Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode

Jalan Rusak Madina vs Kantor Sementara Nias: Kebijakan Pilih Kasih Gubsu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • print Cetak

H. Syahrir Nasution

 

…

MEDAN (Mandailing Online) — Gubernur Sumatera Utara Bobbi Afif Nasution dinilai pilih kasih dalam kebijakan pembangunan di Sumut.

Salah satu barometernya adalah ketimpangan perhatian antara Nias dengan Madina (Mandailing Natal).

Keprihatinan itu disampaikan tokoh masyarakat Madina yang berdomisili di Medan, H. Syahrir Nasution kepada Mandailing Online, Ahad (2/8/2026).

Langkah gubernur Sumatera Utara beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memilih untuk berkantor sementara di Pulau Nias dinilainya berbanding terbalik (inversely proportional) dengan kondisi riil infrastruktur di wilayah Pantai Barat Madina yang kian memprihatinkan.

Jalur vital provinsi yang menghubungkan Jembatan Merah hingga Simpang Gambir kini berada di ambang kelumpuhan. Kondisi ini bahkan memicu gelombang protes keras dari anggota DPRD Sumatera Utara yang mendesak Pemprov agar segera mempercepat realisasi perbaikan sebelum jalur tersebut lumpuh total akibat gerusan air sungai dan tebing longsor.

 

Desakan Status Jalan Nasional dan Abaian Pemprov

Menurut Syahrir, krisis infrastruktur di Madina bukanlah persoalan baru. Begitu krusialnya jalur ekonomi ini membuat DPRD Madina secara resmi melahirkan 20 item rekomendasi, salah satunya mendesak perubahan status jalur Jembatan Merah–Simpang Gambir menjadi jalan nasional agar mendapatkan penanganan yang lebih pasti dari pemerintah pusat.

Namun, hingga hari ini, jeritan warga Pantai Barat Madina seolah bertepuk sebelah tangan. Publik mempertanyakan komitmen kepemimpinan Bobby Nasution yang dinilai belum memberikan perhatian konkret terhadap jalur tersebut, di tengah aksi simbolis berkantor di Nias yang memakan alokasi sumber daya dan anggaran tak sedikit.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya spekulasi bahwa minimnya perhatian Pemprov Sumut dipicu oleh kekecewaan politik pasca-Pilkada, di mana raihan suara di wilayah Madina tidak mencapai target yang diharapkan.

“Apabila spekulasi ini benar, hal tersebut menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan daerah,” katanya.

Secara kultural dan histori, Bobby Afif Nasution adalah putra asli berdarah Mandailing dan menyandang marga Nasution. Ketidakpedulian terhadap tanah leluhur tidak hanya mengecewakan dari sisi pembangunan ekonomi, tetapi juga mencederai nilai kebangsawanan dan etika kepemimpinan daerah. Ada pesan moral mendalam dari masyarakat agar seorang pemimpin tidak melupakan akar sejarahnya sendiri.

Sinyal Bahaya dan Urgensi Koreksi dari Pusat

Syahrir menambahi bahwa persoalan ini hendaknya tidak dipandang sebelah mata oleh Pemerintah Pusat. Presiden Prabowo Subianto didesak untuk turun tangan mengevaluasi dan mengoreksi kinerja serta gaya kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara. Kepemimpinan yang terkesan mengabaikan aspirasi mendasar rakyat demi agenda politik atau personal berpotensi menciptakan ketegangan sosial yang berbahaya.

Abaikan berkelanjutan terhadap jeritan rakyat dapat memicu frustrasi publik yang tak terkendali. Pelajaran berharga dari dinamika politik global—seperti ketegangan sosial di Nepal akibat pemimpin yang tuli terhadap suara rakyat—harus menjadi peringatan keras bahwa ketidakadilan infrastruktur dan ketimpangan perhatian dapat memicu tindakan masyarakat di luar nalar logika.

