Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Sebanyak 181 calon siswa SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapsel sejak Senin (30/5) mulai mengikuti tes Penerimaan Siswa Baru (PSB). Rencananya test akan berlangsung sampai Rabu (1/6) untuk menentukan 125 siswa baru (sesuai dengan daya tampung sekolah).
Untuk menjadi siswa SMAN2 Plus Sipirok yang berstandart Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (R-SBI), tidaklah semudah memasuki sekolah sekolah lainnya. Pasalnya, calon siswa harus melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup lengkap, dan melalui melalui persaingan yang cukup ketat dan alot. Nantinya, calon siswa yang diterima adalah siswa terbaik dari masing-masing sekolahnya dengan kriteria ranking 1-10 di kelasnya.
Pembantu Kepala Sekolah (PKS) Bidang Kesiswaan, Rahman Siregar SPd pada kunjungan Bupati Tapsel Senin (31/5) mengatakan, sebanyak 181 calon siswa yang mendaftarkan, selama 4 hari akan menginap di asrama sekolah guna menjalani test PSB.
“Seleksi PSB dimulai Senin hingga Rabu, dan seluruh calon siswa selama yang mengikuti tes, sejak Minggu (29/5) sudah berada di lingkungan sekolah dan tinggal di asrama sekolah sampai selesainya tahapan pelaksanaan tes tersebut” katanya.
Dikatakannya, adapun tahapan tes yang harus dilalui calon siswa adalah, tes akademik dengan materi yang diujikan yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Seluruh soal ujian disusun pihak dari Yayasan Marsipature Hutana Be (MHB).
“Tujuan pelaksanaan tes akademik ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan calon siswa terhadap bidang study tersebut,” ujarnya.
Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu bersama Ketua DPRD, Rahmad Nasution, didampingi Wakil Bupati Tapsel, Aldinz Rapolo Siregar dan beberapa pimpinan SKPD ketika meninjau pelaksanaan PSB SMAN Plus Sipirok TA 2011/2012, Senin (30/5) lalu mengatakan, generasi muda harus tetap rajin belajar dan jangan patah semangat kalau nantinya tak diterima menjadi anak didik SMAN Plus Sipirok.
“Ikuti komptesi dengan tenang, nantinya di antara kalian harus ada yang kalah. Tapi, saya minta kalian terus bersemangat manfaatkan waktu yang ada, jangan gugup, grogi, tenang-tengan saja dan tetap berdoa dan berserah diri pada Tuhan,” harap Syahrul M Pasaribu.
Sementara Kepala Marwan MPd yang berada di Bogor, melalui telepon serulernya pada METRO mengatakan, sesuai rencana pada hari kedua seluruh calon siswa menjalani psikotes yang bertujuan untuk mengetahui potensi akademik calon siswa dalam bentuk kecerdasan umum, tingkat perkembangan emosional.
“Tim yang melakukan psikotes merupakan tim dari Medan yang dipercayakan oleh pihak Yayasan Marsipature Hutana Be. Tim tersebut telah berada Tapsel sudah siap bekerja,” ujarnya.
Sedangkan hari ketiga dijadwalkan pelaksanaan tes kesehatan yang tujuannya untuk mengetahui tingkat kesehatan calon siswa mulai dari replek, THT, Mata, bagian dada, bagian Abdomen dan anggota gerak sekaligus tes narkoba. Dalam hal ini, RSUD Sipirok Tapsel menjadi tim yang dihunjuk.
Selanjutnya kata Marwan, seluruh calon siswa akan menjalani interview (wawancara) yang dilaksanakan tim dari guru-guru senior SMAN 2 Plus Sipirok. Tujuannya, untuk mengetahui sikap peserta calon siswa, wawasan berfikir, dan juga keterlibatan dengan obat terlarang. (ran/mer)
Sumber :Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat tidak mampu membayar biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya berasal dari keluarga miskin ditahan pihak Rumah Sakit Umum RSU Panyabungan. Hingga Kamis sore (18/2) Rodiah dan bayi laki-lakinya masih tertahan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sejak melahirkan 3 hari lalu. Dia dan Aswir suaminya warga Kelurahan Panyabungan […]

  • Polisi Dalami Peristiwa Pengeroyokan Giawa di Muara Batang Gadis

    Polisi Dalami Peristiwa Pengeroyokan Giawa di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Unit Reskrim Polisi Sektor (Polsek) Maura Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) saat ini masih mendalami laporan pengeroyokan korban bernama Mencari Hati Giawa yang terjadi pada Sabtu (5/10/2024). Laporan dari korban masuk tanggal 5 Oktober 2024 dengan nomor LP/B/38/X/2024/SPKT/POLSEK MUARA BATANG GADIS/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATRA UTARA. Tiga orang diduga pelaku […]

  • Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Bayo Nasution Setiap daerah terbentuk dan berkembang dengan sejarahnya sendiri. Seperti yang lain, Madina menyimpan begitu banyak bukti-bukti historis. Pertanyannya: Apakah Madina memiliki sejarahnya sendiri, sehingga sejarah itu bisa diperlakukan sebagai satu modal tersendiri untuk menjadi kabupaten yang maju dan makmur? Jawabannya, sudah barang tentu. Sejumlah artepak yang masih ditemukan merujuk pada […]

  • KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) akhirnya mengembalikan uang Pemkab Langkat Rp75 miliar lebih. Dana tersebut sebelumnya disita guna keperluan pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Syamsul Arifin. Pengembalian uang sitaan dilakukan pada Senin (2/7) lalu sekira pukul 16.00 WIB di kantor Bupati Langkat. Pengembalian itu disaksikan Kapolres Langkat AKB Eric Bhismo dan beberapa […]

  • Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Saya berharap kepada instansi terkait agar menata pedangang kaki lima yang ada di tepi jalan agar di pindahkan ke suatu tempat yang strategis,” Kata Bupati Madina Dahlan hasan Nasution. Itu dikatakan bupati pada kegiatan bakti gotong royong bersama pimpinan SKPD dan staf pemerintahan di Panyabungan, Jumat (31/10). Dahlan mengatakan […]

  • Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang lanjutan empat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunthe (PNS), Dedek Ispansyah (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin kembali (pemilik warung), kembali digelar di Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (02/12/2010). Agenda persidangan mendengarkan keterangan saksi. Dua orang saksi yang dimintai keterangan yaitu Dedi dan Fahri. Keduanya termasuk dalam kedelapan orang yang diciduk […]

expand_less