Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Santuni Yatim, Atika Ajak Rajin Solawat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi menyantuni ratusan anak yatim di Kecamatan Siabu, Rabu (9/10/2024).

Kunjungan pertama, Atika Azmi didampingi tim mengunjungi rumah Sahgumul Hasibuan di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Atika disambut puluhan anak yatim dan piatu beserta pengasuh mereka.

Atika Azmi Utammi menyampaikan terima kasih kepada anak yatim dan piatu, juga kepada tokoh masyarakat dan kaum ibu yang telah menyambut kedatangannya.

“Tentunya penyantunan ini kita lakukan setelah anak yatim dan piatu kita pulang sekolah. Saya tidak mau terkendala soal belajar di sekolah dalam penyantunan ini,” katanya.

Tokoh muda Kabupaten Madina ini mengajak seluruh anak yatim dan piatu di Madina selalu gemar bersalawat.

“Dengan bersalawat, kita doakan semoga orang tua kita yang telah dahulu berpulang ke rahmatullah mendapat syafaat dari Allah SWT,” ucap Atika.

Atika juga menegaskan, kunjungannya itu bukan bagian dari kampanye, namun kegiatan penyatuan anak yatim dan piatu. Pasalnya, sejak memimpin Madina bersama Jakfar Sukhairi, mereka tetap Istiqomah menyumbangkan gaji pokok ke masyarakat yang membutuhkan.

“Sejak bulan Juli 2021 hingga September 2024 Alhamdulillah saya selalu komitmen, Istiqomah menyumbangkan gaji saya ke masyarakat kurang mampu,” jelas Atika.

Tokoh masyarakat Lumban Dolok, Ali Asrun Nasution menyampaikan selamat datang kepada Atika Azmi Utammi Nasution di desa mereka.

“Selamat datang kami sampaikan bagi Ibu Atika dan rombongannya. Mudah-mudahan di atas niat ibu Atika, Allah memperkenankan apa yang dihajati dan apa yang dia inginkan,” katanya.

Ali Asrun juga menyampaikan, apabila nantinya Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi terpilih, maka mereka ingin desa mereka lebih diperhatikan.

“Kita berharap seandainya diperkenankan Allah sebagai pemimpin kita, kiranya sering seringlah memperhatikan desa kami di hari berikutnya,” ucapnya.

Total 294 anak yatim dan piatu di Kecamatan Siabu sukses disantuni Atika Azmi Utammi Nasution.

Adapun delapan desa tersebut, yakni Lumban Dolok, Bonan Dolok, Huta Puli, Huta Raja, Sihepeng 1, Tangga Bosi I, Tangga Bosi II, dan Tangga Bosi III. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadaan Lahan Stadion Madina Diduga Mark Up

    Pengadaan Lahan Stadion Madina Diduga Mark Up

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadaan lahan untuk pembangunan stadion milik Pemkab mandailing Natal (Madina) di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan yang luasnya sekitar 5 hektar pada Tahun 2003 lalu dipertanyakan. Diduga pembelian lahan dimark up. Informasi diterima, Selasa (23/08/2011), pembelian lahan tersebut dilakukan oleh tim dengan harga senilai Rp200 juta per hektar namun harga tanah ketika Tahun 2003 […]

  • Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Berkarya di Mandailing Natal diminati tokoh-tokoh profesional sebagai wadah penyaluran aspirasi politik. Mantan Ketua Badan Perecanaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Aswan Hasibuan,SH resmi mendaftarkan diri sebagai calon legislatif DPRD Madina dari Partai Berkarya. Aswan berada di kantor DPD Partai Berkarya Madina, Sabtu (30/8/2018) diterima Ketua DPD Partai Berkarya […]

  • KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu. KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp. Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai […]

  • Cipta Kerja Sah :  Pengusaha Happy, Rakyat Tercekik, Negara Tergadai !

    Cipta Kerja Sah : Pengusaha Happy, Rakyat Tercekik, Negara Tergadai !

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pengusaha menyambut baik pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) menjadi undang-undang (uu) melalui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dilaksanakan pada hari Senin (5/10). Mereka juga memberikan apresiasi kepada pemerintah dan anggota dewan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan […]

  • Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Permintaan Referendum di Aceh merupakan sikap politik yang tegas menghadapi Indonesia yang terus menuju kegagalan dalam berdemokrasi. Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi meminta pemerintah pusat bersikap dan memberikan perhatian serius terhadap permintaan dilakukannya referendum Aceh secara resmi. Apalagi, kata Fachrul, yang berbicara referendum itu adalah Ketua Komite Peralihan Aceh […]

  • Gunda Pietsch Bersyahadat Dua Kali

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gunda Pietsch, dididik keluarga yang tidak memandang penting posisi agama dalam hidup. Kedua orangtuanya tak lagi mengunjungi gereja sejak Gunda lahir. “Jadi, saya tidak mengenal Tuhan sejak lahir,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (13/11). Memasuki usia dewasa, Gunda berpikir tidak mungkin kehidupan ini berjalan begitu saja tanpa ada yang mengatur. Awalnya, sikap skeptis Gunda […]

expand_less