Rabu, 2 Sep 2026
light_mode

Perang Narkoba di Madina Masuk Radar Mabes Polri: Jangan Main-main (Lagi?)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak
Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*

 

Ada yang berubah dari denyut operasi narkoba di Mandailing Natal beberapa pekan terakhir. Intensitasnya meningkat, pola geraknya lebih sistematis, dan bahasa resmi aparat mulai terdengar seperti “operasi sapu bersih”, bukan lagi sekadar penindakan rutin.

Di permukaan, publik hanya melihat penggerebekan, pembakaran barak, dan parade tersangka. Tapi di balik itu, ada sinyal yang lebih besar: Madina tampaknya sudah masuk dalam radar serius pemberantasan narkoba tingkat pusat.

Polda Sumut dalam operasi 13–17 Mei 2026 membongkar ratusan kasus narkoba, menangkap 342 tersangka, serta menggempur puluhan sarang narkoba di berbagai daerah Sumut. (Radar Medan)

Yang menarik, nama Polres Mandailing Natal muncul sebagai salah satu titik pengungkapan menonjol dengan sitaan sabu dan ganja dalam jumlah signifikan. (Radarindo.co.id)

Ini bukan sekadar statistik kriminal biasa.

Di lingkungan kepolisian, ketika sebuah wilayah terus-menerus disebut dalam laporan operasi regional, maka wilayah itu sedang dipetakan sebagai simpul penting. Artinya, Madina bukan lagi dianggap titik lewat peredaran narkoba, melainkan diduga telah berkembang menjadi ekosistem yang punya rantai pasok, jaringan distribusi, bahkan perlindungan sosial tertentu.

Dan Mabes Polri biasanya tidak tinggal diam terhadap pola seperti itu.

Apalagi Sumatera Utara sendiri sejak lama dipandang sebagai salah satu medan perang narkotika paling rumit di Indonesia. DPR RI bahkan pernah memberi sorotan khusus terhadap intensitas pemberantasan narkoba di Sumut karena tingginya jaringan dan keterlibatan lintas wilayah. (Karosatuklik.com)

Di Madina, persoalannya menjadi lebih kompleks karena faktor geografis. Jalur perbukitan, konektivitas antarwilayah yang panjang, serta adanya kantong-kantong terpencil membuat pengawasan tidak mudah. Dalam konteks seperti ini, sarang narkoba bukan hanya tempat transaksi, melainkan sering menjadi titik konsolidasi sosial-ekonomi informal.

Karena itu, pembakaran barak narkoba sebenarnya mengandung pesan simbolik: negara ingin menunjukkan bahwa tidak boleh ada “wilayah otonom” narkoba di tengah masyarakat.

Namun pertanyaannya: apakah perang ini hanya berhenti pada pembakaran barak dan penangkapan lapangan?

Di sinilah publik mulai berbisik.

Sebab perang narkoba paling sulit bukan menangkap pengguna kecil, melainkan membongkar mata rantai pelindungnya. Setiap daerah yang peredaran narkobanya bertahan lama hampir selalu memiliki tiga lapis kekuatan:

  • jaringan ekonomi,
  • jaringan sosial, dan
  • jaringan backing.

Kalau salah satu masih hidup, maka barak yang dibakar hari ini bisa tumbuh lagi bulan depan.

Karena itu, operasi besar Polda Sumut sekarang terasa seperti fase awal pemetaan yang lebih luas. Bahasa “seluruh jajaran bergerak” yang berulang dalam rilis resmi kepolisian biasanya menjadi tanda adanya tekanan komando yang serius dari atas. (Humas Polri)

Madina sendiri kini sedang berada di titik sangat-sangat kritis. Maka, jika perang narkoba dilakukan konsisten, menyentuh bandar besar, aliran uang, dan dugaan pelindungnya, maka ini bisa menjadi momentum penyelamatan sosial daerah.

Tapi, jika hanya berhenti pada operasi periodik dan seremoni pembakaran barak atau pemusnahan barang bukti, maka publik akan membaca semuanya sebagai siklus lama: gaduh sesaat, lalu senyap kembali.

Dan justru di titik itulah radar Mabes Polri sedang diuji: Apakah benar-benar ingin memutus akar, atau sekadar mengguncang permukaan.***

*Wadah pemikiran, gerakan kritis dan motivasi untuk sinergi yang energik.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Propam dalami penganiayaan wartawan

    Propam dalami penganiayaan wartawan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penganiayaan yang dilakukan mantak Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, salah satu wartawan televisi swasta di dalam sel Polresta P. Siantar, kini didalami penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) serta Direktorat Reskrim Polda Sumut. Kapoldasu Irjen Oegroseno mengatakan, dugaan penganiayaan yang dilakukan Fathori saat menjabat Kapolresta P. Siantar sudah ditangani […]

  • Raih Prestasi Dengan Berolahraga

    Raih Prestasi Dengan Berolahraga

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pusat Kegiatan Olahraga Mengantar Prestasi Provinsi Sumatera Utara (Pugar Mentari Sumut) berkomitmen untuk terus memotivasi siswa di seluruh kabupaten/kota di Sumut terutama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk lebih menekuni dan giat berolahraga sebagai upaya menerapkan jiwa kreasi bagi anak didik di sekolah. Hal ini disampaikan Ketua Pugar Mentari Sumut Panataran SH MHum di […]

  • Wakil Bupati Madina : Pembukaan Jalan Raya Madina-Palas Diharap Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    Wakil Bupati Madina : Pembukaan Jalan Raya Madina-Palas Diharap Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pembukaan badan jalan raya jalur Madina-Palas diharapkan akan mendongkrak laju pertumbuhan perdagagan, jasa dan industri. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution, Selasa (8/8/2017) menyusul penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) pembukaan jalar Madina-Palas. Penandatanganan MoU itu dilakukan Dirjen Bina Marga Kementerian PU dan Pangdam I/BB serta Kepala Balai […]

  • Umat Muslim Madina Solat Gaib Untuk Muslim Rohingya

    Umat Muslim Madina Solat Gaib Untuk Muslim Rohingya

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar seribu kaum muslim Mandailing Natal (Madina) melakukan dzikir akbar untuk Muslim Rohingya. Selain zikir, juga dilakukan doa bersama, taushiyah, shalat ghaib jenazah, dan penggalangan Sumbangan Kemanusiaan Peduli Muslim Rohingya. Seluruh kegiatan itu dilaksanakan di lapangan Jl. Abri, samping bank Sumut Panyabungan, Jum’at (15/9/2017). Turut berhadir anatar lain, Ketua MUI […]

  • Proyek PU Madina Dipertanyakan Warga Hutapuli

    Proyek PU Madina Dipertanyakan Warga Hutapuli

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Warga Desa Desa Hutapuli Kecamatan Siabu mempertanyakan proyek pengerukan saluran air persawahan yang dikelolal Dinas PU Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, proyek berlabel “Rehabilitasi Normalisasi Saluran” itu tak dinilai warga melenceng dari kontrak. “Harusnya lebar badan saluran 4 meter, dan kedalaman 1,5 meter. Tapi , yang kami lihat hanya 3 meter […]

  • Tak Lampirkan Print Out, Surat Lamaran CPNS Ditolak

    Tak Lampirkan Print Out, Surat Lamaran CPNS Ditolak

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Seluruh pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang mengirimkan berkas lamaran tanpa melampirkan print out atau registerasi lewat internet, maka surat lamaran ditolak. “Tanpa print out itu berkas lamaran ditolak dan akan dikirim balasan surat lamarannya melalui Kantor Pos,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madina, […]

expand_less