Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan

 

MEDAN (Mandailing Online) – Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) menggelar Seminar Budaya Ulos & Artificial Intelligence (AI).

Seminar itu bertema “Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan.”

Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (7/3/2026). Dihadiri mahasiswa dan perwakilan Pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Ketua Umum PB IMSU, Lingga Pangayumi Nasution, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud semangat generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya di tengah perkembangan teknologi modern.

“Seminar ini merupakan bentuk semangat generasi muda dalam mengembangkan dan merawat warisan budaya bangsa. Ulos bukan hanya simbol budaya, tetapi juga identitas dan filosofi hidup masyarakat. Oleh karena itu, generasi muda harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya dengan perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence agar budaya tetap hidup dan relevan di masa depan,” ujar Lingga.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Lidia Sibarani, Kasubid Pelayanan dan Pembinaan Masyarakat Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Arjun Munthe, Ketua Bidang Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI).

Dalam pemaparannya, Lidia Sibarani menjelaskan pentingnya strategi diplomasi budaya dalam memperkenalkan ulos ke dunia internasional melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dia menyatakan Ulos bukan hanya sekadar kain tradisional, tetapi juga simbol identitas, nilai sosial, dan filosofi kehidupan masyarakat Tapanuli.

“Di era digital dan kecerdasan buatan, pemerintah mendorong digitalisasi arsip, dokumentasi motif ulos, serta perlindungan kekayaan intelektual agar warisan budaya ini tidak disalahgunakan atau diproduksi tanpa etika melalui teknologi AI,” ujar Lidia.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas budaya, dan generasi muda untuk memperkuat ekosistem pelestarian budaya berbasis teknologi.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat mendukung langkah generasi muda dalam melestarikan budaya, termasuk melalui inovasi teknologi. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar ulos tidak hanya lestari, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Arjun Munthe menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai alat inovasi.

“Generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga filosofi dan identitas budaya ulos. Teknologi, termasuk Artificial Intelligence, harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendokumentasikan, mengarsipkan, dan mengembangkan motif ulos tanpa meninggalkan akar tradisinya,” kata Arjun Munthe.

Ia juga menyoroti potensi inovasi mahasiswa dalam pengembangan desain ulos digital serta promosi budaya melalui platform digital.

“Mahasiswa dapat berperan aktif dengan menciptakan inovasi desain ulos digital, mempromosikannya melalui media sosial, serta membangun kolaborasi dengan pengrajin, komunitas budaya, dan akademisi. Dengan demikian, ulos tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi identitas budaya yang dikenal secara global,” lanjutnya.

Melalui seminar ini, PB IMSU berharap muncul kesadaran kolektif di kalangan generasi muda untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Lingga Pangayumi Nasution juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Gibran Rakabuming Raka serta Gubernur Sumatera Utara Bapak Bobby Nasution yang diwakili oleh Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Bapak Ichsanul Arifin Siregar atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan seminar ini dapat terlaksana dengan baik,” tutup Lingga. (dab/rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • Catatan Anggaran Dana Desa Di Kecamatan Siabu Beredar

    Catatan Anggaran Dana Desa Di Kecamatan Siabu Beredar

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Secartik kertas bertulisan program Desa beredar luas dikalangan masyarakat. diduga program itu berlaku bagi 26 desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam catatan itu, ada 12 Item kegiatan beserta angka yang diduga biaya program yang sumbernya dari Dana Desa tahun 2023. Dicatatan itu tertulis untuk program […]

  • Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) dan tindak pidana pencucian uang, Akil Mochtar kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/5). Salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. “Saksi sidang Senin 5 Mei 2014 adalah Prof. […]

  • Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal. Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII. “Mereka membuat laporan […]

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis Demikianlah keberadaannya adat-istiadat dalam kehidupan masyarakat Mandailing sejak pra-kolonial sampai sekarang. Dan untuk membuat aktifitas kehidupan masyarakat berjalan teratur seperti yang dikehendaki oleh adat sebagai penjelmaan olong (cinta dan kasih sayang), maka pada masa lalu di setiap komunis huta terdapat satu lembaga yang menjalankan pemerintahan. Dalam lembaga pemerintahan tersebut duduk tokoh-tokoh […]

expand_less