Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

DPRD Labuhanbatu Desak Pemkab Tinjau Bantuan Kapal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

L Batu. DPRD Labuhanbatu mendesak Pemkab Labuhanbantu meninjau ulang rencana pemberian bantuan kapal motor kepada para nelayan tradisional di Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Labuhanbatu. Hal ini untuk menghindari potensi bentrok fisik antara para nelayan tidak terjadi.
“Jika tidak dilakukan mediasi dan penyelesaian persoalan yang ada, tidak tertutup kemungkinan episode kisah kelam para nelayan Sei Berombang pada era awal tahun 2000-an akan terulang. Seharusnya Pemkab segera melakukan penataan ulang,” kata Ketua Komisi B DPRD Labuhanbatu Ikhyar P Simbolon, di ruang kerjanya, Selasa (3/1).

Disebutkannya, ketika awal tahun 2.000-an terjadinya aksi anarkis para nelayan setempat dampak kecemburuan sesama nelayan dalam hal tidak adanya pelarangan kapal-kapal pukat trawl yang beroperasi di perairan Sei Berombang. Jika hal itu terjadi, katanya, maka Pemkab Labuhanbatu yang paling bertanggungjawab. Dan untuk itu, persoalan rencana pemberian bantuan itu agar secepatnya diselesaikan.

Di sisi lain, sebutnya, nelayan yang sudah lama menunggu perhatian dan bantuan pemerintah dikecewakan oleh kurangnya pengkajian rencana pemberian bantuan kapal bermotor secara matang. “Apa Pemkab mau bertanggungjawab jika tindakan seperti yang lalu terulang kembali,” paparnya.
Dikatakannya, Komisi B segera memanggil pihak terkait dalam hal rencana pemberian bantuan itu. Sehingga, dapat dilakukan mediasi dan mencari solusi masalah. “Bila perlu kita akan segera memanggil pihak-pihak terkait dalam hal itu,” jelasnya.

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pesisir Peduli Keadilan meminta pihak Pemkab Labuhanbatu agar meninjau ulang rencana pemberian bantuan kapala bermotor kepada para nelayan Sei Berombang.
Alasannya, diduga terjadinya mark up biaya pembuatan kapal tersebut. Serta, terindikasi kuat calon penerima bantuan ada yang bukan nelayan. “Kami mohon Pemkab Labuhanbatu memberikan perlindungan bagi masyarakat nelayan kecil,” ungkap Koordinator Aliansi Masyarakat Pesisir Peduli Keadilan Muhyar. (n fajar dame harahap.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengungsi Rohingya di India Kondisinya Memprihatinkan

    Pengungsi Rohingya di India Kondisinya Memprihatinkan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    HYDERABAD – Hampir setahun mengungsi di tanah Hyderabad, India, 1.500-an kaum minoritas Muslim Myanmar dari etnis Rohingnya menghadapi situasi serba kekurangan. Kaum Muslim Rohingya tiba di India setelah terusir dari tanah airnya, Myanmar, pascaserangan sektarian bertubi-tubi yang dilakukan terhadap mereka oleh etnis mayoritas Rakhine yang beragama Budha. Sebagaimana dilansir Al Jazeera, kondisi para pengungsi Rohingnya […]

  • Harga Buah Impor di Madina Turun

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir ini harga buah impor di tingkat agen mengalami penurunan di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah sempat naik yang mencapai 100 persen. Rusdi Nasution, seorang pedagang buah di pasar Panyabungan menjawab wartawan, Jum’at (31/5) mengungkapkan penurunan harga sejumlah buah impor mencapai 30 persen. Buah apel misalnya, dua […]

  • Kasus Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kapolsekta Patumbak Salah Kaprah

    Kasus Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kapolsekta Patumbak Salah Kaprah

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Penetapan status tersangka bocah usia 12 tahun, Fahmi, warga Jalan Panglima Denai Gang Seser Medan Amplas bertentangan dengan koridor hukum. Kasus anak bukan ditangani di Polsekta, melainkan harus dilakukan di Polresta Medan melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Pernyataan itu dikatakan Ketua Pokja Pengaduan Komisi Perlindungan Anak Daerah Indonesia (KPAID) Sumut, Muslim Harahap, […]

  • Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang. Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, […]

  • Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rhoma Irama melalui pendukungnya yang tergabung dalam Riforri (Rhoma Irama For Republik Indonesia) mengancam menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Riforri menyampaikan tiga poin yang harus dipenuhi PKB agar Rhoma tidak menarik dukungannya. “Yang pertama akan menarik dukungan bila PKB tidak konsekuen dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama untuk mencapreskan Haji Rhoma Irama, […]

  • 9 Ranperda Madina Menunggu Evaluasi Dari Pemprovsu

    9 Ranperda Madina Menunggu Evaluasi Dari Pemprovsu

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Setelah mendapat keputusan dari DPRD Madina, 9 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Mandailing Natal saat ini sudah diajukan kepada  Biro Hukum Sekretariat Daerah Propinsi Sumatra untuk di registrasi, namun hingga kini masih menunggu evaluasi dan registrasi dari Biro Hukum Pemprovsu, demikian disampaikan Kabag Hukum Pemkab Madina, Alamulhaq Daulay kepada wartawan kemarin. Dikatakannya, 9 […]

expand_less