Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Atika Sebut Penyebab Langkanya Gas 3kg Karena Sering Libur Nasional

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Salah satu pemicu langkahnya gas 3kg atau gas melon di tingkat pengecer akibat seringnya hari libur nasional sehingga berimbas pada jadwal distribusi dari Pertamina ke agen hingga pangkalan.

Pasokan gas LPG 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan sejak hari raya Idul Fitri 1445 lalu. Gas LPG langka di tingkat pengecer. Imbasnya Harga menjadi labil, mulai dari Rp. 20.000 pertabung hingga Rp. 25.000.

Biasanya 80 tabung dalam satu Minggu masuk ke pangkalan Kata Atika salah satu pengecer di Lumban Pasir, Gunung Tua Panyabungan. Akan tetapi akibat seringnya tanggal merah distribusi gas bersubsidi macet.

“Karena seringnya tanggal merah, gas tidak masuk,” Katanya. Kamis siang, (08/05).

Tidak diganti dihari lain jelasnya, menjadi penyebab gas bersubsidi makin berkurang di pangkalan. Diceritakannya, gas LPG tak di ganti pada hari lain jika saat pendistribusian bertepatan dengan tanggal merah, sehingga membuat konsumen kesal serta tak ada sosialisasi mengenai hal itu.

“Kalo pendistribusian tepat pada tanggal merah, pastinya gas tidak masuk, dan tidak diganti juga dihari lain, sehingga jatah gas untuk dijual menjadi berkurang,” papar Atika

Saat ini Kata Atika, Dia menjual gas 3kg diharga Rp.20.000 pertabungnya. Meski langka di pangkalan harga masih tetap normal di kios miliknya.

Disisi lain, Ibu ibu di Panyabungan Kota merasa harga gas saat ini tidak stabil, di pangkalan mereka mendapati harga gas melon sampai diharga 25ribu. Salah satunya ibu Aulia. Harga 25ribu menurutnya telah melebihi harga Het.

“Memang disemua pangkalan di Panyabungan gas 3kg langka,” Ujarnya. Menurutnya, gas ludes di semua sub agen yang ada di Kota Panyabungan. Dengan kondisi tersebut pasokan gas menjadi kurang yang akhirnya harga menjadi naik. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online  – Tak terima didemosi jadi staf pelaksana, Rahmad Daulay, ST, seorang ASN Pemkab Mandailing Natal / mantan Kepala Inspektorat melawan. Ia resmi mengadukan Bupati Madina ke Ombudsman Sumut dan BKN. Alasannya sanksi dinilai cacat prosedur dan salah aturan. Rahmad Daulay pada Mandailing Online Senin 27/4/2026 mengirimkan kronologis kejadian.  Kasus sendiri bermula 29 Oktober […]

  • Polisi: Bom Poso Berdaya Ledak Rendah

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Palu, – Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengatakan ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolres Poso, Senin pagi, berdaya ledak rendah. “Meski tubuh pelaku hancur dan kendaraannya rusak, bangunan di sekitar tidak terkena dampaknya,” kata Soemarno kepada wartawan di Palu, Senin.  Dia mengatakan bahwa bom tersebut memang mematikan jika terdapat orang yang […]

  • 13 Anak Punk Terjaring Razia

    13 Anak Punk Terjaring Razia

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dalam beberapa bulan terakhir, anak punk semakin menjamur di Kota Binjai. Untuk melakukan penertiban terhadap anak-anak punk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, menggelar razia yang dilakukan langsung oleh Satuan Polsi Pamung Peraja (Sat Pol PP), Senin (20/2) pagi pukul 09.00 WIB. Dalam razia yang dilakukan itu, petugas Sat Pol PP mengamankan 13 anak punk […]

  • Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

    Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEREMPUAN harus lebih waspada jika bepergian pada siang. Sebab, para pelaku curas menjadikan mereka sebagai sasaran utama ketika beraksi. Saat ini, pelaku tidak lagi berpikir untuk beraksi saat sepi atau malam. Di tempat ramai dan siang bolong pun, pelaku tetap nekat beraksi. Hal itu merupakan pengakuan Syaiful, 22, dan Rega Bagus, 18, warga Jalan Tanjungsari, […]

  • Konsistensi Pemda Madina Dipertanyakan.Publik Soroti Pernyataan Bupati Tentang Disiplin

    Konsistensi Pemda Madina Dipertanyakan.Publik Soroti Pernyataan Bupati Tentang Disiplin

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi lubuk larangan di Mandailing Natal menuai sorotan keras dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi, mempertanyakan konsistensi pemerintah daerah dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). “Pernyataan soal ketidakdisiplinan masyarakat itu sah-sah saja, tetapi publik juga berhak mempertanyakan […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Polres Mandailingnatal ( Madina) telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Ke 7 tersangka itu 1 diantaranya sebagai pemilik alat berat. Mereka saat ini di tahan di Mapolres Madina. Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, JH ( 33 th) warga desa […]

expand_less