Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

P-APBD Madina 2022 “Zero Defisit” Disahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
  • print Cetak

Rapat paripurna pengesahan P-APBD TA 2022 di DPRD Mandailing Natal. Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) TA 2022 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, disahkan, Jum’at (30/9/2022).

Pada P-APBD ini Pendapatan Daerah disepakati sebesar Rp 1.622.439.803.865.

Sementara sisi Belanja Daerah disepakati sebesar Rp 1.741.937.114.097.

Gambaran angka tersebut mencerminkan pagu pendapatan lebih kecil dibanding belanja. Selisihnya Rp 119.497.310.232.

Namun, selisih itu dapat ditutupi dari Penerimaan Pembiayaan yaitu penerimaan yang berasal dari komponen penerimaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) sebesar Rp. 133.997.310.232, sehingga struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 ini menganut anggaran berimbang atau zero defisit.

Pengesahan P-APBD TA 2022 ini berlangsung pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal dipimpin Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis. Dihadiri Bupati Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution; para anggota legislatif, Fokopimda, para pimpinan OPD.

Secara garis besar, Pendapatan Daerah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 110.771.193.487; Dana Transfer sebesar Rp 1.495.139.831.632; Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 16.528.778.746.

Di struktur pendapatan ini, tercatat terjadi peningkatan sebesar Rp33.817.520.984 dari dua komponen pendapatan, yakni dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan sebesar Rp8.580.130.707 dan pendapatan Transfer yang mengalami peningkatan sebesar Rp25.237.390.277.

Di sisi belanja, anggaran belanja terbagi pada kelompok belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

Untuk belanja operasi disepakati sebesar Rp 1.137.778.767.707.

Belanja modal Rp 215.546.307.227.

Belanja tidak terduga disepakati sebesar Rp 23.815.808.000.

Belanja transfer disepakati sebesar Rp 364.796.231.163.

Angka belanja pada P-APBD yang berpagu Rp 1.741.937.114.097 ini menunjukkan kenaikan dari belanja di APBD murni yang sebesar Rp1.602.456.926.434. Kenaikannya sebesar Rp139.480.187.663.

Uraiannya sebagai berikut:

BELANJA OPERASI
Belanja pegawai sebesar Rp 748.456.670.189 di APBD murni, setelah perubahan naik sebesar Rp 2.566.206.927, menjadi Rp 751.022.877.116 di P-PAPBD.

Belanja Barang dan Jasa sebelum perubahan sebesar Rp 288.165.941.810, setelah perubahan  menjadi sebesar Rp 368.229.890.591, atau bertambah sebesar Rp 80.063.948.781.

Belanja Hibah sebelum perubahan sebesar Rp 12.194.,600.000, bertambah sebesar Rp 375.000.000,  sehingga menjadi sebesar Rp 12.569.600.000.

Belanja Bantuan Sosial sebelum perubahan sebesar Rp 3.915.000.000, bertambah sebesar Rp 2.041.400.000, menjadi sebesar Rp. 5.956.400.000.

Belanja Modal terdiri dari belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi dan belanja modal aset tetap lainnya sebesar Rp 167.569.576.635, diasumsikan mengalami kenaikan sebesar sebesar Rp 47.976.730.592, menjadi sebesar sebesar Rp 215.546.307.227, dengan rincian sebagai berikut :

A. Belanja Modal Tanah mengalami kenaikan, semula sebesar Rp 1.250.000.000, menjadi Rp 7.200.000.000, atau bertambah sebesar Rp. 5.950.000.000.

B. Belanja Modal Peralatan Dan Mesin sebelum perubahan dialokasikan sebesar Rp 30.828.557.545, setelah perubahan menjadi Rp 42.402.016.072, atau bertambah sebesar Rp 11.573.458.527.

C. Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 31.410.410.162, setelah perubahan menjadi Rp 35.104.266.051, atau bertambah sebesar Rp 3.693.855.889.

D. Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi sebelum perubahan sebesar Rp 81.525.071.388, mengalami kenaikan sebesar Rp.26.476.532.371, sehingga menjadi sebesar Rp 108.001.603.759.

E. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya sebelumnya sebesar Rp 22.555.573.540, menjadi sebesar Rp 282.883.805, atau bertambah sebesar Rp 22.838.421.345.

3. Belanja Tidak Terduga sebelumnya sebesar Rp 16.815.808.000, menjadi Rp.23.815.808.000, atau bertambah sebesar Rp 7.000.000.000.

4. Belanja Transfer sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 365.339.329.800, turun sebesar Rp 543.098.637, sehingga menjadi Rp 364.796.231.163.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Bukit Malintang Hibahkan Lahan Kepada TNI

    Masyarakat Bukit Malintang Hibahkan Lahan Kepada TNI

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Masyarakat Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal menyerahkan lahan kepada TNI untuk pertapakan kantor Koramil seluas 12 x 20 m. Penyerahan hibah tanah itu diterima langsung oleh Dandim 0212/TS Letkol Inf Sefta Viandi DP. Sip didampingi Camat Bukit Malintang Samsy S.Sos, Danramil 12/Siabu Kapten Inf B. Hutabarat, Kapolsek Siabu AKP Antono, […]

  • Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Menteri Perdagangan Rahmat Gobel langsung meminta jajarannya turun ke lapangan untuk memeriksa seluruh pasar yang menjual beras plastik. Langkah itu dilakukan setelah warga Jakarta dilanda keresahan dengan munculnya beras palsu. "Saya sedang minta dirjen saya untuk ke pasar melihat informasi adanya beras dari Tiongkok, apalagi beras plastik," ujar Gobel di kompleks Istana Negara, […]

  • Jalan ke Candi Bahal Portibi Rusak

    Jalan ke Candi Bahal Portibi Rusak

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA- Infrstruktur jalan menuju objek wisata Candi Bahal di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Paluta sepanjangan lebih dari 2 km dikeluhkan warga karena rusak. Akibatnya, objek wisata peninggalan sejarah ini tidak diminati pengunjung maupun warga. Selain jalan, di kawasan wisata tersebut minim akan penerangan jalan yang mengakibatkan, keberadaan jalan di malam hari sangat gelap dan sangat […]

  • USU Medan Umumkan 3.234 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2011

    USU Medan Umumkan 3.234 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2011

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Sebanyak 3.234 dari 31.100 peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri dinyatakan lulus masuk Universitas Sumatera Utara tahun akademik 2011-2012. Kabag Humas Universitas Sumatera Utara (USU), Bisru Hafi, di Medan, Rabu, 29 Juni 2011, mengatakan, tahun ini calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang mendaftar melalui panitia lokal USU mencapai 31.100 […]

  • CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  CV Serba Wangi Panyabungan saat ini mulai mengembangkan pakaian batik khas daerah Mandailing. Pakaian batik yang  diperuntukkan  untuk kalangan siswa SD, SLTP, SMA, guru-guru  dan umum ini hadir dengan berbagai macam motif. Terobosan ini dilakukan mengingat hingga saat ini pangsa pasar untuk batik khas daerah masih luas. Hingga saat ini diperkirakan  jumlah […]

  • Lopo Kopi Dotek: Ruang Sosial Serasa Ngampus

    Lopo Kopi Dotek: Ruang Sosial Serasa Ngampus

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Goresan Ringan: Ludfan Nasution Jurnalis/pengamat, tinggal di Kotasiantar, Panyabungan   Di banyak tempat di Mandailing dan Tapanuli bagian selatan lainnya, lopo kopi (lepau/warung kopi) bukan sekadar tempat minum kopi. Ia adalah ruang sosial kecil tempat pikiran bertemu, beradu, lalu berpisah tanpa perlu diputuskan siapa yang benar. Di sana kopi sering disajikan dalam bentuk yang […]

expand_less