Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Penambang Emas Liar di Huta Bargot Abaikan Pemerintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Gencarnya upaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menertibkan penambangan emas liar di Kecamatan Huta Bargot melalui surat peringatan maupun sosialisasi, tak membuat penambang emas liar menghentikan aktifitasnya.

Penambang tidak menghiraukan larangan pemerintah. Jumlah penambang malah semakin bertambah dan marak melakukan penggalian tanpa memikirkan keselamatan warga sekitar dan rusaknya lingkungan akibat bahan kimia yang digunakan.

Informasi yang diperoleh wartawan di Panyabungan, Ahad (20/02/2011), upaya penertiban penambangan emas liar di Huta Bargot oleh Pemkab Madina sudah dilakukan sejak November 2010 dengan surat Bupati Nomor 33.1/576/SAT.POL-PP/2010 ditindaklanjuti surat Camat Huta Bargot Nomor 33.1/48/HB/2010 Tanggal 18 Oktober 2010 Tentang Penertiban Penambangan Liar.

Sebelumnya, Camat Huta Bargot Murnadi Pasaribu saat dikonfimasi melalui telepon, mengatakan pihak kecamatan kembali mengeluarkan surat yang ketiga kalinya Tanggal 14 Februari 2011 perihal penertiban tambang liar.

“Selain itu, upaya yang kita lakukan untuk menertibkan masyarakat dari kegiatan penambangan liar ini, kita telah mengundang seluruh kepala desa di Kecamatan Huta Bargot dengan tujuan mereka bisa mensosialisasikan dampak negatif penambangan emas liar untuk lingkungan sekitar,” kata Murnadi.

Masih kata Murnadi, upaya lain yang dilakukan dalam menertibkan penambang emas liar, pihak kecamatan memerintahkan kepala desa melakukan pendataan atau menginventarisasi nama-nama pemilik lubang dan mesin penggilingan, serta semua yang terkait dengan penambangan emas liar di atas bukit.

Sementara Kabid Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi Madina Hamonangan Hutasuhut saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, Dinas Pertambangan dan Energi Madina sudah beberapa kali menyurati pihak kecamatan agar segera melakukan penertiban penambangan emas liar di Huta Bargot.

“Karena mengingat dampaknya terhadap lingkungan sangat besar yang nantinya akan membahayakan masyarakat di sekitar penambangan emas liar, baik itu merusak air, hutan dan tanah di Kecamatan Huta Bargot,” tegas Hamonangan. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

    Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London : Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas. Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit […]

  • Pergeseran Jabatan Terjadi, Eli Mahrani Lantik 6 Ketua PKK Baru

    Pergeseran Jabatan Terjadi, Eli Mahrani Lantik 6 Ketua PKK Baru

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pergeseran jabatan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) turut berimbas pada posisi ketua PKK di beberapa kecamatan. Atas hal tersebut, Ketua TP PKK Madina Eli Mahrani melantik enam ketua PKK kecamatan. Keenam ketua PKK kecamatan yang baru dilantik adalah Emmy Kholidah sebagai ketua TP PKK Kecamatan Panyabungan, Rohima […]

  • YATIM KINI GELARNYA

    YATIM KINI GELARNYA

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Rina Youlida Nurdina Siang jelang sore, di keramaian pasar tardisional di kotaku, masih terasa terik meski waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB. Para pedagang masih banyak yang sibuk dengan dagangannya masing-masing. Namun ada pula yang mulai menyusun rak-rak kayu tempat sayuran karena sudah mulai kosong karena terjual. Terlihat pula pedagang yang membersihkan kulit bawang […]

  • Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca kisruhnya pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap berjanji akan transparan dan terbuka dalam rekrutmen yang diduga terjadinya kecurangan. Mantan Sekda Tapsel ini mengatakan, semua hasil ranking akan diumumkan kepada publik pada saat pengumuman nama-nama CPNS yang lulus testing. Namun, panitia seleksi penerimaan […]

  • Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ali Muhammad Mori, seorang pekerja sosial dan pendeta dari Jepang. Ia mengaku sangat terkesan dengan cara saleh beberapa Muslim di Manchuria, tempat tinggalnya dulu. Kisah ini bermula dari 18 tahun yang lalu ketika Ia berada di Manchuria dimana Jepang masih menguasai daerah tersebut. Waktu itu di padang pasir dekat Pieching adalah kali pertamanya Ia bergabung […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

expand_less