Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Penambang Emas Liar di Huta Bargot Abaikan Pemerintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Gencarnya upaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menertibkan penambangan emas liar di Kecamatan Huta Bargot melalui surat peringatan maupun sosialisasi, tak membuat penambang emas liar menghentikan aktifitasnya.

Penambang tidak menghiraukan larangan pemerintah. Jumlah penambang malah semakin bertambah dan marak melakukan penggalian tanpa memikirkan keselamatan warga sekitar dan rusaknya lingkungan akibat bahan kimia yang digunakan.

Informasi yang diperoleh wartawan di Panyabungan, Ahad (20/02/2011), upaya penertiban penambangan emas liar di Huta Bargot oleh Pemkab Madina sudah dilakukan sejak November 2010 dengan surat Bupati Nomor 33.1/576/SAT.POL-PP/2010 ditindaklanjuti surat Camat Huta Bargot Nomor 33.1/48/HB/2010 Tanggal 18 Oktober 2010 Tentang Penertiban Penambangan Liar.

Sebelumnya, Camat Huta Bargot Murnadi Pasaribu saat dikonfimasi melalui telepon, mengatakan pihak kecamatan kembali mengeluarkan surat yang ketiga kalinya Tanggal 14 Februari 2011 perihal penertiban tambang liar.

“Selain itu, upaya yang kita lakukan untuk menertibkan masyarakat dari kegiatan penambangan liar ini, kita telah mengundang seluruh kepala desa di Kecamatan Huta Bargot dengan tujuan mereka bisa mensosialisasikan dampak negatif penambangan emas liar untuk lingkungan sekitar,” kata Murnadi.

Masih kata Murnadi, upaya lain yang dilakukan dalam menertibkan penambang emas liar, pihak kecamatan memerintahkan kepala desa melakukan pendataan atau menginventarisasi nama-nama pemilik lubang dan mesin penggilingan, serta semua yang terkait dengan penambangan emas liar di atas bukit.

Sementara Kabid Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi Madina Hamonangan Hutasuhut saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, Dinas Pertambangan dan Energi Madina sudah beberapa kali menyurati pihak kecamatan agar segera melakukan penertiban penambangan emas liar di Huta Bargot.

“Karena mengingat dampaknya terhadap lingkungan sangat besar yang nantinya akan membahayakan masyarakat di sekitar penambangan emas liar, baik itu merusak air, hutan dan tanah di Kecamatan Huta Bargot,” tegas Hamonangan. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika Pimpin Apel Pasca Pelantikan

    Wabup Atika Pimpin Apel Pasca Pelantikan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution memimpin apel gabungan perdana pasca-pelantikan kepala daerah. Berlangsung di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, Panyabungan, Senin (24/5/2025). Atika dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya meminta pegawai pemerintah menunjukkan citra yang baik kepada masyarakat, termasuk pemudik. “Wajah Madina di mata perantau […]

  • Pembahasan Alokasi Anggaran Pilkades di Madina Hampir Selesai

    Pembahasan Alokasi Anggaran Pilkades di Madina Hampir Selesai

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Alokasi anggaran untuk pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di 256 Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sudah hampir selesai, untuk pelaksanaan sendiri alokasi anggaran di ambil dari anggaran ADD, sementara oengamanan di alokasikan di APBD Madina. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Madina Ahmad Mainul Lubis pada Mandailing Online […]

  • Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, Banyak tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Arab Saudi menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual, juga melakukan hubungan gelap dengan majikan. Mereka harus menanggung aib, mengandung anak hasil perbuatan haram. Saat mereka pulang ke Indonesia, TKW yang bermasalah itu menjadi kebingungan dengan anak yang dibawanya. Apalagi, ada dari mereka yang telah mempunyai suami […]

  • Unlearning Loss Education

    Unlearning Loss Education

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi   Polemik learning loss dalam sistem pendidikan negeri ini makin parah. Sudah sebelas bulan pelaksanaan pendidikan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hanya menghasilkan masalah baru. Learning loss education seharusnya sudah bisa diprediksi. Kebijakan pemerintah membuat kurikulum  darurat di era pandemi   pun tidak banyak menolong. Para orang tua […]

  • Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): maraknya kabar bahwa pengusaha gelundung dan tong dipanggil unit Reskrim Polres Madina membuat para pengusaha kuwatir. Maraknya Penambangan Tanpa Izin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memang menjadi berkah bagi para pengusaha Glundung dan Tong yang merupakan usaha kecil untuk pemisah bijih emas. Salah seorang pengusaha Glundung di Hutabargot yang enggan […]

  • Awas, Penjahat Bidik Polisi

    Awas, Penjahat Bidik Polisi

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengingatkan jajaran kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaannya. Menurut Neta, para penjahat belakangan ini sudah semakin nekad dan sadis, yakni menembak polisi yang berada di sekitar lokasi kejahatan. “IPW prihatin dengan maraknya aksi penembakan terhadap polisi yang dilakukan tersangka kriminal,” ujar Neta S Pane dalam keterangannya kepada koran […]

expand_less