Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Wujudkan Generasi Tangguh Dengan Sistem yang Unggul

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Siti Rima Sarinah

 

Nuansa bulan Ramadan menciptakan suasana membangun ketakwaan dengan landasan keimanan. Sehingga, di bulan ini umat muslim berlomba-lomba melipatgandakan amal salih mereka, agar dapat meraih derajat takwa dan diberikan imbalan pahala yang besar yang dari Allah swt. Ramadan Fest 2026 yang digawangi oleh Institut Agama Islam Al Hidayah, Bogor mendapatkan apresiasi dari anggota komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra. Ramadan Fest ini bertujuan sebagai momentum bangun sumber daya manusia (SDM) Bogor yang berkarakter dengan penguatan iman.

Kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda adalah investasi jangka panjang akan menentukan kualitas masa depan daerah dan bangsa di masa yang akan datang. Selain itu, literasi keislaman dan kepedulian sosial juga merupakan hal yang sangat krusial terbentuk dalam setiap diri generasi muda agar mereka menjadi generasi tangguh dan berintegritas (merdeka.com, 28/02/2026)

Potret Buram Sistem Pendidikan Sekularisme

Generasi tangguh dan berintegritas tak lahir tanpa adanya dukungan sistem pendidikan yang berbasis pada kurikulum untuk mencetak generasi tangguh. Pasalnya, generasi muda hari ini adalah potret generasi rapuh hasil didikan sistem pendidikan sekularisme dengan menerapkan pemisahan agama dan kehidupan sebagai asas kurikulumnya. Sehingga lahirlah generasi hedonis, gaul bebas, tawuran, narkoba, dan suka melakukan kekerasan bahkan menghilangkan nyawa teman sebaya menjadi hal biasa yang dilakukan oleh mereka.

Sistem pendidikan sekularisme hanya mampu mencetak generasi cerdas secara akademik, namun tak mampu menyelesaikan persoalan hidupnya.
Maraknya aksi bunuh diri dan membunuh yang dilakukan oleh generasi menjadi bukti kegagalan sistem pendidikan. Jauhnya mereka dari aturan agama sehingga mereka tidak mengenal halal dan haram dalam setiap aktifitas kehidupannya.

Kondisi ini diperparah dengan bablasnya arus media informasi tanpa batas, generasi yang lahir dan tumbuh dengan teknologi. Kedekatan generasi dengan teknologi sehingga mereka dijadikan sebaga objek atau pasar bagi industri digital kapitalistik, bukan sebagai subyek pemimpin perubahan apalagi menjadi generasi tangguh pelanjut estafet perjuangan bangsa.

Tanpa edukasi, dengan mudahnya mereka berselancar di dunia digital menyerap semua informasi rusak, sehingga generasi didik dan diasuh oleh teknologi digital yang tanpa mereka sadari akan merusak masa depan mereka.

Hadirnya Negara Sebagai Pelindung

Generasi adalah aset bangsa yang seharusnya dijaga, dididik dan dilindungi oleh negara. Karena tanpa generasi bagaimana mungkin bisa membangun negara dan bangsa. Negara menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap generasi, sehingga mereka harus dididik dengan sistem pendidikan yang benar agar bisa menghasilkan generasi tangguh yang berintegritas dengan landasan keimanan. Sistem pendidikan seperti ini akan mencetak generasi bukan hanya cerdas secara akademik, melainkan juga mampu menyelesaikan persoalan hidupnya dengan cara pandang yang benar.

Sebuah kemustahilan akan lahir output generasi tangguh dalam sistem pendidikan yang menjauhkan mereka dari aturan agama. Sehingga dibutuhkan keseriusan negara untuk mewujudkan sistem pendidikan yang benar untuk mendidik generasi bangsa. Agar dapat terwujud sosok generasi yang memiliki pola fikir dan pola sikap yang benar dan mampu menjadi generasi yang tangguh dan kuat dalam menghadapi persoalan hidupnya.

Penjagaan yang terpenting juga wajib dilakukan oleh negara terhadap arus informasi, agar informasi yang rusak dan mengandung kekerasan, pornografi dan lain sebagainya tidak masuk dan merusak pemahaman generasi. Dengan negara menerapkan kebijakan dan sanksi tegas bagi siapa saja yang dengan sengaja menyebarkan konten atau situs yang berbahaya dan akan merusak generasi. Sanksi ini wajib diterapkan tanpa padang bulu, siapa pun yang melanggar akan mendapatkan balasa setimpal.

