Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

19-22 April KPU Distribusikan Logistik Pemilukada

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


MADINA-
Hari ini, Selasa (19/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal mulai mendistribusikan seluruh logistik pemilukada ulang kepada PPK. Dari PPK akan didistribusikan ke PPS dan KPPS. Pelaksanaan pemilukada ulang tanggal 24 April depan.
Ketua KPU Madina, Jefri Antoni SH melalui Divisi Logistik, Hollad Daulay AMd saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Senin (18/4) menjelaskan, tiga hari menjelang pelaksanaan, seluruh logistik telah berada di KPPS begitu juga dengan format C6 yakni kartu undangan pemilih tiba ke TPS. “Jadwal ini sudah pleno KPU,” katanya.
Ia menerangkan, jumlah DPT sebanyak 265.637, sedangkan untuk kertas suara ditambah sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT tersebut. Katanya, seluruh logistik harus selesai di bagikan kepada seluruh PPK se-Kabupaten Madina. ”Hari ini akan mulai diantar ke seluruh PPK, kemudian oleh PPK ke PPS dan KPPS, dan paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan seluruh pemilih yang terdaftar di DPT akan menerima kartu undangan,” sebut Hollad.
Sementara itu, Ketua KPU Madina Jefri Antoni kepada METRO menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilukada ulang sejak di tetapkan jadwal pada tanggal 20 April lalu. ”Sosialisasinya dalam bentuk media mulai dari media elektronik cetak dan lainnya seperti spanduk, selebaran dan alat peraga lainnya,” kata Jefri.
Menurut Jefri, tak ada lagi persoalan dalam hal sosialisasi mengingat upaya-upaya yang dilakukan selama ini. Dimana dari mediasi yang KPU buat baik berupa spanduk, baleho serta selebaran lainnya dan ditambahi dengan sosialisasi secara langsung oleh PPK, PPS dan KPPS karena personil yang merupakan bagian dari KPU itu telah diperintahkan untuk mensosialisasikannya di kecamatan dan desa masing-masing. Dirinya juga optimis bahwa dalam pelaksanaan coblos ulang ini jumlah pemilih yang akan memberikan hak suaranya masih diatas 50 persen dari jumlah DPT. ”Saya optimis pemilih telah cerdas dan mengetahui demokrasi, dan perolehan suara sah nantinya diperkirakan di atas 50 persen,” tambahnya.
Dijelaskan Jefr,i bahwa dalam pelaksanaan coblos ulang hari Minggu depan tergantung kemauan dan kesadaran seluruh pemilih karena apapun upaya yang dibuat KPU kalau memang pemilihnya tak mau memberikan hak suaranya tetap tak akan memperlancar atau menambahi perolehan suara. ”Itu kan sudah diatur dalam Undang-Undang dimana setiap warga negara yang memiliki hak pilih diberikan kebebasan untuk memilih calon kepala daerahnya sesuai keinginan masing-masing.Jadi tak mungkinlah kita memaksa pemilih untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya, tugas kita hanya memberitahukan dan mensosialisasikan saja serta memfasilitasi terlaksananya pemungutan suara itu,” ujarnya.
Persoalan rendahnya animo masyarakat terhadap pemilukada ulang ini dikatakan Jefri tak mempengaruhi hasil proses demokrasi atau pemilukada ulang yang akan berlangsung pada tanggal 24 April ini, meskipun sedikit dari jumlah pemilih yang menyalurkan hak suaranya memang itulah hasil coblos ulang itu dan tak akan mempengaruhi hasil coblos ulang itu, artinya tetap sah dan diakui.
”Kita merujuk kepada Undang-Undang (UU) dan peraturan, dimana hasil dari pada pemilihan itu tak tergantung seberapa besarnya jumlah pemilih yang memberikan hak suaranya, pastinya penghitungan suara itu berdasarkan suara sah, kalau ada salah satu pasangan calon yang memeroleh hasil di atas 30 persen dari jumlah suara sah, maka dialah pemenangnya, kita tak melihat berapa jumlah dari DPT,” sebut Jefri.
Sementara itu, Ketua Pantai Barat Mandailing Foundation Kobol Nasution kepada METRO menyebutkan bahwa sikap KPU Madina yang menyatakan bahwa pihaknya hanya mensosialisasikan dan memberitahukan jadwal pemilkada ulang kepada masyarakat pemilih dinilai tak professional, dimana KPU seharusnya kreatif dalam menjalankan tugasnya, karena menurut Kobol apabila KPU hanya mensosialisasikan coblos ulang itu melalui media atau alat peraga lainnya dinilai kurang objektif.
”Kalau hanya seperti itu berarti KPU dianggap tak profesional dan masih dalam category low level, harusnya KPU melakukan evaluasi atau program lainnya yang bertujuan untuk mengetahui seperti apa pandangan masyarakat terkait pemilukada ulang ini, KPU harus bijaksana dan profesional,” sebut Kobol.
Hal ini disebutkan Kobol mengingat di desa asalnya yakni di sekitar Kecamatan Muara Batang Gadis sebagian besar masyarakat belum tahu kepan pelaksanaan pemilukada ulang ini.
Ini dikatakan Kobol merupakan suatu catatan penting bagi KPU Madina untuk mengevaluasi kinerjanya dalam hal mensosialisasikan, karena apabila terjadi pada pemilkada ulang hari Minggu depan ini jumlah pemilih yang memberikan hak pilihnya di bawah 50 persen dari jumlah DPT maka KPU dinilai telah gagal dan perlu dilakukan evaluasi kerja. ”Termasuk jugalah penggunaan anggaran, KPU itu harus bertanggung jawab terhadap kerjanya,” pungkas Kobol. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan 1436, pemerintah kembali melakukan pengaturan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 04/2015 tentang  Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadan. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi memperihatinkan bangunan jalan ke Aek Mata, Kecamatan Panyabungan yang belakangan menjadi pembicaraan sebenarnya telah lama disuarakan masyarakat setempat. Setelah Ketua Komisi III Zainuddin Nasution meminta Kadia PUPR memutar otak sehingga pembangunan infrastruktur lebih merata, anggota DPRD dari Fraksi Golkar Sobir Lubis turut angkat bicara. “Ini sudah lama kita dan masyarakat […]

