Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Patuan Mandailing Klarifikasi Video Viral Pengantin Masuk Rumah Lewat Jendela

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Patuan Mandailing

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Raja Panusunan Mandailing Godang, H Hasanul Arifin Nasution, SSos Glr Patuan Mandailing memberikan klarifikasi atas polemik yang muncul setelah beredarnya video pasangan pengantin mengenakan busana bernuansa Mandailing yang memasuki rumah melalui jendela di postingan akun Tiktok @Butet Tikkal.

Tokoh adat yang juga menjabat Ketua Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB) Kabupaten Mandailing Natal itu mengajak masyarakat untuk menyikapi peristiwa tersebut secara arif, proporsional, dan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan.

Menurut Hasanul Arifin Nasution, perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap adat Mandailing merupakan hal yang patut diapresiasi. Namun, ia menilai setiap persoalan yang berkaitan dengan adat dan budaya harus disikapi secara arif dan proporsional.

“Kami menghargai berbagai tanggapan dan masukan yang disampaikan masyarakat. Kepedulian terhadap adat merupakan bentuk kecintaan terhadap warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia menekankan, potongan video yang beredar di media sosial tidak selalu mampu menggambarkan keseluruhan rangkaian sebuah prosesi. Karena itu, masyarakat diminta tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan ataupun memberikan penilaian yang dapat memicu kesalahpahaman.

“Tidak semua konten tentang adat yang disuguhkan di media sosial menggambarkan adat yang sesungguhnya. Sebaliknya, satu peristiwa budaya pasti memiliki latar belakang dan penjelasan tertentu yang tidak seluruhnya terekam dalam sebuah video singkat. Karena itu, perlu kehati-hatian dalam menyikapinya,” tandasnya.

Hasanul Arifin juga mengingatkan agar pasangan pengantin, keluarga besar, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut tidak menjadi sasaran perundungan ataupun penghakiman di ruang publik.

Menurutnya, setiap keluarga pada dasarnya memiliki niat baik dalam melaksanakan pesta adat dan budaya. Oleh sebab itu, apabila terdapat perbedaan pandangan, sebaiknya disampaikan melalui dialog yang santun dan penuh penghormatan.

“Kita tidak ingin ada pihak yang dirugikan akibat kesimpulan yang terburu-buru. Adat mengajarkan musyawarah, tabayyun, dan saling menghormati,” ungkapnya.

Terkait substansi adat itu sendiri, Hasanul menegaskan bahwa adat Mandailing merupakan warisan budaya yang memiliki tata nilai, filosofi, serta ketentuan yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, setiap praktik yang dikaitkan dengan adat perlu dipahami berdasarkan sumber, sejarah, dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menilai polemik yang berkembang saat ini justru dapat menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap adat dan budaya Mandailing.

“Perbedaan pandangan yang muncul hendaknya menjadi ruang pembelajaran bersama agar generasi muda semakin mengenal dan memahami adat Mandailing secara benar, bukan sekadar melalui potongan-potongan konten media sosial,” katanya.

Hasanul Arifin juga mengingatkan para pembuat konten dan pihak yang menyebarluaskan video agar lebih memperhatikan konteks budaya yang ditampilkan.

Menurutnya, setiap konten yang menampilkan simbol dan atribut budaya sebaiknya disertai penjelasan yang memadai agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Sebagai Ketua FPPAB Madina sekaligus Raja Panusunan Mandailing Godang, Hasanul mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga marwah adat melalui sikap yang bijaksana dan bertanggung jawab.

“Adat Mandailing adalah warisan bersama. Menjaganya bukan hanya melalui pakaian dan prosesi, tetapi juga melalui cara kita berdialog, menyampaikan pendapat dan menghormati sesama. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap budaya Mandailing,” pungkasnya. (fan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan. Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes […]

  • Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 telah mendapat alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus atau DAK Bidang Jalan senilai Rp 7,8 miliar untuk pembangunan jalan hotmix ruas jalan simpang siobon -aek mata, Kecamatan Panyabungan. Agar tidak ada kendala saat pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR Madina Kamis 9/11/2023 melaksanakan Long Segmen […]

  • Alat Perontok Padi Tingkatkan Pendapatan Petani

    Alat Perontok Padi Tingkatkan Pendapatan Petani

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski pekerjaan musiman namun alat perontok padi dan pompa angin-alat pembersih gabah-di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat menjanjikan sebagai tambahan keluarga. “Memang alat ini hanya dipakai saat musim panen padi tiba tetapi saya merasakan manfaatnya, apalagi pada musim penen kali ini hasil yang diperoleh petani pada umumnya meningkat,” kata Endin Nasution (37), seorang […]

  • Pengumuman CPNS Madina Belum Jelas

    Pengumuman CPNS Madina Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Puluhan Pesrta CPNS Adu Mulut Dengan Ajudan Kepala BKD PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga Senin siang (30/12/2013) ketidakpastian pengumuman pemenang penyaringan CPNS di Mandailing Natal (Madina) belum jelas. Para peserta yang terlanjur mendapat kabar akan ada pengumuman hari ini Senin membanjiri halaman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina. Pantauan Mandailing Online, jumlah peserta CPNS yang […]

  • DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi. Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016). Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan […]

  • Obama kutip filosofi Pancasila?

    Obama kutip filosofi Pancasila?

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Pesan politik Nasionalisme Baru yang diusung Presiden Barack Obama diduga terinspirasi politik Indonesia. Politisi Partai Republik, Michael Patrick Leahy, mengatakan ada inti pesan Obama dalam pidatonya yang sangat mirip dengan pidato Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno, tentang Pancasila. Analisis Leahy ini dimuat dalam laman American Thinker beberapa waktu lalu. Dengan lugas Leahy […]

expand_less