Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Wabup Madina Jenguk 3 Korban Penembakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
  • print Cetak

Konflik Antarwarga
Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengimbau masyarakat Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur agar tidak larut dalam suasana insiden penikaman dan penembakan terhadap 3 orang warganya yang diduga dilakukan sejumlah warga Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, 8 September 2011.
Ia juga menegaskan bahwa peristiwa itu bukanlah konflik warga antardesa, namun antar oknum warga.

“Mari kita sama-sama perangi pelaku penembakan warga Gunung Baringin tersebut oleh sejumlah oknum warga Desa Pardomuan yang diduga selama ini juga menjadi petani ganja, serta pemilik senjata api rakitan. Kita juga berharap peran aktif dari aparat kepolisian serta TNI juga seyogiayanya turun membantu atas kejadian ini, sehingga rasa aman, nyaman dalam menciptakan ketertiban masyarakat terjadi,” sebutnya.

Demikian dikatakan Dahlan Hasan Nasution ketika menjenguk 3 orang warga Desa Gunung Baringin korban penikaman dan penembakan dalam peristiwa penyerangan sekelompok warga Desa Pardomuan, Kamis (16/9).

Menurut Dahlan, dalam membasmi segala tindak kejahatan, maka aparat pemerintah dan keamanan harus melibatkan peran tokoh agama dan masyarakat. Apalagi, Madian merupakan daerah serambi mekahnya Sumatera Utara, di mana masyarakatnya fanatik terhadap adat dan agamanya.

“Segala hal yang melanggar hukum harus sama-sama kita basmi, termasuk keberadaan ladang ganja di Desa Pardomuan dan Desa Huta Tinggi yang telah mencoreng nama baik daerah ini. Kita terkenal tidak lain hanya karena kesuburan ladang ganjanya,” ujar Dahlan.

Menurut Dahlan, ia akan turun ke lokasi perbukitan Tor Sihite dan sejumlah pemukiman di Kecamatan Panyabungan Timur yang terkenal dengan pemasok ganja keluar daerah tersebut.
“Kita juga akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk meningkatkan pos polisi menjadi Polsek di daerah tersebut guna meminimalisir peredaran ganja,” imbuhnya.

Ia meminta kepala desa yang berada di Kecamatan Panyabungan Timur untuk dapat memberikan informasi terkait sejumlah aktivitas warga yang melanggar hukum, baik menjadi petani dan pengedar ganja, pemilik senjata api, serta penjual minuman keras.

Tokoh masyarakat Gunung Baringin, Ahlat Damunthe, meminta peran aktif pemerintah daerah bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk menangkap pelaku penembakan warga Gunung Barngin. Sebab sampai saat ini warga masih belum berani melakukan aktivitas ke dalam hutan karena para pelaku penembakan belum tertangkap.

“Malam hari kita juga masih melakukan ronda, dan belum bisa tidur nyeyak karena takut didatangi para pelaku penembakan warga pada minggu lalu. Diduga para pelaku masih berada di dalam hutan menghindari kejaran aparat kepolisian,” sebutnya. (henri)
Sumber:MedanBisnis –

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut Ambisi Menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2020

    Sumut Ambisi Menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Keberadaan Gedung Serba Guna di Jalan Pancing Medan yang saat ini pembangunanya masih dalam tahap perampungan, dapat menjadi modal dasar bagi Sumatera Utara mewujudkan cita-cita menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional 2020. Kasubdis Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara, Sakiruddin di Medan, Rabu, 23 Februari 2011, mengatakan, Gedung Serba […]

  • Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

    Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta memeriksa pelaksanaan pembanguan dek penahan banjir Sungai Rantopuran di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, terjadi perbedaan pandang antara pihak kontraktor dengan pihak UPT SDA Batang Gadis Batang Natal soal bahan material untuk cor dek. Itu dikatakan Muhammad Rusdi Batubara dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) […]

  • Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Banyak kisah yang disebut dalam Al-Quran. Kebanyakan adalah kisah para nabi. Di antaranya adalah Nabi Yusuf as. Namun kisah beliau tergolong istimewa karena dikhususkan dalam satu surat. Nama suratnya pun memakai nama pribadi beliau. Sebanyak 13 halaman mushaf hanya bercerita tentang beliau dari kecil hingga berkuasa di Mesir. Sebanyak 11 halaman khusus bercerita saat […]

  • Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Dua truk bermuatan kayu gelondongan ditangkap warga dan menggiringnya ke Polsek Ranah Batahan, Jum’at (9/9/2022). Truk itu digiring puluhan warga ke kantor Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jum’at malam. Kayu-kayu itu diduga ditebangi secara ilegal di kawasan sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan. Penangkapan truk […]

  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi […]

expand_less