Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Bupati Madina Hidayat Batubara, Mana Janjimu?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Pasca penonaktifkan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Mandailing Natal sesuai Surat Edaran Sekda Nomor: 800/2156/Bu/2011 Tanggal 23 Desember 2011 yang menyebutkan, berdasarkan Keputusan Bupati Madina Nomor: 800/290/K/2011 Tanggal 26 Mei 2011 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Bupati Madina Nomor: 800/403.a/K/2011 Tanggal 08 Juli 2011, tentang perpanjangan, pengangkatan dan pemberhentian pegawai tidak tetap/tenaga sukarela Seketariat Daerah Pemkab Madina, penonaktifkan pegawai honorer diperkirakan akan menambah ribuan pengangguran di Madina.

Selain menambah angka pengangguran, pemberhentian tenaga honorer diperkirakan juga akan menambah angka kemiskinan di Madina. Sementara Bupati Madina Hidayat Batubara saat kampanye pemilukada lalu berjanji akan mensejahterakan masyarakat Bumi Gordang Sembilan. Namun kini janji tinggal janji. Setelah Hidayat terpilih menjadi orang nomor satu di Madina, janji manis yang diproklamirkan dihadapan ribuan masyarakat Madina, hanya isapan jempol belaka.

Hal ini diungkapkan salah seorang tenaga honorer yang bekerja di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang mengaku merasa sangat kecewa dengan pemerintahan yang baru ini. Ia menganggap pemerintahan yang dipimpin Hidayat Batubara tidak konsekwen dengan janji yang telah diikrarkan saat kampanye yakni akan memberikan kesejahteraan dan memberikan lapangan pekerjaan.

“Saya masih ingat dengan apa saja yang diucapkan oleh Bupati Hidayat Batubara kepada masyarakat yang hadir di Lapangan Aek Godang saat kampanye dulu. Waktu itu beliau berjanji akan memberikan lapangan pekerjaan, pendidikan gratis dan kesehatan gratis, makanya dengan hati yang tekad dan bulat saya juga ikut memilih beliau,” ujar tenaga honorer yang minta namanya dirahasiakan di Panyabungan, Selasa (03/01/2012).

Namun sekarang apa yang terjadi. Dari ketiga janji tersebut, sampai saat ini belum ada satu pun yang ditepati. Malah tenaga honorer harus menangis karena mereka yang telah bertahun-tahun mengabdi di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal dengan gaji seadanya, kini akan kehilangan pekerjaan karena semua tenaga honorer dan tenaga sukarela dihapuskan.

“Saya heran juga dengan DPRD Madina yang ada di gedung terhormat sana. Mengapa dengan kejadian ini mereka hanya diam tanpa membuat suatu tindakan atas kebijakan pemerintahan yang akan menciptakan penderitaan, pengangguran dan akan menambahkan angka kemiskinan di Kabupaten Mandailing Natal ini,” imbuynya.

Di mana mata dan telinga mereka para wakil rakyat yang dipilih untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di saat masyarakat membutuhkan? Apakah mereka buta dan tuli untuk melihat dan mendengar jeritan masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan pertolongan mereka ? Ataukah mereka menunggu terjadi gejolak dulu atas kebijakan ini, baru mereka mengambil sikap?.

“Seandainya saya tidak bekerja lagi, apa yang harus saya berikan kepada keluarga saya untuk mencukupi kehidupan kami? Saya bingung dengan apa yang akan terjadi atas keluarga saya apabila saya tidak bekerja lagi. Jujur saya sangat kecewa dengan pemerintah dan wakil rakyat yang ada di gedung terhormat sana,” paparnya mengakhiri. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

  • Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Dianggap kurang perduli terhadap keagamaan dan sosial, Andi Bugis Lurah Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diminta warga agar di ganti karena karena sudah 3 tahun menjabat sebaga lurah, jarang mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial. Hal ini diungkapkan warga pada saat memperingati Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul […]

  • Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Pos) – Kejari Madina menetapkan dua tersangka dugaan korupsi penggunaan anggaran dan kegiatan tahun 2012 di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Madina. Salah seorang diantaranya Kadis Kelautan dan Perikanan. Namun Kejari belum memperjelas Kadis yang menjabat sekarang atau sebelumnya. “Tersangka sudah ada, yang ditetapkan dua orang. Cuma identitasnya belum bisa kita publikasikan, karena […]

  • Saksi Bank Sumut Diperiksa

    Saksi Bank Sumut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah melakukan proses penyelidikan terhadap kasus kredit macet Bank Sumut ke salah satu kontraktor senilai Rp 1,9 miliar pada Tahun 2007 lalu. Proses penyelidikan ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK RI, yang menemukan adanya kerugian negara dalam pengucuran kredit oleh Bank Sumut kepada salah satu kontraktor. “Maka untuk langkah selanjutnya […]

  • Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika […]

  • MARSIDAO-DAO (1)

    MARSIDAO-DAO (1)

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Mataniari tar geleng tu jae, tai inda pedo megelengtu, tar onok dope so kotu Asyar. Ombus ni angin lumobi gogo mambaen bulung-bulung ni arambir merbas-erbas tu siamun dohot tu siambirang. Eme nagumorsing na i saba na bolak boti mar gadu-gadu tarida songon ombak ni laut tarombus angin maroban muap […]

expand_less