Kemudian mengganti dan memberikan informasi yang bermuatan edukasi yang menguatkan keimanan dan ketakwaan generasi. Agar halal dan haram menjadi standar dalam setiap amal perbuatannya. Suasana saling menasehati dan mengingatkan yang mewarnai interaksi pergaulan baik bagi generasi maupun masyarakat secara umum. Sebab, masyarakat pun memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan generasi dari kerusakan dan kejahatan.

Dengan hadirnya peran negara ini akan memudahkan lahirnya generasi tangguh yang kelak menjadi aset bangsa yang sangat berharga. Dan yang terpenting setiap generasi tidak akan kesulitan mengakses pendidikan setinggi apapun dikarenakan dengan hadir untuk menjamin dan menfasilitasi apa saja yang dbutuhkan generasi.

Bukankah sejarah telah membuktikan bahwa dalam sistem pendidikan unggul yang berdasarkan Islam mampu mencetak ratusan bahkan ribuan para ilmuwan, penemu, polymath dan penakluk. Mereka bukan hanya faqih dalam urusan agama, melainkan juga terdepan dalam sains dan teknologi. Keilmuan mereka sangat berkontribusi bagi peradaban dunia hingga hari ini dan mampu mengalahkan peradaban Barat.

Alhasilnya, generasi bangsa ini hanya akan selamat dengan dukungan sistem pendidikan Islam, bukan sistem pendidikan sekularisme. Dan menghadirkan peran negara sebagai pihak yang diberi amanah untuk menjadi pelayan rakyat. Tanpa kehadiran negara mustahil hal ini dapat terwujud. Wallahua’alam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Rincian Penghasilan Anggota DPR

    Ini Rincian Penghasilan Anggota DPR

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berdasarkan Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR, total take home pay untuk anggota DPR yang merangkap ketua alat kelengkapan adalah Rp 54,9 juta. Sedangkan gaji untuk anggota DPR yang merangkap anggota alat kelengkapan adalah Rp 51,5 juta. Total take home pay anggota DPR yang merangkap ketua […]

  • Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum Ranperda RPJMD Mandailing Natal (Madina) disetujui oleh DPRD dan pemerintah terlebih dahulu Pansus RPJMD melakukan pembahasan dan telaah untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen ranperda tersebut Adapun Pansus RPJMD yang terdiri dari lintas fraksi tersebut, yakni Dodi Martua Tanjung (Fraksi Demokrat), Lely Hartati (Persatuan Madina), Zainuddin Nasution (Gerindra), Suhandi (Gerindra), […]

  • MH370 terbakar di udara

    MH370 terbakar di udara

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Kepala Keamanan Udara Amerika Serikat (AS), Billie Vincent, mengemukakan sebuah teori yang berbeda mengenai insiden menghilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Vincent berpendapat, pesawat tersebut mengalami kecelakaan akibat kebakaran yang terjadi di ruang kargo. Dia mengatakan, pilot dan semua kru pesawat nahas tersebut sudah melakukan segenap upaya untuk menyelamatkan pesawat tersebut. Vincent, […]

  • Harun Mustafa Mendaftar di Gerindra

    Harun Mustafa Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kabar beredar selama ini yang menyebut H.Harun Musthafa Nasution akan maju sebagai calon bupati di Pilkada Madina 2024 mengandung kebenaran. Akhirnya cucu pendiri pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru itu mendaftarkan diri di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara, Medan, Jum’at (5/7/2024). “Sebenarnya saya mendaftar calon bupati Madina atas dorongan […]

  • Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Praktik rangkap jabatan makin mengakar di Pemkab Mandailing Natal. Penyerahan jabatan Plt Kepala Dinas PUPR kepada Sahnan Pasaribu, pada Rabu (29/4), menambah panjang daftar OPD yang diisi pelaksana tugas. Total sudah 15 OPD dipimpin Plt atau pejabat rangkap. Sahnan sendiri masih menjabat definitif sebagai Asisten I Setdakab. Artinya, satu orang kini mengurus dua […]

  • Pemberdayaan Ekonomi Muara Mais: Optimalkan Potensi Lahan untuk Pertanian

    Pemberdayaan Ekonomi Muara Mais: Optimalkan Potensi Lahan untuk Pertanian

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) menunjukkan semangat dalam meningkatkan perekonomian desa melalui sektor pertanian dan perkebunan. Dengan memanfaatkan lingkungan alam yang subur dan mendukung, warga setempat mengoptimalkan lahan untuk bercocok tanam, terutama komoditas hortikultura dan tanaman perkebunan. Mahasiswa STAIN Madina yang melakukan KKN di desa itu, melaporkan […]

expand_less