Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Membangun Desa Yang Madani Optimalisasi Pemuda Melalui Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • print Cetak

Oleh: Ahmad Husein

Dana desa yang dialokasikan dari pemerintahan pusat untuk daerah menjadi gerbong menuju desa yang maju, itulah tujuan dari alokasi dana desa. Tetapi dalam praktek di lapangan dana desa tidak dioptimalkan dalam melakukan pembangunan, akan tetapi sering dipergunakan dalam hal yang tidak produktif sehingga dana desa tidak berdampak begitu banyak terhadap kemajuan desa disebabkan kepala desa dalam melakukan  pengelolaan dana desa belum mampu untuk melakukan pengelolaan uang dana desa.

Antusias pemerintah pusat untuk membangun desa sangatlah serius untuk kemajuan desa. Kendalanya selalu pengelolaan dana desa ini tidak sesuai dengan kemajuan desa. Penggunanan dana desa yang tidak tepat sasaran tidak akan menghasilkan perubahan apa-apa sehingga tidak ada efek yang positif untuk masyarakat kita. Inilah problem yang sesungguhnya di desa kita. Kemampuan kita untuk mengelola dana desa sesuai dengan sasaran sehingga berdampak positif untuk masyarakat belum tercapai.

Seharusnya, masyarakat kita bercermin kepada Desa Umbul Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pada tahun 2001 desa ini termasuk desa yang tertinggal, tetapi dengan adanya pemanfaatan dana desa, Desa Ponggok berhasil meraup penghasil pertahun 14 milliar Rupiah sehingg Ponggok menjadi desa wisata terbaik di Indonesia pada tahun 2017. Bisakah kita (Mandailing Natal) seperti desa Ponggok yang mampu mendapatkan hasil yang memadai?

Memang  kemampuan masyarakat kita masih lemah untuk melakukan pengelolaan yang memadai, tetapi itu tidak bisa menjadi alasan bahwa masyarakat kita bisa atau lari dari keadaan dari ketidakmampuan itu, misalnya dalam sebuah desa mempunyai pemuda (mahasiswa) sarjana pertanian atau peternakan akan menjadi aset yang besar untuk masyarakat. Semua mahasiswa yang mempunyai konsentrasi dengan perkebunan dan peternakan mereka disuruh untuk menuntaskan potensi yang ada di kampung tersebut dibekali dengan ilmu pengetahuan  dan praktik yang memadai sehinnga ada tolak ukur dari sebuah kampus mahasiswa ini akan mampu untuk mengembangkan desanya, itu akan lebih bermanfaat untuk desa daripada dana desa dikucurkan pertahun namun tidak menghasilkan apa-apa.

Pemuda merupakan sumber daya potensial sebagai ungkapan wakil ketua DPRD Gorontalo, pemuda memiliki jiwa kreatif dan inovatif, tanpa adanya generasi penerus pertanian dan peternakan maka bangsa ini akan bisa punah dengan sendirinya karena sedikit sekali nanti orang akan mau bertani dan beternak maka jika tidak dibekali dengan beternak yang kreatif dan produktif apalagi Mandailing Natal sangat potensial dalam mengembangkan desa pertanian dan peternakan.

Optimalisasi Dana Desa dengan pemuda, mereka akan menjadi akan menjadi kunci keberlanjutan pembangunan dan pemikiran-pemikiran modern karena pemuda dekat dengan informasi dan teknologi hal ini akan menjadi modal yang besar untuk sebuah desa. Kekayaan dan kehidupan bermula semuanya dari desa yaitu beras, ikan sayur dll yang menjadi pokok kehidupan manusia sehari-hari baik yang tinggal didesa dan kota.

Desa menjadi dasar keberlangsungsan kehidupan tanpa desa perekonomian kita akan lambat bahkan mati, selain tumbuhan dan peternakan bahwa desa juga menyimpan kekayaan yang banyak termasuk tambang emas dan tembaganya yang menjadi simbolis kekayaan bagi masyarakat kota.

