Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Pemkab Paluta Beres-beres Dapur, Kunjungan Kemenkes Sepi Publikasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Ada suasana yang berbeda di Pemkab Paluta belakangan ini.

Geraknya ada.
Agendanya padat.
Pejabat datang dan pergi.
Birokrasi dirapikan.
Tetapi semuanya berjalan dengan nada rendah — tidak terlalu gaduh di ruang publik.

Termasuk saat tamu dari Kementerian Kesehatan RI datang ke Paluta.

Aneh memang.

Untuk ukuran daerah, kunjungan kementerian biasanya menjadi momentum besar. Spanduk dipasang. Media lokal bergerak. Dokumentasi dibanjirkan ke media sosial. Narasi kedekatan dengan pusat dibangun sedemikian rupa.

Tetapi kali ini berbeda.

Kunjungannya ada, seremoni berlangsung, pejabat lokal menyambut. Namun publikasinya terasa tipis. Informasi beredar setengah-setengah. Tidak banyak media yang mengangkat. Bahkan di ruang digital lokal, gaungnya nyaris tenggelam.

Sayup-sayup.

Dan justru karena terlalu pelan, publik mulai bertanya:
apa sebenarnya yang sedang dibereskan di Paluta?

 

Mengapa Sayup-sayup?

Sebab jika diperhatikan, beberapa bulan terakhir Pemkab Paluta memang tampak sedang melakukan konsolidasi cukup serius.

Ada mutasi dan penataan pejabat.
Ada penguatan aparatur PPPK.
Ada konsolidasi program sosial dan administrasi.
Ada pula upaya menjaga hubungan vertikal dengan pemerintah pusat.

Bahasa sederhananya:
pemerintahan sedang merapikan dapur.

Karena itu, kunjungan unsur Kemenkes tentu bukan sekadar agenda minum kopi dan foto bersama.

Biasanya, kehadiran kementerian berkaitan dengan:

  • evaluasi layanan,
  • pembahasan anggaran,
  • dukungan program,
  • pembangunan fasilitas,
  • atau penyesuaian kebijakan kesehatan daerah.

Tetapi justru di situlah kejanggalannya:
mengapa publik seperti hanya diberi kulit informasinya saja?

Padahal isu kesehatan menyangkut kebutuhan paling dasar rakyat.

Masyarakat Paluta tentu lebih ingin tahu:

  • apakah ada peningkatan layanan rumah sakit,
  • apakah ada tambahan fasilitas kesehatan,
  • apakah tenaga medis akan diperkuat,
  • atau apakah ada program baru dari pusat.

Bukan sekadar foto penyambutan formal.

 

Publik Menerka

Dalam politik daerah, ada satu pola lama yang sering berulang:
ketika birokrasi sedang membereskan sesuatu yang sensitif, komunikasi publik biasanya menjadi lebih hati-hati.

Kadang karena programnya belum matang.
Kadang karena masih tahap lobi.
Kadang pula karena hasil pembicaraan belum tentu sesuai harapan.

Maka yang muncul ke publik hanyalah serpihan-serpihan acara:
cukup untuk menunjukkan kegiatan berjalan,
tetapi belum cukup terang untuk dibaca arahnya.

Dan di titik itu, publik akhirnya hanya bisa menerka.

Apakah kunjungan Kemenkes itu pertanda baik bagi sektor kesehatan Paluta?

Atau justru bagian dari proses evaluasi diam-diam terhadap sesuatu yang belum beres?

Yang jelas, semakin sunyi sebuah agenda pemerintah, biasanya semakin besar rasa ingin tahu publik di belakangnya. ***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1434 H dipastikan akan jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. Dengan demikian, tidak akan terjadi perbedaan hari raya Lebaran antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah yang sudah jauh hari menetapkan Idul Fitri pada 8 Agustus. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa […]

  • Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan  Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Titik panas yang muncul di Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, tidak terkait dengan peningkatan status Gunung Sorik Marapi. Jarak antara masjid dan gunung api sekitar 13 km, sehingga kemungkinan besar penyebabnya adalah kebocoran instalasi listrik. “Penyebabnya bisa bermacam macam, salah satunya setelah aliran listrik dipadamkan, suhu sempat mengalami penurunan,” […]

  • Pembunuh Istri dan Mertua di Madina, Warga Medan Ditangkap di Labuhanbatu

    Pembunuh Istri dan Mertua di Madina, Warga Medan Ditangkap di Labuhanbatu

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT: Personel Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga pelaku pembunuhan di dusun III desa Bintungan Bejangkar Baru Kec Batahan Kab Madina. Itu, berkat informasi yang dikirimkan pihak Polres Madina. Disebutkan, pelaku kejahatan yang disangkakan melanggar pasal 338 KUHP tersebut berhasil ditangkap di Dusun Sidorukun Simpang Pangkatan kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, Selasa 19 April […]

  • Sejumlah Raja Kawasan Indonesia Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Budaya Mandailing

    Sejumlah Raja Kawasan Indonesia Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Budaya Mandailing

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah perwakilan raja dari berbagai kawasan di Indonesia datang menghadiri pengukuhan pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing (LABM) Kabupaten Mandailing Natal di Pidoli Lombang, Panyabungan, Selasa (28/2/2107). Perwakilan raja itu antara lain, YM Kanjeng Rhesi Herbayu mewakili Kerajaan Mataram dari Yogyakarta. Shri Lalu Gde Pharma dari Asosiasi Kerajaan dan Kraton se Indonesia […]

  • Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN KOTA – Kapolsekta Medan Kota AKP M Sandi S, marah-marah ketika mau di komfirmasi Tribun kemarin, Selasa (30/11) terkait kelanjutan perkara pembocoran rahasia perusahaan yang dilaporkan Gunawan seorang Maneger Valas PT Milenium Penata cabang Multatuli beberpa waktu yang lalu. Sebelumnya berdasarkan informasi Ali adik Gunawan kepada Tribun, abangnya telah melaporkan mengenai pembocoran rahasia perusahaan […]

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

expand_less