Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Sungai Parlampungan dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

Tedlihat alat berat milik pelaku tambang sedang aktifitas di wilayah aek baru jae ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online )- Daerah aliran sungai ( DAS ) di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya tidak ada yang selamat dibuat para pelaku tambang emas ilegal.  Mereka terus merusak ekosistem sungai dan sekitarnya. Sungai parlampungan yang berada di desa aek baru jae saat ini menjadi lahan subur pelaku tambang. Setiap hari alat berat meraung raung melakukan aktifitas pengambilan material yang mengandung emas baik dari bantaran sungai sampai ke kebun kebun warga.

Sumber Mandailing Online menyebut lokasi tambang emas ilegal di wilayah aek baru jae dikuasai beberapa toke. Hari ini saja ada sejumlah alat berat beroperasi.

” sudahlah pak, kalau aparat penegak hukum sendiri melakukan pembiaran terhadap aktifitas pelaku tambang emas ilegal kita tunggu saja bencananya,” kata warga penduduk aekbaru jae.

Lingkaran kecil dalam photo diduga kuat jadi titik lokasi tambang emas ilegal di kawasan aek baru jae ( ist )

Ia mengaku lokasi tambang yang beroperasi di bantaran sungai aek parlampungan. Lokasi sendiri tidak jauh dari desa aek baru jae.

Selain sungai parlampungan desa aek baru jae, aktifitas tambang emas ilegal di daerah aliran sungai batang natal tepatnya desa Ampung padang juga terus beroperasi. Lokasi itu sendiri dikuasai oleh penodal bernama Bolkiah.

Satma AMPI Madina Desak Kapolda Sumut Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal Milik Bolkiah di Batang Natal

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin  di wilayah Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu itu pun menjadi sorotan Dari Bendahara Satuan Mahasiswa AMPI (Satma AMPI) Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik keras terhadap masih maraknya aktivitas tambang ilegal tersebut.

Menurutnya, keberadaan alat berat yang beroperasi secara terang-terangan di sepanjang daerah aliran sungai menunjukkan bahwa praktik tambangbemas ilegal di wilayah tersebut belum tersentuh penegakan hukum secara maksimal.

“Informasi yang kami terima dari masyarakat menyebutkan bahwa lokasi tambang di Desa Ampung Padang diduga dikuasai oleh seorang pengusaha tambang bernama Bolkiah. Aktivitas alat berat disebut terus berjalan tanpa henti, bahkan lokasinya terlihat jelas dari jalan raya,” ujar Muhammad Saleh, senin  (9/3/2026).

Saleh menegaskan bahwa kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait keseriusan aparat dalam memberantas praktik pertambangan ilegal yang merusak lingkungan.

“Jika benar aktivitas ini masih berlangsung secara terbuka, maka ini menjadi tanda tanya besar bagi publik. Jangan sampai muncul anggapan bahwa para pelaku tambang emas ilegal kebal hukum,” tegasnya.

Selain berdampak pada kerusakan lingkungan, praktik tambang emas ilegal di daerah aliran sungai juga berpotensi memicu bencana ekologis serta merugikan negara dari sisi pendapatan sumber daya alam.

Karena itu, Satma AMPI Madina mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Mandailing Natal untuk segera turun tangan melakukan penertiban serta penindakan tegas terhadap aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Batang Natal dan Linggabayu.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priady saat di wawancara disela sela sidang paripurna HUT Madina ke 27 pada Senin 9/3/2026 di gedung DPRD Madina mengatakan pihaknya terus berkordinasi dengan Polda Sumatera Utara terkait penindakan yang akan dilakukan.

” untuk tambang jelas kita terus berkordinasi dengan Polda Sumut kemudian Bupati selaku kepala daerah karena kita menjaga kekondusipan wilayah,” kata Kapolres.

Yang jelas kata Bagus semua penindakan yang telah dilakukan akan di proses sesuai hukum yang berlaku (* )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaiful Syafri mengharapkan agar para kepala sekolah (kepsek) dapat mempergunakan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, siswa dan sekolah dapat merasakan manfaatnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Total dana BOS yang disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.577.280.830.- Namun, dananya dibagi dalam empat […]

  • PT Sorikmas Mining Berikan Beasiswa Berprestasi Bagi Mahasiswa Lingkar Tambang

    PT Sorikmas Mining Berikan Beasiswa Berprestasi Bagi Mahasiswa Lingkar Tambang

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN, (Mandailingonline) – Mahasiswa-mahasiswi Kabupaten Mandailing Natal berprestasi mendapat beasiswa dari PT Sorikmas Mining. Beasiswa ini merupakan bukti kepedulian PT Sorikmas Mining terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kab. Madina, khususnya di daerah lingkar tambang. Bantuan beasiswa diserahkan langsung kepada para mahasiswa/i berprestasi di Panyabungan, Rabu (4/7). Senior Community Relations Officer PT Sorikmas Mining, Hidayat Harahap […]

  • Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kecerdasan dan dan prestasi yang ditorehkan Atika Azmi Utammi Nasution selama menjadi wakil bupati Mandailing Natal (Madina) menjadikan dirinya sebagai panutan kalangan milenial di Desa Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan. Itu sebabnya, sejumlah generasi milenial di Desa Tambangan Tonga itu menginginkan calon wakil bupati Madina nomor urut 2 itu melanjutkan karier politik […]

  • Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota KPPS di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terlanjur disunat dsngan alasan pajak akhirnya dikembalikan ketua PPS dan Sekretariat PPS. Pengembalian gaji KPPS itu dilakukan setelah mendapat penolakan dari sejumlah angoota KPPS yang merasa dirugikan. Dijelaskan Arfah Ketua PPS Desa Gunung Barani. […]

  • QRIS Tak Secanggih Pemasukan Rakyat

    QRIS Tak Secanggih Pemasukan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Ditengah naik turunnya roda perekonomian masyarakat saat ini, berbagai manuver dilakukan pemerintah guna mempermudah masyarakat dalam bertransaksi. Semua didesign canggih berbasis online, begitupun transaksi perbankan dan pembayaran pajak, walaupun pruduk yang dikeluarkan Bank Indonesia kali ini cukup canggih namun kenyataannya tak secanggih pemasukan rakyat. Wali Kota Medan […]

  • SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesulitan bahan baku ubi kayu yang dialami pelaku industri keripik di Mandailing Natal (Madina) disebabkan peningkatan produk ubi kayu yang statis tak mampu mengikuti trend makin bertambahnya jumlah industri keripik. “Akibatnya, ubi kayu makin sulit memenuhi kebutuhan industri yang makin berkembang jumlah maupun produknya,” kata Sutan Mangkutur, pengamat Madina, menjawab Mandailing […]

expand_less