura itu menjelaskan, dana aspirasi tersebut sengaja digunakan untuk pembangunan tiga ruang kelas baru, menyusul adanya lonjakan jumlah santri-santriyah Pesantren Abinnur pada tahun ajaran 2020-2021.

‘‘Adanya lonjakan santri-santriyah itu otomatis membutuhkan pertambahan jumlah ruang kelas baru di pesantren ini. Jadi, kita sepakat (dana aspirasi) dialokasikan langsung ke pembangunan lokal (ruang kelas) baru,” tutur Fahrizal.

Untuk kedepannya, Fahrizal selaku anggota DPRD Sumut akan terus mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar tetap mengalokasikan dana aspirasi dalam pembahasan-pembahasan anggaran dana pembangunan rumah ibadah dan sekolah-sekolah swasta, teramsuk pesantren, melalui Binsos.

“Khusus untuk Mandailing Natal sebagai salah satu daerah pemilihan (dapil) Sumut 7, ada 10 anggota DPRD Sumut dari dapil ini. Tentunya 10 anggota DPRD Sumut ini menyalurkan seluruh dana aspirasinya ke masing-masing daerah pemilihan sesuai dengan pemetaan daerah-daerah basis pendukung masing-masing,” papar Fahrizal.

Selain itu, Fahrizal juga berharap agar pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota tetap konsisten dan selalu hadir untuk memfasilitasi pembangunan pesantren-pesantren di Sumatera Utara, khususnya di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), dan terkhusus lagi di Kabupaten Mandailing Natal.

“Sebab, Mandailiing Natal ini merupakan basisnya pesantren atau dikenal sebagai Kota Santri sesuai dengan jargon daerah, Negeri Beradat Taat Beribadat,” tuturnya.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Memperoleh Kursi di Dapil Madina I

    Nama-nama Caleg Yang Akan Memperoleh Kursi di Dapil Madina I

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 10 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan I (Dapil I) meliputi Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Timur dan Panyabungan Barat. Partai Nasdem memperoleh 1 kursi di dapil I dengan total […]

  • Sihar Sitorus Reses di Madina

    Sihar Sitorus Reses di Madina

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABYNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPR RI Komisi XI, Sihar PH Sitorus melakukan resea di Kabupaten Mandailing Natal sejak Rabu hingga Kamis (4-5/3/2020). Kebutuhan infrastruktur, ekonomi dan sektor pariwisata menjadi bahasan penting antara Pemkab Mandailing Natal (Madina) dengan Sihar. Pertemuan pada Kamis di aula kantor bupati Madina, pihak Pemkab Madina menyampaikan paparan kebutuhan Madina dilanjutkan […]

  • Reses Fahrizal, Penguatan Hubungan Legislator dengan Pemilih

    Reses Fahrizal, Penguatan Hubungan Legislator dengan Pemilih

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Reses anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (2/12/2022) dihadiri warga dengan antusias. Reses berlangsung di Kelurahan Panyabungan II dan Desa Pagaran Tonga. Di Desa Pagaran Tonga, Kecamatan Panyabungan, antusias warga juga sangat tinggi, meski reses berlangsung malam, Jum’at (2/12/2022). Hubungan antara legislator (anggota DPRD […]

  • 9 Program Ungulan Dahlan – Sukhairi

    9 Program Ungulan Dahlan – Sukhairi

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Di dalam visi misi pasangan calon bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution-Muhammad Jakfar Sukhairi, terdapat sembilan program unggulan yang diusung bagi pembangunan Madina ke depan. 1. MEMBANGUN PERTANIAN UNTUK KEDAULATAN PANGAN • Meningkatkan kapasitas pengetahuan, sikap, keterampilan dan jiwa kewirausahaan petani untuk memperkuat kelompok tani dan usaha pertanian. • Mengembangkan industri kereatif di pedesaan untuk meningkatkan […]

  • Jangka Dekat Berkas 7 Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Kota Nopan Akan Dilimpahkan

    Jangka Dekat Berkas 7 Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Kota Nopan Akan Dilimpahkan

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Terkait kasus tambang ilegal di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) perkembangannya saat ini 7 tersangka yang ditetapkan polisi jangka dekat berkasnya akan dilimpahkan ke JPU ( Jaksa Penuntut Umum ) di Kejaksaan Negeri Madina. Ipda Bagus Seto KBO Reskrim Polres Madina pada Mandailing Online Senin 24/6/2024 mengatakan, untuk […]

expand_less