Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

Aksi Kaum Ibu ibu saat swiping terduga pelaku pengedar Narkoba di desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ( ist)

Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): bentuk kekecewaan terhadap Kepolisian, emak emak di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal terus bersuara. Mereka menilai polisi tidak mampu memberantas para pelaku pengedar narkoba di wilayah nya.

” bagai mana kami yakin pada polisi, para pelaku pengedar narkoba terus merusak anak anak kami di desa ini. Wajar saja kami sebagai ibu marah dan bertindak,” kata salah seorang emak emak yang ikut aksi.

Selasa sore 16/12/2025 emak emak melakukan aksi nekat dengan melakukan swiping terhadap dua orang terduga pengedar. Merkeka mendatangi rumah terduga. Katena situasi tidak terkendali, massa pun melempari rumah terduga. Tidak hanya itu massa akhirnya membakar rumah terduga pengedar narkoba. Ada total dua rumah yang di bakar massa. Dalam rumah warga menemukan alat hisap narkoba jenis sabu sabu.

Kejadian itu dibenarkan Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak saat dikonfirmasi lewat aplikasi Whats App Rabu 17/11.

” Kepolisian melalui Polsek Muara Batanggadis sebelum massa aksi anarkis telah memberikan himbauan, namun kami juga memahami kekecewaan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di desa nya ” kata Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak.

Ia menjelaskan, Polsek Muara Batanggadis sendiri telah mengamankan 5 orang terduga pelaku pengedar narkoba yang sempat hampir jadi bulan bulanan masyarakat.

” saat ini ke 5 orang sedang menjalani pemeriksaan dan barang bukti awal alat hisap sabu yang didapat warga daru rumah terduga,” kata Kasih Humas Polres Madina itu.

Menanggapi kejadian berulang di Kabupaten Mandailing Natal ini , Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) Sumatera Utara, Zakaria Rambe menilai apa yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis merupakan akumulasi kekesalan dari masyarakat khususnya kaum ibu. Sehingga mereka meluapkan dengan melakukan pembakaran terhadap rumah yang diduga ditempati oleh jaringan pengedar narkoba di Desa itu.

“Kejadian Selasa sore kemarin ini seharusnya jadi pembelajaran bagi Kapolres Madina dan jajarannya. ibi merupakan kejadian berulang di Madina, Ada apa. Sehingga masyarakat akhirnya main hukum sendiri. Ini harus dikaji oleh pihak kepolisian,” tutur Zakaria ketika dimintai keterangannya terkait peristiwa di Desa Tabuyung tersebut.

Zakaria mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh para kaum Ibu ini didasari oleh rasa sayangnya mereka terhadap generasi penerus dan masyarakat di desa mereka. Dia pun menilai, kemungkinan aksi ini merupakan reaksi dari para kaum ibu terhadap lambatnya atau diamnya pihak Kepolisian dalam memberantas narkoba di desa mereka.

Karena itu, Zakaria berharap Kapolres Madina dan jajarannya segera mengambil tindakan atas kejadian ini. Sehingga masyarakat merasa terlindungi dan diayomi oleh keberadaan Kepolisian.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung menjelaskan peristiwa pembakaran rumah terduga pengedar narkoba di desanya merupakan reaksi spontan dari kaum ibu-ibu.

“Iya, kejadian pembakaran itu terjadi secara spontan, setelah acara pengajian dan do’,a bersama Ibu – Ibu langsung bergerak ke rumah yang diduga bandar narkoba,” jelasnya ketika dihubungi via WhatsApp, Rabu (17/12/2025).

Iskandar mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya mencegah agar Ibu – Ibu tidak melakukan sweeping ke rumah terduga pengedar narkoba. Namun permintaan dari Plt Kades itu tidak diindahkan lagi oleh Ibu – Ibu yang sudah geram dengan peredaran narkoba yang merusak generasi muda di Desa Tabuyung.

“Selaku Plt Kepala Desa sudah berusaha untuk mencegah Ibu – ibu untuk tidak melakukan sweeping ke rumah yang diduga bandar narkoba, dan mengingatkan untuk tidak berbuat anarkis namun tidak lagi dihiraukan Ibu-Ibu,” kisahnya. (Napi/ Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pihak Sekretariat Negara (Setneg) akhirnya mengklarifikasi soal penulisan surat undangan yang salah. Undangan itu terkait acara pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara dan Panglima TNI di istana, Rabu (8/7). Di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat fatal. BIN, ditulis dengan kepanjangan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara. Surat undangan […]

  • DPRD Labuhanbatu Desak Pemkab Tinjau Bantuan Kapal

    DPRD Labuhanbatu Desak Pemkab Tinjau Bantuan Kapal

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    L Batu. DPRD Labuhanbatu mendesak Pemkab Labuhanbantu meninjau ulang rencana pemberian bantuan kapal motor kepada para nelayan tradisional di Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Labuhanbatu. Hal ini untuk menghindari potensi bentrok fisik antara para nelayan tidak terjadi. “Jika tidak dilakukan mediasi dan penyelesaian persoalan yang ada, tidak tertutup kemungkinan episode kisah kelam para nelayan Sei […]

  • Sampah Menumpuk di Depan SDN 0102 Sibuhuan

    Sampah Menumpuk di Depan SDN 0102 Sibuhuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Sejak seminggu terakhir, sampah dibiarkan menumpuk di depan SDN 0102 Sibuhuan. Dilokasi ini juga tidak disediakan tong sampah sehingga sampah berserakan dan terlihat jorok. Ahmad Zuhri salah satu warga kepada wartawan kemarin mengatakan, melihat kondisi sampah sejak lama didiamkan di depan SD tersebut. Dan tidak jarang pula sampah dibakar. Kemudian sampah ini juga […]

  • Warga Simangambat Tak Ingin Kembali Jatuh ke Mulut Buaya

    Warga Simangambat Tak Ingin Kembali Jatuh ke Mulut Buaya

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan, Madina meminta agar Muslih Lubis tetap dipertahankan sebagai Pj kepala desa sampai akhir basa jabatan. Permintaan itu disampaikan sekitar 100 warga Simangambat kepada DPRD Mandailing Natal (Madina), Kamis (6/1/2022) dalam satu delegasi. “Kami sudah nyaman dipimpin kepala desa sekarang. Memperhatikan warga,” kata Isroil Lubis. Warga menyatakan […]

  • Terkait Riksus Dinas Perdagangan Madina, Inspektorat Mintai Keterangan Juru Pungut Retribusi, Temuan BPK-RI Sudah Ditindak Lanjuti

    Terkait Riksus Dinas Perdagangan Madina, Inspektorat Mintai Keterangan Juru Pungut Retribusi, Temuan BPK-RI Sudah Ditindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara ( BPK RI ). Didapatkannya raihan WTP oleh Pemkab Madina […]

  • Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kesamaan gender dengan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membuat sejumlah ibu rumah tangga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina, sepakat mendukung dan berkomitmen memilih pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024. Kesepakatan itu disampaikan […]

expand_less