Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bagas Godang di Ulu Pungkut Peringkat Tiga Anugerah Pesona Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
  • print Cetak

Bagas Godang di Huta Godang. Foto tahun 2014.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bagas Godang yang berada di Kelurahan Huta Godang Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut berhasil meraih juara tiga Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022 untuk kategori Kampung Adat di Indonesia.

Acara API Award 2022 ini diselenggarakan di Banda Aceh pada Jumat (25/11/2022) lalu.

Penghargaan API Award 2022 merupakan bagian dari kegiatan tahunan yang diselenggarakan untuk membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia.

API turut mendorong peran dari berbagai pihak, yaitu masyarakat, pihak industri/swasta, dan pemerintah provinsi hingga kota dalam mempromosikan pariwisata yang ada di Indonesia serta mengembangkan ekonomi lokal secara nyata dan masif.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Yasir Lubis, mengatakan bahwa pada saat mengajukan Bagas Godang Huta Godang di Kecamatan Ulu Pungkut ke ajang API 2022 tidak lepas dari beberapa motivasi.

Pertama, masih ada keterikatan dan pengaruh keberadaan Bagas Godang ke adat istiadat dan budaya di sekitarnya. Kedua, arsitektur Bagas Godang masih mempunyai komponen yang orisinal.

Ketiga, keberadaan Bagas Godang telah memberikan pengaruh besar terhadap hubungan sosial budaya masyarakat dan patriotisme masyarakat pada masa perjuangan. Selain itu, daerah tersebut juga melahirkan tokoh besar seperti Mangaraja Junjungan Lubis, Gubernur Sumut yang keenam.

Berkat meraih juara tiga di ajang API 2022, pembangunan agrowisata, budaya, dan sejarah di Kecamatan Ulu Pungkut akan segera dilakukan pada tahun 2023 mendatang. Pembangunan ini tidak lepas dari sarana dan prasarana pendukung wisata di sekitar Bagas Godang.

Dengan membangun sejumlah fasilitas yang memadai, diharapkan akan meningkatkan daya tarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Selain itu, kita juga akan mengupayakan rehabilitasi bangunan sekolah rakyat (HIS Katopanan) yang ada disekitar Bagas Godang untuk dijadikan museum sebagai tempat penampungan benda bersejarah pada masa perjuangan hingga revolusi,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Yasir Lubis, dikutip ANTARA.

Sumber: Merdeka.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kobaran Api Hanguskan 4 Rumah Warga Desa Singkuang Satu Madina

    Kobaran Api Hanguskan 4 Rumah Warga Desa Singkuang Satu Madina

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Singkuang ||Mandailing Online – Hanya dua hari lagi menuju Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, namun musibah kebakaran melanda Desa Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kamis (19/03/26) malam, kobaran api menghanguskan sedikitnya 4 unit rumah warga. Camat MBG, Zul Hidayat, mengkonfirmasi bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul […]

  • Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mandailing Online ): Praktek pembiaran terhadap pelaku tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus membawa korban. Kali ini seorang pekerja tambang ditemukan tidak bernyawa tertimbun material longsor di areal pertambangan. ” pak ini ada korban longsor di lokasi tambang emas. Dia ditemukan sudah meninggal tertimbum material […]

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 19)

    MARSIDAO-DAO (episode 19)

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung do sidung manaktak sibodak dohot mambongka arambir, na marmulian ma deba tu bagasna. Tar dua tolu kahanggi sisolkot dohot Si Muklan boti Maramis les juguk dope i sopo i mangidup-idup sareto manyirup kopi. Si Poso pe madung muli do parjolo, harana ngada sadia dao bagas ni alai tingon […]

  • Wakil Bupati dan Sekda Ikut Memadamkan Api

    Wakil Bupati dan Sekda Ikut Memadamkan Api

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah jerit pekik dan kesibukan memadamkan api di Pasar Baru Panyabungan, ternyata Wakil Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dan Sekda Mandailing Natal Daud Batubara ikut memadamkan. “Pak wakil Bupati dan Sekda ikut membantu memadamkan api,” ujar Sahrul warga Sipolu-polu yang turut membantu pemadaman. Kebakaran terjadi sekira pukul 03:45 WIB, bertepatan […]

  • Copot Kapolres Madina

    Copot Kapolres Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno diminta mencopot Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan karena dinilai banyak kasus yang tidak bisa dituntaskan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksecutif Mandailing Natal Development Watch (Mata Dewa) Miftahuddin kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (05/12/2010). “Kita melihat banyak sekali permasalahan yang tidak tuntas mengakibatkan kita sebagai masyarakat Madina […]

expand_less