Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Siswa Diajak Tanam Pohon

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
  • print Cetak

Lakukan Penghijauan
Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis Lintas Kabupaten terus menginisiasi gerakan penghijauan hingga ke sekolah melalui penanaman pohon. Ini sebagai wujud kepedulian generasi muda bangsa terhadap kondisi alam sekitar.
Kegiatan ini sekaligus bukti nyata dukungan pelaksaanaan program gerakan penanaman 1 miliar pohon untuk dunia. Penanaman pohon dilaksanakan, Selasa (10/1) di SMPN 4, 5, dan 6 Sipirok Kabupaten Tapsel.
“Kegiatan ini merupakan dorongan penerapan pola kepedulian generasi muda yakni anak didik terhadap lingkungan sekitar. Karena setiap jiwa punya tanggung jawab yang sama terhadap kondisi alam sekitarnya. Kita di sini hanya menginisiasi, selaras dengan adanya program kurikulum menanam di sekolah dan implementasi program penghijauan Forum DAS tentunya,” kata Awal.
Awal menjelaskan, satu pohon dapat menghasilkan 20 juta kandungan oksigen yang dihirup umat manusia. Dan karena itulah, maka gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon, harus terus digalakkan dan dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan, baik melalui kelompok tani hutan yang telah tersebar, instansi, maupun melalui individu-individu, terutama bagi generasi muda yang merupakan pemegang estapet berbagai program yang dijalankan ke depannya.
“Kita berharap ke depan pemerintah bisa membuat kebijakan tentang program ini. Kita selaku forum DAS akan mengimplementasi di lapangan, sehingga kegiatan ini dilakukan secara berkala dan tentunya berkelanjutan dan berkesinambungan serta menyeluruh dan menyentuh.” katanya.
Kepala SMPN 4 Sipirok, Mustopa Harahap, Kepala SMPN 5 Sipirok H Tua Siregar dan Kepala SMPN 6 Sipirok Mhd Yunus Siregar pada METRO usai penanaman pohon di lingkungan sekolahnya masing-masing mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan dorongan penerapan pola kepedulian generasi muda yakni anak didik terhadap lingkungan sekitar. Karena setiap jiwa punya tanggung jawab yang sama terhadap kondisi sekitarnya.
“Kegiatan ini juga menyongsong kurikulum menanam di sekolah sekaligus sebagai implementasi adanya program gerakan penenaman pohon sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Drs Marasaud tertanggal 30 November 2011 lalu dengan Nomor 800/7/29.A/2011,” kata mereka.
Adapun jenis tanaman yang ditanam adalah multi guna diantaranya Maninjo, Pete, Manggis dan Matoa.
“Kita berharap sasaran yang akan dicapai dengan kegiatan ini adalah para siswa yang merupakan generasi menjadi lebih memahmi penting dan perlunya kelestarian lingkungan melalui program penghijauan,” kata kasek mengakhiri. (ran/mer)
Kapolres dan Masyarakat Buat Kesepakat
Tidak Gunakan Knalpot Blong
Masyarakat khususnya pengguna sepeda motor yang menggunakan knalpot blong yang menimbulkan kebisingan, membuat kesepakatan dengan polisi untuk tidak menggunakannya lagi.
Kata sepakat ini disampaikan masyarakat di hadapan Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik SIK MSi disaksikan Kasat Lantas, AKP Asmara, Senin (9/1) di Gedung Nasional.
Ketika itu, AKBP Andi S Taufik SIK MSi memberikan penerangan tentang aturan lalulintas kepada sekitar 300-an masyarakat yang sepeda motornya ditilang karena melanggar aturan seperti menggunakan knalpot blong, tidak menghidupkan lampu pada siang hari, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan plat, tidak melengkapi surat kendaraan dan lainnya selama beberapa waktu lalu.
Kapolres dalam kesempatan tersebut mengatakan, selama dirinya menjabat sebagai Kapolres di Psp, maka akan tetap komitmen untuk melarang knalpot blong bebas berkeliaran, dan akan memerintahkan Kasat Lantas dan jajarannya untuk menindak para pelakunya.
“Knalpot blong menimbulkan suara yang berisik yang mengganggu masyarakat dan mengganggu lalulintas. Selain itu bisa menstimulasi atau mendorong penggunanya untuk memacu kendaraan dengan cepat dan membahayakan nyawanya sendiri dan nyawa orang lain jika terjadi kecelakaan,” ucapnya.
Sementara itu Kasat Lantas, AKP Asmara menuturkan, 300-an sepeda motor ini adalah hasil tilang seminggu lalu dan sudah selesai mengikuti sidang. Karenanya kendaraannya dikembalikan lagi kepada pemiliknya, namun baru bisa diambil setelah segala kekurangan sepeda motornya dipenuhi, khususnya mengganti knalpot blong dengan knalpot standar atau yang dikeluarkan pabrik.
“Pengendara melanggar pasal 285 ayat 1 junto 160 Undang-Undang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan,” tegasnya.
Kemudian dikatakan Kasat masih ada sekitar 300-an lagi sepeda motor yang akan mengikuti sidang pada tanggal 13 Januari ini dan saat ini seluruh sepeda motor ini saat ini dibuat dipelataran halaman Mapolres Psp. (phn/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran Mandailing Online, Panyabungan. Kondisi di Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran di desa Gunungtua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini jumlah petugas kebersihan pasar di Madina masih 25 orang. Itu sudah termasuk tenaga supir, pengumpul dan pengangkut sampah. Jumlah ini masih kurang. Sejatinya ada penambahan sebanyak sekitar 33 petugas agar seluruh pasar kelas III di (Mandailing Natal) yang berjumlah 33 pasar dapat terkaper. Dari 25 petugas itu, 8 […]

  • Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Progres pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Mandailing Natal (Madina) terus bergulir. Selain telah menjadi agenda pemerintah pusat dan sudah disokong penuh oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin Sumut) progres KEK ini memperoleh perhatian dari DPRD Madina. Komisi 1 DPRD Madina direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan dan Padangsidempuan 2 Maret mendatang. Informasi […]

  • Penerimaan CPNS Pemprov Sumut Dimulai Oktober 2010

    Penerimaan CPNS Pemprov Sumut Dimulai Oktober 2010

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk pemprov Sumut dijadwalkan akan mulai dilakukan pada pertengahan Oktober 2010 mendatang. Maka untuk itu, masyarakat yang ingin melamar sudah bisa menyiapkan berkas-berkasnya. Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumut, Pandapotan Siregar. “Pertengahan Oktober ini sudah bisa berjalan […]

  • Pers Diminta Kawal Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 saat ini masuk tahapan pendaftaran di instansi-instansi, pusat dan daerah. Pemerintah berharap kalangan pers ikut mengawal semua tahapan, agar tidak terjadi kecurangan. Asisten Deputi Inovasi dan Sistem Informasi Pelayanan Publik KemenPAN-RB Muhammad Imanuddin menjelaskan, untuk penerimaan CPNS tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan […]

  • Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Amir, warga Desa Parbangunan, Panyabungan, memilih ke ladang ketimbang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pria berusia sekitar 41 tahun ini, merasa rugi kalau harus menyambangi TPS. Soalnya, memberikan hak pilih justru akan membuat dia rugi secara ekonomi. Dia mengaku, andai bekerja di ladang selama sehari, uang yang akan didapat bakal cukup untuk memenuhi kebutuhan […]

expand_less