Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

19-22 April KPU Distribusikan Logistik Pemilukada

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


MADINA-
Hari ini, Selasa (19/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal mulai mendistribusikan seluruh logistik pemilukada ulang kepada PPK. Dari PPK akan didistribusikan ke PPS dan KPPS. Pelaksanaan pemilukada ulang tanggal 24 April depan.
Ketua KPU Madina, Jefri Antoni SH melalui Divisi Logistik, Hollad Daulay AMd saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Senin (18/4) menjelaskan, tiga hari menjelang pelaksanaan, seluruh logistik telah berada di KPPS begitu juga dengan format C6 yakni kartu undangan pemilih tiba ke TPS. “Jadwal ini sudah pleno KPU,” katanya.
Ia menerangkan, jumlah DPT sebanyak 265.637, sedangkan untuk kertas suara ditambah sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT tersebut. Katanya, seluruh logistik harus selesai di bagikan kepada seluruh PPK se-Kabupaten Madina. ”Hari ini akan mulai diantar ke seluruh PPK, kemudian oleh PPK ke PPS dan KPPS, dan paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan seluruh pemilih yang terdaftar di DPT akan menerima kartu undangan,” sebut Hollad.
Sementara itu, Ketua KPU Madina Jefri Antoni kepada METRO menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilukada ulang sejak di tetapkan jadwal pada tanggal 20 April lalu. ”Sosialisasinya dalam bentuk media mulai dari media elektronik cetak dan lainnya seperti spanduk, selebaran dan alat peraga lainnya,” kata Jefri.
Menurut Jefri, tak ada lagi persoalan dalam hal sosialisasi mengingat upaya-upaya yang dilakukan selama ini. Dimana dari mediasi yang KPU buat baik berupa spanduk, baleho serta selebaran lainnya dan ditambahi dengan sosialisasi secara langsung oleh PPK, PPS dan KPPS karena personil yang merupakan bagian dari KPU itu telah diperintahkan untuk mensosialisasikannya di kecamatan dan desa masing-masing. Dirinya juga optimis bahwa dalam pelaksanaan coblos ulang ini jumlah pemilih yang akan memberikan hak suaranya masih diatas 50 persen dari jumlah DPT. ”Saya optimis pemilih telah cerdas dan mengetahui demokrasi, dan perolehan suara sah nantinya diperkirakan di atas 50 persen,” tambahnya.
Dijelaskan Jefr,i bahwa dalam pelaksanaan coblos ulang hari Minggu depan tergantung kemauan dan kesadaran seluruh pemilih karena apapun upaya yang dibuat KPU kalau memang pemilihnya tak mau memberikan hak suaranya tetap tak akan memperlancar atau menambahi perolehan suara. ”Itu kan sudah diatur dalam Undang-Undang dimana setiap warga negara yang memiliki hak pilih diberikan kebebasan untuk memilih calon kepala daerahnya sesuai keinginan masing-masing.Jadi tak mungkinlah kita memaksa pemilih untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya, tugas kita hanya memberitahukan dan mensosialisasikan saja serta memfasilitasi terlaksananya pemungutan suara itu,” ujarnya.
Persoalan rendahnya animo masyarakat terhadap pemilukada ulang ini dikatakan Jefri tak mempengaruhi hasil proses demokrasi atau pemilukada ulang yang akan berlangsung pada tanggal 24 April ini, meskipun sedikit dari jumlah pemilih yang menyalurkan hak suaranya memang itulah hasil coblos ulang itu dan tak akan mempengaruhi hasil coblos ulang itu, artinya tetap sah dan diakui.
”Kita merujuk kepada Undang-Undang (UU) dan peraturan, dimana hasil dari pada pemilihan itu tak tergantung seberapa besarnya jumlah pemilih yang memberikan hak suaranya, pastinya penghitungan suara itu berdasarkan suara sah, kalau ada salah satu pasangan calon yang memeroleh hasil di atas 30 persen dari jumlah suara sah, maka dialah pemenangnya, kita tak melihat berapa jumlah dari DPT,” sebut Jefri.
Sementara itu, Ketua Pantai Barat Mandailing Foundation Kobol Nasution kepada METRO menyebutkan bahwa sikap KPU Madina yang menyatakan bahwa pihaknya hanya mensosialisasikan dan memberitahukan jadwal pemilkada ulang kepada masyarakat pemilih dinilai tak professional, dimana KPU seharusnya kreatif dalam menjalankan tugasnya, karena menurut Kobol apabila KPU hanya mensosialisasikan coblos ulang itu melalui media atau alat peraga lainnya dinilai kurang objektif.
”Kalau hanya seperti itu berarti KPU dianggap tak profesional dan masih dalam category low level, harusnya KPU melakukan evaluasi atau program lainnya yang bertujuan untuk mengetahui seperti apa pandangan masyarakat terkait pemilukada ulang ini, KPU harus bijaksana dan profesional,” sebut Kobol.
Hal ini disebutkan Kobol mengingat di desa asalnya yakni di sekitar Kecamatan Muara Batang Gadis sebagian besar masyarakat belum tahu kepan pelaksanaan pemilukada ulang ini.
Ini dikatakan Kobol merupakan suatu catatan penting bagi KPU Madina untuk mengevaluasi kinerjanya dalam hal mensosialisasikan, karena apabila terjadi pada pemilkada ulang hari Minggu depan ini jumlah pemilih yang memberikan hak pilihnya di bawah 50 persen dari jumlah DPT maka KPU dinilai telah gagal dan perlu dilakukan evaluasi kerja. ”Termasuk jugalah penggunaan anggaran, KPU itu harus bertanggung jawab terhadap kerjanya,” pungkas Kobol. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para penghuni di komplek ruko Madina Square, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menyatakan keberatan terhadap pendirian tower tower Mini T-20 di atas salah satu ruko komplek itu. Keberatan itu muncul menyusul adanya pemberian izin dari Bakhri Efendi salah satu pemilik ruko (rumah toko) kepada perusahan telefon seluler untuk mendirikan tower di atas […]

  • Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ringankan Beban Tatap Muka di dalam Kelas JAKARTA – Perhitungan jam mengajar saat ini memicu polemik. Banyak guru bersertifikat gagal mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP). Pemicunya mereka gagal mengejar beban mengajar 24 jam tatap muka per pekan. Sistem perhitungan beban mengajar itu segera diubah. Rencana pengubahan sistem penghitungan beban jam mengajar ini tertuang dalam revisi […]

  • Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa kuat yang mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyebabkan paling tidak enam orang meninggal dan sekitar dua ratus orang lainnya luka-luka. Sutopo Purwo Nugroho, humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan laporan sementara menyebutkan korban meninggal di Bener Meriah lima orang, dua hilang dan 70 lainnya luka-luka. Sedangkan di Aceh Tengah, satu orang meninggal […]

  • Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iskandar Hasibuan menyatakan maju sebagai bakal calon anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Pemilu 2024. “Sebagai upaya mengabdikan diri untuk kemaslahatan orang banyak,” kata Iskandar Hasibuan kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (30/9/2022). Wilayah pemilihannya adalah Daerah Pemilihan 7 kawasanTabagsel meliputi Tapsel, Madina, Palas, Paluta, Padangsidimpuan. Partai politik yang menjadi kederaannya […]

  • Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil. Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar. “Yang saya tahu sebelumnya ada […]

  • Ketua TP-PKK Sumut Berbagai Makanan Bergizi dengan Penderita Stunting di Madina

    Ketua TP-PKK Sumut Berbagai Makanan Bergizi dengan Penderita Stunting di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Sumatera Utara (Sumut) Ny. Nawal Lubis memberikan makanan bergizi kepada penderita stunting atau gagal tumbuh akibat kurang gizi di Bagas Godang, Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (15/6). Pemberian makanan bergizi itu dihadiri Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahani, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, Kadis Kesehatan […]

expand_less