Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Direktur CV.Sinar Pakantan Adukan Kadis PU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

Pemenang Tender Paket APBN P Dinas PUPE Madina Direkayasa
PANYABUNGAN (Berita): Direktur CV.Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution akan mengadukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Dan Energi Kabupaten Mandailing Natal Ir.H.Abdollah Dalimunthe ke Kajaksaan Negeri terkait dengan Pemenang Tender Proyek Rehablitasi Jaringan Pada Bondar Saba Rimba Desa Bonan Dolok dengan Pagu Anggaran Rp 140.000.000,- yang bersumber dari anggaran APBN P yang proses pemenangannya di duga di rekayasa oleh Kadis PUPE meskipun telah di usulkan oleh panitia tender.

“ Kita telah menempuh presedur dan melakukan upaya sanggahan dan sanggahan banding yang sampai sekarang ini pihak Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Dan Energi Madina tidak peduli dengan tuntutan kita,” ujar Direktur CV. Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution kepada Berita Selasa ( 5-10 ) di Kota Panyabungan dengan harapan Pjs.Bupati Madina Ir.Aspan Sofyan Batubara.MM dapat mengambil langkah positif terkait pengaduan kontraktor.

Menurut Arnold, paket proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pada Bondar Saba Rimba Desa Lumban Dolok yang pengumumannya No.78/PAN/PU-PE/2010 tanggal 3 September 2010 ada empat (4) Perusahaan yang memasukkan penawaran yaitu CV. Todina menawar Rp 139.500.000,- CV. Sinar Pakantan Rp 133.150.000,- CV. Cipta Utama Rp 139.000.000,- dan CV.Galaxi Rp 139.300,000,- dan di menangkan oleh CV.Cipta Utama dengan penawaran Rp 139.000.000,- dan pemenang Cadangan CV.Galaxi Rp 139.300.000,-.

Padahal, ujar Arnold, pada pembukaan dokumen tanggal 20 Agustus 2010 pukul 14.00 Wib perusahaan kami telah memenuhi syarat yang diminta panitia pengadaan dan kami turut menjadi saksi dari peserta lelang atas pembukaan berkas dokemen di ruang BIdang Program.

Begitu juga dengan paket proyek Peningkatan Jalan Sigalapang – sopo Batu dengan Pagu Anggaran Rp 450.000.000,-yang mana dalam paket itu ada 4 perusahaan yang melakukan penawaran yaitu CV. Putra Jaya dengan menawar Rp 447.500.000,- CV.Sinar Pakantan Rp 427.500.000,- CV. Kesuma Jaya Rp 448.200.000,- dan CV. Mandy Bersaudara Rp 447.800.000,- yang di menangkan oleh Perusahaan CV. Putra Jaya Rp 447.500.000,- sehingga membuat kita menjadi heran dengan langkah yang dibuat oleh Kadis PU-PE Madina.

Pengakuan Arnold, kedua paket proyek yang telah di tawar CV.Sinar Pakantan tersebut oleh pnitia telah mengusulkan CV.Sinar pakantan dan dengan berbagai alas an dan jawaban sanggahan dari kadis PU-PE Madina Ir.H.Abdolah Dalimunthe sesuai dengan surat nya No. 600/1072/PU-PE/2010 dengan jelas dikatakan karena CV.Sinar Pakantan tidak aktif selama dua (2) tahun dan atas dasar itulah pihaknya menilai perusahaan itu tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pemenang.

“ Lucunya, kita melakukan penawaran dua paket dan alas an yang dibuat untuk menjawab sanggahan CV.Sinar Pakantan jawabannya sama dan terkesan pemenang paket tersebut telah di rekayasa oleh Kadis PU-PE tanpa memperdulikan ke dudukan panitia yang paling berwenang,” ujar Direkatur CV.Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution kepada sejumlah wartawan.

Bahkan ujar Arnold, sebagai Kontraktor yang merasa haknya di kebiri oleh Kadis PU-PE Madina telah menyurati Bupati Madina beberapa kali dengan melakukan anggahan sekaligus mempertegas kedudukan Kadis PU-PE Madina Ir.H.Abdollah Dalimunthe yang mana dalam persoalan paket proyek yang sumber dananya APBN P terlihat dengan jelas bahwa Kadis menjadi Pengguna Anggaran sekaligus menjadi Panitia Pengadaan dan tidak melakukan jawaban sesuai dengan usulan panitia sesuai hasil evaluasi panitia ( Kepres RI No. 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Palksanaan Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah.

