Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution (Tengah)/R.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut.

“Kita juga terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat penegak hukum,” katanya yang dihubungi Mandailing Online di Panyabungan, Senin (7/3) siang.

Penasehat Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Madina ini menerangkan, pasca kejadian Dan Koti Sapruddin Lubis, Sekjend Zainal Arifin Simbolon, dan beberapa kader diterjunkan untuk mencari pelaku yang diduga anggota Pemuda Pancasila.

“Mereka terus beroperasi di Wilayah Tapsel, Sidimpuan, Palas dan Paluta bahkan sampai ke Bagan Batu untuk ikut bekerja sama dengan aparat,” tegas Mantan Anggota DPRD ini didampingi Ketua Bid Organisasi dan Keanggotaan Al Hasan Nasution, S.Pd dan Ketua Bid Politik, Hukum dan HAM Nanda Nasution, SH.

Akhmad Arjun menjelaskan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum.

“Kita mengapresiasi dan turut mendukung penegakan supremasi hukum atas kejadian ini. Kita akan terus mensupport dan bekerja sama dengan aparat dalam menangani kasus hukum ini,” jelas Arjun.

Ketua PP Madina ini mengimbau kepada seluruh kader untuk tetap tenang dan menahan diri dan menjaga situasi agar tetap sejuk dan kondusif.

Arjun meminta seluruh pihak melihat kasus ini secara objektif sehingga tidak menimbulkan kegaduhan baru.

“Kita meminta seluruh pihak untuk tidak berasumsi liar dan beropini secara subjektif tanpa data dan fakta yang akurat. Mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk penanganan kasus hukum ini,” tegas Arjun

Arjun menambahkan, persoalan ini murni tindakan spontanitas dan tidak memiliki hubungan sebab-akibat sehingga terjadi pemukulan.

“Jadi, kita berharap semua pihak tidak membuat pernyataan yang tendensius, prematur dan beropini bebas apalagi mengkaitkan hal ini dengan keterlibatan ormas tertentu,” harapnya.

“Apalagi menuduh tanpa bukti sebagai orang suruhan dari pimpinan ormas (untuk melakukan pemukulan) atau ada konspirasi kotor yang ingin membenturkan ormas dengan pers,” tutupnya.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wawancara dengan: Dia Ulhaq Nasution, Sekretaris HIPMI Madina Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal tahun 2013 oleh banyak pihak belum menyentuh pengembangan sektor swasta, terutama agribisnis. Pagu-pagu dana belanja terlihat lebih menajam ke program pendidikan gratis dan kesehatan gratis, infrastruktur dan lainnya. Lalu, bagimana sebenarnya gambaran agribisnis ini dan implikasinya terhadap pembangunan daerah […]

  • Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selamat, Putrinya Tewas SIDIMPUAN- Seorang ibu, Linda br Siregar (35), warga Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, beserta putrinya Sari Anggina Napitupulu (2,5), terpeleset di parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang, Minggu (27/2) malam. Aliran air parit yang deras mengakibatkan keduanya terseret arus. Si ibu berhasil selamat setelah ditolong warga, namun putrinya ditemukan tewas, […]

  • Hari Bhayangkara ke 78, Polres Madina Musnahkan 140 kg Barbut Ganja

    Hari Bhayangkara ke 78, Polres Madina Musnahkan 140 kg Barbut Ganja

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    140 kg barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara di bakar di Hari Bhayangkara ke 78 ( nap) MADINA- Mandailing Online : Hari Bhayangkara ke 78 di Mapolres Mandailing Natal ( Madina) senin 1/7 diwarnai dengan pemusnahan barang bukti ganja hasil tangkapan Sat Narkoba. Ada 140 kg ganja siap edar yang dimusnahkan dengan cara di bakar. […]

  • Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Pesantren Mustofawiyah Purba Baru menyatakan akan mengganti seluruh peralatan sekolah santri putri yang terbakar. Sebanyak 6 ruang asrama santri putri Pesantren terbesar dan tertua di Kabupaten Mandailing Natal ini terbakar Selasa (4/9) menyebabkan pakaian dan perlengkapan sekolah santri putri ludes. Kepala Keamanan Musthafawiyah, Ustadz M Ridwan Nasution menyatakan, berdasar pembicaraannya dengan […]

  • “Balita Diculik di Teras Rumah”

    “Balita Diculik di Teras Rumah”

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • 100 Elemen Masyarakat Menolak 3 Orang Anggota KPU Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seratus orang dari berbagai elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) membubuhkan tandatangan dalam surat laporan keberatan pencalonan kembali 3 orang anggota KPU Madina. Ketiga orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina tersebut adalah Raimah Siregar SP, Khollad Daulay dan Elvi Aida. Ketiganya dinyatakan tak layak lagi menjadi anggota KPU untuk priode mendatang, […]

expand_less