Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
  • print Cetak

Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat.

Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah kota menyetujui dan menetapkan dana Pemilukada Kota Padang Sidimpuan Tahun 2012 sebesar Rp6 miliar, termasuk didalamnya untuk dana pemilukada putaran kedua sebesar Rp44 juta. Itu berarti anggaran Pemilukada putaran pertama Rp5.956.000.000.

Dalam sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Aswar syamsi Lubis bersama Wakil Ketua Taty Aryani Tambunan dan Hamidah Batubara serta dihadiri Wakil Walikota Maragunung Harahap, Sekda Sarmadan Hasibuan dan pimpinan SKPD, Ketua Komisi I Khoiruddin Rambe mempertanyakan besaran dana pemilukada putaran kedua tersebut karena sangat minim.

“Saya minta pimpinan sidang dan kita semua untuk mencermati usulan yang diajukan KPUD dana pemilukada putaran kedua hanya sebesar Rp44 juta. Apapun ceritanya hal ini tidak logika dengan dana sebesar itu bisa menyelenggarakan Pemiluakda Kota Padang Sidimpuan apabila terjadi dua putaran. Apakah kita telah yakin bahwa Pemilukada nanti berjalan satu putaran sehingga menganggarkan dana putaran kedua hanya Rp44 juta, yang secara logika tidak masuk akal,” tanya Khoiruddin.

Pertanyaan Koiruddin yang juga Anggota Banmus DPRD itu tidak mendapat jawaban memadai dari Ketua DPRD, dan hanya mengatakan dalam verifikasi APBD di Pemerintahan Provinsi Sumut nanti akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Kenyataan tersebut membuat kalangan masyarakat bertanya-tanya ada apa gerangan yang terjadi di balik pembahasan dana Pemilukada Sidimpuan.

Siapa yang salah, apakah KPUD, Banggar DPRD atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) eksekutif yang tidak jeli membahas item per item pos anggaran yang diajukan KPUD sebelum diajukan ke DPRD, tentunya pertanyaan ini masih terus akan menggelitik sebelum diperoleh keputusan final dari pihak terkait. Salah satu lembaga yang menilai penetepan anggaran putaran kedua Pemilukada sebesar Rp44 juta penuh dengan kejanggalan adalah Interupsi.

Koordinator Interupsi Kota Padangsidimpuan Timbul Simanungkalit dalam sebuah perbicanagan di Sidimpuan, Rabu (28/12/2011) mengaku terkejut dan heran mendengar dana sebesar Rp44 juta bisa menyelengarakan Pemilukada Sidimpuan. “Sejauh pemahaman kami anggaran pemilukada yang ditetapkan DPRD sudah termasuk dua putaran. Artinya dana sebesar Rp5.956.000.000, sudah termasuk anggaran untuk pemilukada apabila terjadi dua putaran, kok ada lagi dana tambahan sebsar Rp44 juta, yang katanya untuk pemilukada putaran kedua. Kita menduga ada yang kurang beres dalam penetapan dana pemilukada ini,” ungkap Timbul dengan anda serius.

Oleh sebab itu dia mengajak seluruh elemen dan komponen masyarakat Sidimpuan khususnya yang peduli dengan pemilukada bersih, jujur , adil lancar dan sukses untuk mengawal perjalanan pemilukada nanti, apabila ada dugaan penyalahgunaan anggaran supaya sama-sama membawa kasus itu ke pihak berwajib.

“Kita akan selalau konsern mengawal pemilukada supaya da perbaikan dari tahun sebelumnya. Apabila ada hal-hal yang diduga menyalahi aturan termasuk penggunaan anggarannya, kita akan adukan ke pihak berwajib,” janji Timbul.

Sebelumnya, Sekretaris KPUD Padangsidimpuan Tawaruddin Simbolon enggan mengomentari anggaran Pemilukada Sidimpuan dengan alasan bukan kewenangannya. “Kita jalani saja, apa yang ditetapkan DPRD. Kalau hanya sebesar itu dana pemilukada, kita upayakan supaya berjalan dengan sukses,” ucapnya singkat. (BS-022.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Pusat mengambil alih izin terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dari Pemerintah Daerah dalam Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja. Dalam draf yang diperoleh CNNIndonesia.com, Pasal 24 ayat 1 menyebut dokumen Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) merupakan dasar uji kelayakan lingkungan hidup. “Uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” tulis Pasal 24 […]

  • PPL di Kecamatan Harus Dilengkapi Aplikasi Tehnologi Maju

    PPL di Kecamatan Harus Dilengkapi Aplikasi Tehnologi Maju

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pembangunan pertanian dari kecamatan perlu dilengkapi dengan teknologi yang maju, sehingga ada umpan balik dari petani yang sudah mengaplikasi sejumlah penelitian. Itu dikatakan mantan Menteri Pertanian, Sjarifuddin Baharsjah mendampingi mantan Menteri Pertanian, Prof. Bugaran Saragaih saat mengikuti diskusi bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan pakar pertanian lainnya di Jakarta, Senin (28/10/2019) Menurut […]

  • Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jalan Lintas Sumatera di titik kota Kotanopan, Mandailing Natal berlobang berbentuk kubangan. Para supir mengeluh karena harus hati-hati melintasi titik kerusakan badan jalan itu. Sejumlah tokoh Kotanopan menyebut kerusakan sudah lama terjadi dan terkesan diabaikan. Padalah pemerintah memiliki anggaran rutin untuk pemeliharaan jalan. Selain para supir, tokoh Kotanopan juga berharap […]

  • Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    The Age dan The Sunday Buka-bukaan Tomy Winata: Saya Rela Jilat Sepatu Wartawan JAKARTA- Tomy Winata, pengusaha yang disebut sebagai cukong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku rela menjilat sepatu kotor para wartawan saat keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (13/3) petang. “Jadi, andaikata saya ini harus jilat sepatu bapak-bapak (para wartawan) yang penuh […]

  • Golkar Belum Niat Ganti Syamsul

    Golkar Belum Niat Ganti Syamsul

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (DPP Partai Golkar) belum berniat mengganti Ketua Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golongan Karya Sumatera Utara (DPD I Partai Golkar Sumut) Syamsul Arifin. Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie usai membuka Rakerda II Partai Golkar Sumut di Hotel Polonia, Medan, Sabtu (27/11/2010). Rakerda akan […]

  • Bapperida buat Aplikasi Baginda Madina sebagai wadah  Lomba Inovasi Antar OPD

    Bapperida buat Aplikasi Baginda Madina sebagai wadah Lomba Inovasi Antar OPD

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Pada hari kamis tanggal 3 Agustustus Bertempat di Aula Bapperida  Mengadakan pelatihan penggunaan Aplikasi Bagas Data Inovasi Daerah (Baginda Madina) dan juga  sebagai ajang dimulainya  Lomba Inovasi Antar Organisasi Perangkat Daerah. Pada kesempatan ini Kaban Bapperida Birul Walidain, ST Memberi sambutan dan juga memotivasi para pamong inovasi untuk menjadi ajang ini sebagai awal persiapan pada […]

expand_less