Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Mobil Dinas Bupati Plat Palsu?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


Tapsel,

Pemakaian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) modifikasi yang identik dengan pemalsuan tampaknya tidak hanya digandrungi masyarakat umum, tetapi juga merambah kalangan pejabat. Bahkan mobil dinas Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu jenis Toyota Landcruiser Prado TX juga diduga menggunakan nomor polisi yang bukan peruntukannya alias diduga palsu.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, pada Tahun Anggaran 2011 saat kepimpinan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu belum genap 1 tahun telah mengalokasikan Rp5,4 miliar untuk pengadaan mobil dinas di sekretariat daerah, yang diantaranya Rp1.030.000.000 untuk mobil built up (rakitan luar negeri/mobil import utuh) Toyota Landcruiser Prado TX.

Kendaraan dinas yang diadakan di tengah gonjang-ganjing defisit keuangan daerah itu telah digunakan Bupati Tapsel dalam tugas kesehariannya dengan menggunakan plat polisi BK 22 NR yang masa berlaku STNKnya habis pada 09.11, sehingga menimbulkan keheranan dikalangan masyarakat sebab TNKB itu diduga palsu.

“Masa baru dibeli, STNKnya sudah mau habis masa berlakunya? Apa mungkin mobil yang baru dibeli itu mobil bekas? Karena itu patut diduga nomor polisi Landcruiser Prado dengan memakai BK 22 NR itu disinyalir bukan peruntukannya yang identik dengan pelanggaran terhadap UU lalu lintas maupun KUHP,” tukas aktifis LSM di Tapsel S Togi Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Rabu (10/08/2011).

Selanjutnya ia mengharapkan pihak kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Tapanuli Selatan ataupun Kota Padang Sidimpuan memberikan tindakan atas pemakaian plat polisi diduga palsu pada mobil dinas Bupati Tapsel itu sebagaimana ketentuan Pasal 280 juncto Pasal 68 Ayat 1 UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. “Hukum itu harusnya bukan hanya untuk rakyat kecil saja tetapi juga harus bagi para pejabat, jangan kalau rakyat kecil pakai plat modif atau palsu langsung ditilang, kalau pejabat malah dikawal,” pungkasnya.

Kabag Umum Setdakab Tapsel Panusunan Rambe tidak berhasil dikonfirmasi perihal tersebut. Telepon wartawan tidak diangkat. Demikian halnya SMS yang dikirimkan tidak memperoleh jawaban hingga berita ini dikirimkan. (BS-029)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) ada suatu tradisi memberikan makan kepada para anak yatim usai panen padi sawah. Tradisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan berlanjut hingga era sekarang. Biasanya diselenggarakan setelah semua petani sudah menyelesaikan kegiatan panen. Tradisi ini terjadi terkait dengan adanya niat bernazar dari […]

  • Tympanum Garap Film “Lilu”

    Tympanum Garap Film “Lilu”

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kemajuan sinematografi di Mandailing Natal, Sumatera Utara terus berkibar. Ini tak terlepas dari para sineas Mandailing yang kian banyak melahirkan karya-karya meramaikan kancah perfilman di tanah air. Setelah meraih rangkaian sukses memproduksi films berbasis Mandailing “Biola Na Mabugang”, “Biola Na Mabugang II- Tias Ni Bugang”, lalu “Tias Part II”, Tympanum Novem […]

  • Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peluang Arjun Nasution sangat besar untuk memimpin MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Organisasi ini akan menggelar Muscab dalam waktu dekat memilih ketua MPC pengganti almarhum Syahriwan Nasution. Gambaran peluang Arjun itu terlihat dari antusias sejumlah kader PP di 12 Kecamatan kepada mantan anggota DPRD Mandailing Natal ini. Kader […]

  • Menunggu Lemang

    Menunggu Lemang

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution   Selasa, 12 Agustus 1980. Pagi-pagi pancuran sudah ramai. Anak-anak berebut delapan bilah pancuran di sebelah mesjid. Semua membawa bambu untuk memasak lemang. Sudah dipotong-potong setiap ruasnya, lalu diikat dengan tali dari kulit batang pisang. Kami menyebutnya “sarisir”, dan tentu cukup kuat untuk mengikat 6-10 ruas bambu. Anak-anak riuh. Ada yang […]

  • Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia) Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang […]

  • Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

    Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pernyataan Evaline Sago yang dirilis media Mitanews bukan pernyataan ancaman. Demikian rilis pers Kuasa Hukum PT. Tri Bahtera Srikandi, Ridwan Rangkuti,SH.MH, Senin (18/11/2019) Ridwan merujuk kalimat Evaline “kalau tidak lari, Desember Syafron akan selesai” yang dikutip Mitanews edisi Jum’at 15 November 2019. Ridwan menyatakan, secara hukum pernyataan Evaline tersebut […]

expand_less