Kamis, 3 Sep 2026
light_mode

Pembunuh Istri dan Mertua di Madina, Warga Medan Ditangkap di Labuhanbatu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


RANTAUPRAPAT:
Personel Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga pelaku pembunuhan di dusun III
desa Bintungan Bejangkar Baru Kec Batahan Kab Madina. Itu, berkat informasi yang dikirimkan pihak Polres Madina.

Disebutkan, pelaku kejahatan yang disangkakan melanggar pasal 338 KUHP tersebut berhasil ditangkap di Dusun Sidorukun Simpang Pangkatan kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, Selasa 19 April 2011 sekitar jam 01.30 oleh Sat Reskrim Labuhanbatu, pada saat tersangka sedang melarikan diri.

Setelah menerima informasi dari Polsek Batahan yang menyebutkan tersangka RCS alias MAH als Bimas, 35 warga Simpang Limun, Medan telah melukai dan menghilangkan nyawa korban Hamidah, 35, Ibu Rumah Tangga, warga Dusun III Desa Bintungan Bejangkar Baru Kec Batahan Kab Madina
dan Misikem, 77, Ibu dari korban Hamidah, dan diketahui melarikan diri ke wilayah hokum Mapolres Labuhanbatu, pihak kepolisian melakukan
pengejaran.

Disebutkan pula, kronologis kejadian, tersangka bermoduskan pertengkaran mulut. Namun, dalam pertengkaran tersebut kemudian datang
mertua dari sitersangka membela Hamidah (korban, red). Sehingga membuat tersangka emosi dan kalap langsung mengambil sepotong kayu bakar dan
memukulkannya kepada ke dua korban sehingga ke dua korban mengalami luka robek dan memar pada kepala bagian belakang serta luka lecet pada
ke dua pergelangan tangan dan kaki dan meninggal dunia di TKP.

Selanjutnya tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor honda supra X No pol BK 3694 TY milik mertua tersangka. Dari laporan Polsek Batahan Senin tanggal 18 April 2011 sekitar pukul 16.00 wib dan laporan pihak Polres Madina tersebut, Satuan Reskrim Labuhanbatu melakukan pengejaran tersangka. Akhirnya, tersangka RCS berhasil digagalkan melakukan pelariannya.

Dari tangan tersangka juga berhasil diamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, buku nikah an tersangka dan korban, Sepeda motor Supra X BK-3694-TY, sebilah bilah keris, sebilah pisau dan BPKB sepeda motor Supra X BK-3694-TY.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan melalui AKP Titok Hutauruk Kasat Reskrim Mapolres Labuhanbatu dalam rilis pers yang
diterima membenarkan kejadian itu. Dan mengungkapkan tersangka kini ditahan pihak Polres Labuhanbatu untuk diamankan, guna proses
selanjutnya. “Sekarang tersangka telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk menunggu penjemputan dari Polres Madina,” tegas
Titok.(fh)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

  • KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

        Oleh : ASKOLANI NASUTION     PENGANTAR Harus diakui, amat sedikit referensi tentang kebudayaan Mandailing secara utuh. Beberapa sumber antropologi yang ada selama ini lebih menekankan Mandailing dari pendekatan ilmuan Barat yang memposisikan kebudayaan Mandailing sebagai sub kebudayaan Batak. Antropolog Kuntjoroningrat misalnya masih juga menyebut Mandailing dalam pendekatan orientalis seperti itu. Juga artikel-artikel […]

  • Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Z Pangduan Lubis (in memoriam) Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada tahun 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah untuk […]

  • Monument Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

    Monument Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Rencana Pembangunan Monument Jenderal Besar TNI Purn. Abdul Haris Nasution (lahir di Kotanopan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma […]

  • Pungli di Jalur Natal-Panyabungan Sirna, Supir Mampu Berhemat 25.000

    Pungli di Jalur Natal-Panyabungan Sirna, Supir Mampu Berhemat 25.000

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak kampanye anti pungli digulirkan Presiden Jokowi, supir truk di wilayah Mandailing Natal telah mampu menghemat uang. Sejumlah supir truk mengaku, mereka sudah mampu menghemat sekitar 25.000 rupiah dalam rentang perjalanan dari kawasan Pantai Barat hingga kawasan Panyabungan. Pemungut-pemungut uang berpakaian petugas di sejumlah titik antara kawasan Pantai Barat hingga kota […]

  • Bagas Godang dan Mandheling Coffee

    Bagas Godang dan Mandheling Coffee

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Bagas Godang. Di Mandailing. Rumah Besar bahasa Melayu-nya. Istana raja yang memerintah negerinya. Masa lalu. Sebelum ada negara Indonesia. Setiap ada Bagas Godang selalu ada Sopo Godang. Banyak pelajaran yang harus diperoleh dari Sopo Godang. Sopo Godang melambangkan demokrasi kerajaan-kerajaan Mandailing masa lalu. Bahkan ketika Eropa masih gelap, otoritarian, […]

expand_less