Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ini Biang Kerok Rendahnya PAD Madina dari Sektor Pajak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
  • print Cetak

Ahmad Yasir Lubis Kepala Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) Pemkab Madina ( ist)

MADINA – Mandailing Online : Pendapatan Asli Daerah atau PAD adalah penerimaan dari sumber sumber didalam wilayah suatu daerah tertentu yang dipungut berdasarkan Undang undang yang berlaku. Di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Sumatera Utara, target PAD untuk tahun 2024 sendiri senilai Rp. 134.540 498.597,00 yang diperoleh dari berbagai sumber.

Sektor pajak menjadi salah satu biang kerok kerap tidak tercapainya target PAD di Madina.

Kepala Badan Pendapatan Pemkab Madina (Mapenda), Ahmad Yasir Lubis mengakui sumber PAD Madina yang sulit capai target dari sektor pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak mineral bukan logam (MBL) atau galian C, pajak hiburan dan pajak sarang burung walet.

” Biang kerok nya ya sektor pajak, cukup sulit mencapai target meskipun upaya pengutipan dilakukan lewat kerja ama dengan Kecamatan dan Desa, ” Jelas Yasir pada Mandailing Online kamis 4/7/2024.

Yasir mencontohkan sektor pajak dari pengelolaan sarang burung walet. Data yang diperoleh Bapenda ungkapnya ada 260an penangkaran sarang burung walet di Madina. Penangkaran itu tersebar di Kecamatan Sinunukan, Lingga Bayu, Natal, dan kota Panyabungan. Target nya sendiri sekitar Rp. 400.000.000

Kesulitan pajak dari sektor ini jelas Yasir, pemilik sarang burung walet tidak pernah mengungkapkan berapa produksi nya.

Secara runtut, kebijakan pemungutan perpajakan tertuang di UUUU dan Peraturan Daerah (Perda) No. 01 tahun 2022 tentang perpajakan. Sehingga pihaknya tetap melakukan penagihan.

“Aturan mengenai perpajakan dikenakan atas dasar usaha atau aktivitas usaha. ada jual beli yang dilakukan, Izinnya, subjek pajaknya sudah ada, dan objek nya bisa dikenakan pajak,” Jelas Yasir yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Parawisata Pemkab Madina.

Untuk keseluruhan taget PAD.Kaban Bapenda menjelaskan sampai dengan periode pertengahan tahun 2024 ini per tanggal 30 Juni 2024. Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Madina telah mencapai 42,84% atau setara dengan Rp.65.894.031.453,87 dari target Rp.134.540 498.597.

Berkaca dari Tahun lalu, PAD Madina paling signifikan bersumber dari Perolehan dari hak atas tanah dan bangunan kemudia tak over lahan atau jual beli kelapa sawit di pantai barat yang capainya retribusinya mencapai 28 miliar. ( Nap/fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Negara itu didirikan oleh rakyat. Negara didirikan bertujuan menyelenggarakan pemenuhan-pemenuhan kebutuhan rakyat. Kebutuhan rakyat itu salahsatunya adalah lapangan kerja. Negara dapat dikatakan gagal ketika negara tak mampu menyediakan lapangan kerja untuk rakyat. Ketika rakyat mampu menciptakan pekerjaan untuk dirinya, maka negara harus melindungi pekerjaan yang diciptakan rakyat itu. […]

  • Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan emas secara tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itu dikatakan Ketua Dewan Riset Daerah Madina, Syahrir Nasution SE, MM, Rabu (23/7/2014). Dikatakannya, tambang rakyat harus ditangani secara komprehensif, artinya tambang rakyat harus dilegalkan melalui […]

  • Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO)- Harga gabah kering kembali naik lagi hingga dilevel Rp4.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan dua bulan lalu dari Rp3.800 per kilogram. Tongku Mual Siregar (40), salah seorang toke pengumpul gabah kering di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengatakan, harga gabah terus mengalami kenaikan di pasaran, namun gabah sangat sulit didapat saat ini. Sehingga, banyak […]

  • Sutan Bhatoegana Tak Penuhi Panggilan KPK

    Sutan Bhatoegana Tak Penuhi Panggilan KPK

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- (MO), : Anggota Komisi VI DPR, Sutan Batoegana tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa. Ketua DPP Partai Demokrat itu beralasan masih berada di daerah pemilihan (dapil), Medan, Sumatera Utara. “Ya karena saya ada di dapil,” ujar Sutan melalui pesan singkat, Jumat (31/8/1202). Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR itu mengakui telah memberitahukan […]

  • Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kota Medan menduduki urutan keempat terbanyak kasus kekerasan terhadap anak setelah Jakarta, Makassar dan Jawa Barat, terhadap kekerasan seksual yang dialami anak. “Data yang kita peroleh dan di upgrade setiap tahunnya terdapat dari 21 juta anak di Indonesia, Medan menduduki peringkat keempat kasus kekerasan seksual. Dimana sekitar 62 persennya kasus kekerasan seksual itu dilakukan […]

expand_less