Bupati se-Sumut Jangan Berdiam Diri

Kritik juga ditujukan kepada para Bupati di seluruh wilayah Sumatera Utara. Sebagai kepala daerah yang berhadapan langsung dengan rakyat, para bupati diimbau untuk tidak sekadar berdiam diri atau bersikap apatis melihat arah kebijakan Pemprov yang dinilai keliru.

Memberikan masukan, teguran, maupun nasihat konstruktif kepada Gubernur adalah langkah sah dan konstitusional demi menjaga stabilitas regional serta kesejahteraan warga Sumatera Utara secara keseluruhan. Pemprov Sumut dituntut segera mengalihkan fokus dan anggaran pada perbaikan infrastruktur prioritas di Madina sebelum akses transportasi tersebut benar-benar putus dan mengisolasi ekonomi warga. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)
  • Editor: Dahlan Batubara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sibolga – Mulai tahun 2014, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana Rp 500 miliar lebih untuk perbaikan seluruh ruas jalan Nasional yang rusak di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Menurut Kepala Satker PPK 12 Sibolga Cs Siduhuaro Dachi, dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni sebesar Rp 70 miliar, juga […]

  • Tagihan Listrik Nyentrik? Kebijakan Kapitaliatik Yang Mencekik!

    Tagihan Listrik Nyentrik? Kebijakan Kapitaliatik Yang Mencekik!

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan lonjakan tagihan listrik. Meskipun PLN mengklaim bahwa kenaikan tarif listrik karena peningkatan pemakaian, banyak warga tak terima.Warga Depok pun sempat mendatangi kantor PLN yang memprotes besarnya tagihan yang naik hingga berkali-kali lipat. Kenaikan yang dirasakan warga pun bermacam-macam. Sehingga PLN pun […]

  • Pilkada Madina, Kuasa Hukum Ungkap Pelibatan Kadis Pendidikan, Kadis PMD dan Camat Morsip

    Pilkada Madina, Kuasa Hukum Ungkap Pelibatan Kadis Pendidikan, Kadis PMD dan Camat Morsip

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pasangan calon nomor urut 01 Pilkada Serentak 2020 Mandailing Natal menggugat dan meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan hasil pilkada yang memenangkan bupati petahana Dahlan Hasan Nasution, karena curang secara masif dan mengerahkan aparatur sipil negara tersistematis dalam memenangkan pilkada. Kuasa hukum pasangan calon nomor urut 01 Sukhairi-Atika, Adi Mansar dalam keterangan persnya yang […]

  • Apakah Perempuan Mimpi Basah?

    Apakah Perempuan Mimpi Basah?

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tema ini memang tabu bagi sebagian orang. Tetapi, dalam kajian fikih klasik, pembahasannya pernah disampaikan oleh banyak ulama. Orang kerap menyebutnya dengan “mimpi basah”, yakni tatkala seseorang bermimpi berhubungan intim dan berujung pada keluarnya sperma pada laki-laki dan cairan pada perempuan. Kasus mimpi basah, kata Syekh Muhammad al-Khasyat, memang banyak dialami oleh kaum Adam. Tetapi, […]

  • Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini, satu issu beredar di Panyabungan soal dugaan adanya sejumlah pejabat dan pimpinan SKPD di Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyetor uang kepada salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati. Rumor itu menyebutkan, penyetoran uang tersebut terjadi beberapa hari menjelang pendaftaran bakal calon bupati ke KPU Madina, akhir Juli lalu. Tak […]

  • Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Bertahun tahun, bangunan MCK di Desa Batang Gadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal tak terawat bahkan tak berfungsi, padahal MCK tersebut dibangun dari Dana Desa tahun 2020 lewat. Dari hasil investigasi, kondisi bangunan MCK saat ini di tutupi rumput liar, kondisi MCK sendiri tidak miliki air sebagai mana fungsinya […]

expand_less