  • Awaluddin Nasution Tomas Siabu Ajak Masyarakat Pilih Paslon Nonor 1 Kalau Ingin Perubahan Lebih Baik

    Awaluddin Nasution Tomas Siabu Ajak Masyarakat Pilih Paslon Nonor 1 Kalau Ingin Perubahan Lebih Baik

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu ( Mandailing Online ): Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Harun Mustafa Nasution Senin sore 21/10 berkunjung ke tempat wisata pemandian air panas siabu. ia ingin melihat prospek pengembangan wisata air panas siabu yang menjadi salah satu icon wisata daerah di Kecamatan Siabu. Sembari melihat prospek wisata Harun Mustafa Nasution nyambil menikmati kopi […]

  • 500 Lebih Nelayan Tradisional Belawan Tidak Melaut

    500 Lebih Nelayan Tradisional Belawan Tidak Melaut

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Hari ini, Kamis (19/3), sekira 500 lebih nelayan tradisional Belawan tidak melaut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap terbitnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 2 Tahun 2015. "Para nelayan tidak melautnya selama sehari penuh Kamis, karena para nelayan merayakan atau mensyukuri terbitnya Permen KP No 2 Tahun 2015," kata […]

  • Kadis PMD: Tidak Ada Instruksi Keharusan Membeli 3 Foto Tokoh Madina

    Kadis PMD: Tidak Ada Instruksi Keharusan Membeli 3 Foto Tokoh Madina

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Parlin Lubis menyebutkan tidak ada instruksi kepada camat ataupun kepala desa untuk pembelian 3 foto tokoh Mandailing Natal (Madina) yang belakangan viral di media sosial. “Saya pastikan tidak ada instruksi atau pemaksaan untuk membeli 3 foto itu,” kata Parlin ketika dihubungi Mandailing Online via […]

  • Imbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban di Madina Berkurang 50 %

    Imbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban di Madina Berkurang 50 %

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Para penjual hewan kurban jenis sapi , sudah mulai melakukan aktivitas dagang sejak 1 Juni lewat . Namun, dampak wabah PMK sangat mereka rasakan. Mulai omzet dan jumlah sapi kurban yang menurun. Aswar, penjual sapi kurban di Jalan Lintas Barat, Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengatakan omzet nya turun […]

expand_less