Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


LABUHANBATU:
Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan
tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib.

Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol dan memukuli korban dibagian perutnya ketika memanen sawit di Kebun milik warga yang berjarak lebih kurang 250 meter dari batas kebun milik Negara itu.

Kejadian bermula ketika korban Karim Pasaribu warga Pulo Dogom, beserta supirnya Dian memanen sawit dipagi hari itu. Ketika itu mereka didatangi ketiga oknum Brimob dengan bersenjata laras panjang. Oknum membentak korban dan mengatakan kalau kelapa sawit yang berada di dalam mobil taft pick up milik korban adalah milik perkebunan Brangir. “Mereka datang langsung membentak dan mengatakan tandan buah segar (TBS) Kelapa sawit kami milik kebun berangir,” kata korban Karim pasaribu didampingi istrinya, Rabu 10 Agustus 2011kepada wartawan di kediamannya.

Karim dengan tegas menampik tuduhan itu. Karena tidak puas dengan jawaban korban, ketiga oknum itu langsung meletuskan senjata laras panjang diduga berjenis SS1V1 dan kemudian meminta uang senilai Rp100 juta kepada korban agar tidak mempersalahkan hal itu. “Oknum terus meminta uang. Karena kubilang tidak ada uang, mereka mengatakan mana bisa begitu,” tutur korban.

Akhirnya karena takut mobilnya dibawa ketiga oknum tersebut, dengan pasrah korbanpun bersedia memberikan uang sebesar Rp10 juta setelah
terus didesak ketiga oknum ini. Tak puas sampai disitu, setelah menyerahkan uangnya korban juga diborgol hingga korban berontak dan dadanya dipukul dengan popor senjata. Kemudian disungkurkan ke tanah. Tidak hanya Karim yang menjadi sasaran penganiayaan, supir korban Dian juga mendapatkan
perlakuan serupa. Kejadian itu kemudian mendapat perhatian ratusan warga dan mendatangi lokasi kejadian meminta agar borgol di tangan
korban dilepaskan.

Namun, saat itu para oknum tersebut berdalih kehilangan kunci. Akhirnya warga kemudian melepaskan borgol kedua korban dengan menggunakan jarum peniti. Paska kejadian itu Dian supir korban mengalami trauma mendalam. Sedangkan Karim sendiri mengeluhkan sesak di dadanya. Asisten SDM PTPN4 Kebun Berangir Syahbana Rangkuti ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui masalah tersebut. “Saya baru tahu masalah ini. Jadi saya belum bisa menjelaskan,” katanya.

Sementara Mangadi Papam Perusahan ini membenarkan ada tiga orang oknum Brimob yang di BKO kan di perusahaan itu. Mangadi membantah terjadi penganiayaan, pemerasan dan letusan senjata di lokasi kejadian. Namun dia tidak menampik ketiga oknum itu memegang uang Rp10 juta yang diterima dari korban. Dia berdalih Karim Pasaribu telah melakukan percobaan penyuapan terhadap ketiga oknum tersebut.

Sehingga mereka (oknum Brimob) juga berniat melaporkan hal itu ke Mapolsek NA IX-X. Ketika ditanya mengapa uang Rp10 juta tersebut tetap diterima oleh ketiganya, Mangadi berdalih, diterimanya uang itu guna sebagai barang bukti.(fh)
Sumber :

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pihak Pemkab Madina pernah mencoba memasukkan sejumlah item proyek pendahuluan Taman Raja Batu ke dalam APBD Perubahan Kabupaten Madina TA 2017, namun ditolak DPRD. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Sahriwan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang dalam satu wawancara khusus dengan Mandailing Online di kediamannya Desa Gunungtua Julu, […]

  • Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gozali Pulungan,SH.MM dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (21/4/2017). Dia menggantikan pejabat lama, Sayuti Lubis. Pelantikan Gozali ini bersama dengan 366 pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemkab Madina oleh Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution di Taman Raja Batu, Panyabungan. Jabatan Sekretraris ini […]

  • Bupati dan Wabup Pimpin ASN Gotong Royong Bersihkan Pasar Panyabungan

    Bupati dan Wabup Pimpin ASN Gotong Royong Bersihkan Pasar Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi memipim rombongan ASN gotong royong membersihkan pasar lama Panyabungan, Sabtu (3/5/2025). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis turut mendampingi kegiatan itu. Gotong royong ini merupakan kampanye kebersihan lungkungan menuju kota Panyabungan yang bersih secara umum. Seluruh petugas kebersihan […]

  • Jamsu Minta Poldasu Usut Idris Batubara

    Jamsu Minta Poldasu Usut Idris Batubara

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Terkait Rekomendasi Pindah Palsu Panyabungan(MO)-Kasus dugaan penipuan tandatangan bupati Labura oleh Sekcam Panyabungan, Kabupaten Madina, Drs.Mhd.Idris Batubara, makin panas. Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (Jamsu) meminta Poldasu segera memprosesnya secara hukum. Jamsu juga mendesak Bupati Madina, Hidayat Batubara mengambil tindakan tegas agar kasus ini tak memalukan Madina serta agar publik tak menilai tindakan Idris Batubara […]

  • Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

    Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG – Lembaga Observatorium Bosscha memprediksi awal Ramadhan 2012 jatuh pada Jumat (20/7). Itu dilihat dari perhitungan astronomi yang diterapkan lembaga setempat. Peneliti Bosscha Evan Irawan mengatakan, perkiraan jatuhnya awal Ramadhan 2012 pada tanggal tersebut dihitung berdasarkan posisi hilal, atau bulan yang terbit pada tanggal satu bulan Kamariah. “Tanggal 19 Juli (Kamis, red) posisi hilal […]

  • Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Nora Br Damanik, narapidana (napi) yang tersangkut kasus penipuan yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, distrum petugas LP, hanya gara-gara dituduh meracuni Sri Wardani, penjaga LP di Blok C. Nora yang ditemui wartawan Sumut Pos, Jumat (15/7) mengaku, petugas LP membabi buta menyetrumnya. “Kejadian […]

expand_less