Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Sejumlah warga mulai mengumpulkan material batu diduga untuk bangun kembali aset pemkab madina yang dirusak desa( ist )
Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, Sumatera Utara, digulung emosi. Kepala Desa (Kades) mereka, Riswan Haedy, yang menghancurkan jalan lingkungan yang dibangun Dinas Perkim pada 2022 senilai Rp147.674.010 kini menjadi beban dimasyarakat. Warga kini diminta membawa 2 batu per orang untuk memperbaiki jalan yang dirusak itu.
” Kades yang merusak, masyarakat yang diminta bawa material karena dituntut wajib dibangun kembali,” kata seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya, dengan nada marah.
Hasil musyawarah desa memamg diputuskan bahwa masyarakat diminta membawa material batu kali sebanyak 2 biji per kepala keluarga. Keputusan itu sendiri diambil pihak desa setelah kasus pengrusakan aset daerah itu mencuat ke publik dan viral dimedia sosial.
Saat ini, sejumlah warga telah mengumpulkan material batu dilokasi jalan yang di rusak. Namun belum diketahui apa langkah Kepala Desa Jambur Baru. Warga meminta perbangunan jalan yang dirusak tidak dibebankan dari APBDes lagi.
Pengamat hukum Alkaf Masri sendiri menilai meski ada upaya memperbaiki kembali jalan yang dirusak, namun tidak menutup kemungkinan ada kerugian. Sehingga Inspektorat harus melakukan audit infestigatif.
Dinas Perkim Madina dan Inspektorat Madina telah berjanji untuk turun ke lokasi, dan memastikan pemangggilan terhadap Kades Riswan Haedy.(*)
- Penulis: Muhammad Hanapi