Oleh karena itu, ujar Arnold Nasution, sebagai masyarakat yang memahami hokum dan peraturan dalam waktu dekat ini akan mengadukan persoalan ini ke Kejaksaan Negeri Panyabungan, Kajatisu , BPKP dan KPK di Jakarta guna untuk meluruskan persoalan secara benar dan juga akan mengadukan penyalah gunaan wewenang ini ke Polres, Poldasu dan juga Kapolri nantinya.

Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU_PE Madina yang sumber dananya APBN P Tahun 2010 Jehan Lubis.BE yang di hubungi Via Ponsel sampai tiga kali tidak memberikan jawaban dan bahkan setiap di hubungi mematikan ponselnya.

Sementara itu anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan yang di minta komentarnya, mendesak pihak Panitia agar meneliti kembali pemenang tender karena berdasarkan pengaduan yang telah sampai ke Fraksi bahwa CV.Sinar Pakantan lebih layak keluar sebagai pemenang tender sesyuai dengan adanya usulan dari panitia ketika dibuka penawaran.

Selain itu, mengharapkajn kepada Direktur CV.Sinar Pakantan untuk tidak behenti memperjuangkan haknya dan menghimbau dan sekaligus mengharapkan kepada pihak Kejaksaan dan Inspektorat Madina, BPKP, Kajaksaan dan pihak lainnya untuk dapat melakukan pemeriksaan kepada panitia dan Kadis PU-PE Madina agar kejadian serupa tidak terulang di belakang hari.

Kata dia, PJs.Bupati Madina juga kita harapkan untuk berlaku arif dan bijaksana dan untuk meneyelasikan persoalan tersebut di harapkan kepada Pjs.Bupati untuk dapat memanggil Kadis PU-PE dan panitia guna untuk meluruskan dan memahami apa yang telah di lakukan oleh instansi tersebut yang telah mengakibatkan keluhan dari kontraktor. (Isk)
sumber:beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta. Sementara untuk pecahan Rp 100.000 […]

  • Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui […]

  • Madina Endemis Malaria

    Madina Endemis Malaria

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Dari sekitar 24 ribuan masyarakat Madina, 9.671 jiwa terjangkit malaria,” sebut Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina, Arifin Fausi Lubis Apt MM, kepada METRO, di ruang kerjanya, Jumat (12/11). Arifin menambahkan, malaria merupakan penyakit yang harus ditangani serius dan […]

  • Tournament Bupati Cup I 2023 Madina Resmi Dibuka

    Tournament Bupati Cup I 2023 Madina Resmi Dibuka

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAM( Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhaeri Nasution resmi buka tournamen Sepak Bola Bupati Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Yonif 123 Kompi Senapan B Mangga Dua, Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan. Senin (3/7/2023) Dalam sambutannya Bupati Madina memberikan support bagi para pemain yang akan bertanding kali ini. Bupati […]

  • Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Namanya Toge Panyabungan. Selintas seperti nama kecambah kacang hijau yang sering dijadikan sayuran. Tapi toge yang satu ini adalah sebuah jajanan kuliner khas Mandailing, tepatnya berasal dari Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Panganan segar yang konon identik dengan bulan puasa ini memiliki rasa yang khas dan sangat lezat. Apalagi kalau dicampur dengan tape maka […]

  • Terkait Pemberitaan, Wartawan Waspada Diancam Akun Rizki Nasution

    Terkait Pemberitaan, Wartawan Waspada Diancam Akun Rizki Nasution

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online): Salah satu wartawan media Harian Waspada Kabupaten Mandailing Natal mendapat ancaman berupa serangan dari akun facebook milik Rizki Nasution yang diduga merupakan warga desa Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina. Dalam percakapan singkat melalui messenger antara wartawan dengan pemilik akun Rizki Nasution, terlihat pemilik akun merasa tidak senang akibat pemberitaan yang dilakukan […]

expand_less