Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Ibu-ibu Tantang Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan
Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak.
Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung Tua, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gunung Tua. Kehadiran para pedagang diterima Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta, Drs Agussalim Simatupang, di ruangannya.
Salah seorang pedagang, Uma Jabalando, mengaku, kedatangan mereka ke Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta merupakan bentuk protes tentang pemindahan lapak pasar pabukoan.
“Aksi ini dipicu karena ada oknum tertentu yang menyebutkan kami selaku pedagang pabukoan yang biasa berjualan setiap tahunnya di depan los pasar Gunung Tua, sudah setuju dan sepakat pindah ke sana. Padahal, tidak ada satu pedagang pun yang setuju perpindahan lokasi lapak pabukoan ini,” ucapnya.
Katanya, para pedagang pabukoan akan tetap bertahan di lapak pasar Gunung Tua pada Senin (hari pertama Ramadan,red) mendatang. Mereka siap menghadang apabila ada tindakan dari aparat untuk memindahkan lapak mereka.
“Kami sangat kesal atas tindakan ini. Masalah macet dan keindahan kota pasti ada solusi yang terbaik. Kan bisa, setiap hari kecuali Sabtu dan Rabu pabukoan ditempatkan di gang Masjid Al Hilal dekat pasar Gunung Tua,” ungkapnya.
Dia berharap, Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap memikirkan nasib mereka dan menunda pemindahan lapak pasar dadakan Ramadan di Pasar Gunung Tua. “Jika pemindahan terus dilakukan maka kami akan lawan bupati dengan cara berdemo ke kantor bupati,” tegasnya.
Hindari Kemacetan
Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta, Drs Agussalim Simatupang, yang dikonfirmasi melalui Kabid Pasar dan Kebersihan Ali Ja’far, menyebutkan, pemindahan pusat pasar pabukoan tersebut terkait lokasi lama di pelataran Pusat Pasar Gunung Tua yang semakin padat, sehingga tidak mendukung lagi khusus menjual makanan berbuka pada Ramadan nanti.
“Pasar pabukoan selama ramadan dipindah ke los depan lapangan Merdeka Gunung Tua. Ini dilakukan untuk menghindari kemacetan jalan setiap hari,” ungkapnya.
Ja’far menambahkan, pihaknya tidak melakukan pengutipan terhadap sewa tempat, hanya dikutip retribusi kebersihan “Tidak ada kutipan dalam penyewaan tempat bagi para pedagang pabukoan kecuali retribusi sampah,” pungkasnya. (thg)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Start FM Panyabungan Radio Terbaik Kategori Konten Lokal Oleh KPID Award 2014

    Start FM Panyabungan Radio Terbaik Kategori Konten Lokal Oleh KPID Award 2014

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Radio Start 102,6 FM yang berbasis di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) meraih penghargaan sebagai radio terbaik kategori konten lokal dan nominator 3 besar kategori Talk Show dan Hiburan dari KPID Award Tahun 2014. Penghargaan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) ini diserahkan di Audiotarium RRI Medan, beberapa waktu lalu, dihadiri […]

  • Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Ekspo Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2022 di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Jumat (12/8). Kegiatan ini dalam rangka semarak HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan bahwa HUT RI Kemerdekaan RI tahun 2022 ini diselenggarakan di Kabupaten […]

  • TEMBAKAU PILKADA

    TEMBAKAU PILKADA

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Opuk ukuran dua kali tiga meter yang sudah berdiri miring namun masih digunakan berposisi di tengah kampung seiring usianya yang telah tua. Daun rumbia yang menutupi atap opuk itu tinggal setengah dan sudah ditempeli dengan seng sebahagiannya, sehingga keestetikan opuk legendaris ini sudah berkurang. Tiang-tiang penyangga opuk yang terbuat dari batang […]

  • Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati dan wakil bupati mandailing natal nomor urut 3, Saparuddin Haji yang berlatar belakang seorang santri dan Miswaruddin Daulay, S.Pd seorang dosen diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Madina 5 tahun kedepan. Itu diungkapkan seorang warga Panyabungan, Muhammad Azwar Nasution yang juga santri alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, […]

  • Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal (MAN 1 Madina) selama ini dikenal sebagai sekolah yang berprestasi di bidang pengetahuan dan teknologi (Imtek). Berbagai prestasi di tingkat Nasional dan internasional telah ditorehkan sekolah yang beralamat di Jl. Lintas Medan-Padang, Dalan Lidang ini. Namun, ternyata madrasah yang dipimpin Salbiah, S.Ag, MM ini juga […]

  • Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

    Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): bentuk kekecewaan terhadap Kepolisian, emak emak di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal terus bersuara. Mereka menilai polisi tidak mampu memberantas para pelaku pengedar narkoba di wilayah nya. ” bagai mana kami yakin pada polisi, para pelaku pengedar narkoba terus merusak anak anak kami di desa […]

expand_less