Pemuda juga berfungsi sebagai agent controlling dalam mengawasi pembangunan dan mengontrol pembangunan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah desa, dengan demikian pemuda harus paham ilmu hukum jika terjadi penyelewanan pemerintah desa, namun apa yang terjadi di daerah kita sendiri tanpa ilmu pengetahuan masyarakat akan dibodohi yang mempunyai kepentingan dengan demikian masyarakat yang mempunyai anak harus menyekolahkan anak-anaknya setinggi-tingginya.

Demikianlah ungkapan Bung Karno berkata beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia. Tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai sumpah pemuda, selamat hari ultah yang ke-92 bagi pemuda se Indonesia. Pertanyaan selanjutnya apa yang di harapkan dari pemuda itu, yang diharapkan dari pemuda adalah semangat inovasi dan dan kreasi sehingga mampu mengubah keadaan.

Sebagai pepatah India “hormatilah orang dan sayangilah pemuda” kenapa karena di dalam diri orang tua ada pengalaman sementara dalam diri pemuda ada kekuatan. Dari konteks Madina, apa ada kekuatan pemuda itu sendiri kemudian membanggakan sebagai pemuda. Selayaknyalah pemuda ikut andil dalam pembangunan masyarakat dengan mengkontrol dana-dana itu sesuai dengan fungsinya. Apakah sudah seperti itu atau bertolak belakang dengan itu. Semoga pemuda madina menjadi lebih jauh kedepannya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

    Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Berbiaya Rp38 M, Bisa Tampung 2.250 Orang Setelah selama kurang lebih lima tahun masa pembangunan, Masjid Agung Nur Alannur Kabupaten Mandailing Natal akhirnya diresmikan Bupati H Amru Daulay SH didampingi seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Madina, Kamis (26/8) malam usai salat tarawih bersama. Peresmian masjid yang terletak di Desa Parbangunan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan […]

  • Polisi Perketat Penerbitan SIM untuk Pelajar

    Polisi Perketat Penerbitan SIM untuk Pelajar

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepolisian memperketat penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk kalangan pelajar. Hal ini sebagai respon atas makin banyaknya tingkat kecelakaan berkendaraan di kalangan usia pelajar, akhir-akhir ini. “Yang ambil SIM kita adakan peningkatan pengecekan baik prakteknya maupun kegiatan yang berkaitan dengan ujian praktek,” ujar Kepala Bagian Produksi dan Dokumentasi Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Kombes […]

  • Warga Bintuas Temukan Buaya

    Warga Bintuas Temukan Buaya

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu ekor buaya ditemukan warga di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Senin (16/11). Temuan ini memberikan gambaran bahwa sungai di kawasan Bintuas memiliki buaya, hanya saja jarang ditemukan warga. Sejauh ini, belum diketahui laporan jumlah spesies buaya yang hidup di Sungai Bintuas. Belum diperoleh konfirmasi jenis kelamin, usia dan panjang badan buaya yang ditemukan […]

  • Pemerintah dan Kadin Sepakat Genjot Kawasan Ekonomi Khusus Madina

    Pemerintah dan Kadin Sepakat Genjot Kawasan Ekonomi Khusus Madina

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah dan Kadin menyepakati kelanjutan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandailing Natal (Madina) karena memiliki prospek yang bagus. Berdasar kajian dan analisa yang dilakukan pemerintah Indonesia serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara disimpulkan KEK Madina mengandung peluang dan potensi besar sebagai salah satu kawasan ekonomi di sepanjang […]

  • Dana Desa di Raorao Lombang Digunakan Bangun Jalan ke Perkebunan Kopi Rakyat

    Dana Desa di Raorao Lombang Digunakan Bangun Jalan ke Perkebunan Kopi Rakyat

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Dana Desa tahun ini dikucurkan bagi infrastruktur ekonomi di Desa Raorao Lombang, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal. Infrastruktur ekonomi itu berupa peningkatan jalan menuju sentra perkebunan warga jenis rabat beton sbenyak 4 jalur dengan total panjang sekitar 1.980 meter. Kepala Desa Raorao Lombang, Irpan Ismail menjawab wartawan pekan lalu menyebutkan upaya […]

  • DCS Dapil 5 PKPI Madina

    DCS Dapil 5 PKPI Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 PKPI Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less