Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Pedagang Pasar Sigalangan Minta Perlindungan DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Sebanyak 14 orang pedagang Pasar Sigalangan, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, Rabu (11/1), mendatangi kantor DPRD setempat untuk meminta perlindungan kepada dewan atas tidak meratanya pembagian kios.
Pasar yang tadinya bangunan lama terbuat dari papan, kini direhab secara besar-besaran menjadi pasar dengan konstruksi bertingkat. Namun, sejumlah pedagang lama tidak kebagian kios.

“Kami yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Sigalangan, tapi saat pembagian kios, kami tidak kebagian. Anehnya, orang yang sama sekali tidak pernah berjualan di sana kebagian tempat,“ kata Linda, salah seorang dari pedagang di hadapan Wakil Ketua DPRD Tapsel, Abd Rasyid Lubis.

“Ketika kami pertanyakan kepada petugas pasar bernama Jepen, dia mengatakan pedagang yang berjualan di bahagian depan bangunan baru ini tetap berjualan di tempat semula, karena bangunan tersebut tetap dipakai atau tidak dibongkar. Namun kami tetap khawatir, jika suatu saat muncul kebijakan pemerintah untuk melakukan pembongkaran,” lanjut Linda.

Pasalnya, kata Linda, karena itu merupakan bangunan lama. “Jadi, kemana kami akan berjualan, sementara kios-kios yang saat ini belum dipakai sudah dipesan dan sudah ada pemiliknya. Jadi kalau tidak kami pesan sekarang, bagaimana nasib kami nanti,” jelas Linda.

Menanggapi keluhan pedagang, Abd Rasyid Lubis, mengatakan, sepanjang pedagang berupaya melalui mekanisme yang benar, ia akan memperjuangkan.

“Bagi saya tidak boleh ada yang main-main dengan mekanisme,” jelas Rasyid.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Junaim Nasution., dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa 14 pedagang yang berjualan persis di bahagian depan pasar tidak akan dihilangkan haknya untuk berjualan.

“Kalian masih tetap berjualan di situ, jangan khawatir, karena 14 kios ini tidak akan dibongkar. Jangan dengarkan isu yang mengatakan kalau ke 14 kios yang berada di bahagian depan pasar akan dibingkar. Itu tidak benar,” imbuh Kadis.

Kalaupun kios itu nantinya dibongkar, paparnya, Pemkab Tapsel terlebih dahulu harus mengalokasikan anggaran untuk biaya rehab kios.

“Namun mengingat keterbatasan lokasi/lahan pasar, maka nantinya kita akan rencanakan pembangunan dengan konstruksi bangunan yang bertingkat juga,” paparnya.

Atas penjelasan Kadis, para pedagang pasar tampak merasa puas dan pamitan pulang. (ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H.M Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC Partai Gerindra Madina. Jakfar Sukhairi yang saat ini masih Wakil Bupati Madina itu mendaftar sebagai bakal calon bupati Madina di Partai Geindra Madina, Minggu (10/11/2019). Beliau didampingi Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution dan H. Sahminan Rangkuti juga juru bicara Jakfar […]

  • Jalan Berbahaya di Panyabungan Selatan, Bertahun Tak Digubris Pemkab Madina

    Jalan Berbahaya di Panyabungan Selatan, Bertahun Tak Digubris Pemkab Madina

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Badan jalan di titik Desa Pagaran Tonga, Panyabungan Selatan, Madina bertahun-tahun tidak terlihat perhatian pemerintah daerah untuk memperbaikinya. Bahu jalan yang berada di tepi jurang yang paling bahaya karena sudah pernah mengakibatkan mobil terjun ke jurang. Darwin salah satu warga Pagaran Tonga kepada Mandailing Online, Jum’at (30/10/2020) menjelaskan kondisi jalan […]

  • Pembangunan RSU Panyabungan Batal

    Pembangunan RSU Panyabungan Batal

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan batal tahun ini gara-gara penangkapan bupati Mandailing Natal (Madina) oleh KPK. Direktur RSU Panyabungan, Drg. Bidasari menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) menyatakan belum bisa mengungkapkan kapan kembali pembangunan RSU itu dimulai. Diungkapkannya, seyogiyanya pembangunan ini berlangsung pada triwulan kedua tahun ini bersumber dana dari […]

  • Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pihak RSU Panyabungan memacu kelengkapan alat-alat kesehatan sebagai merupakan prioritas utama di bidang sarana dan prasarana. Karena alat-alat  kesehatan merupakan investasi  terbesar yang nilainya sangat tinggi  dan kemudian perlu menjadi perhatian khusus karena berhubungan langsung dengan pelayanan pasien.  Sehingga  keakurasiannya juga harus terjaga, dan nantinya  user dan pasien dalam melaksanakan […]

  • Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Paripuran DPRD penyampaian LKPJ bupati Madina, Senin (30/5/2016) gagal dilaksanakan gara-gara Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution tak hadir. Hanya Sekretaris Daerah, Drs.Syafei Lubis pejabat tertingi dari pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) yang hadir, sehingga Paripurna DPRD tentang penyampaian nota Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Tahun Anggaran 2015 dibatalkan Ketua DPRD Madina […]

  • Potret Miris RSUD Panyabungan. Sampah Medis Menggunung, TPS Jorok, Pasien Terancam Infeksi

    Potret Miris RSUD Panyabungan. Sampah Medis Menggunung, TPS Jorok, Pasien Terancam Infeksi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online – Ironi layanan kesehatan terjadi di RSUD Panyabungan. Di saat rumah sakit ini fokus ingin menjadi  rumah sakit rujukan, kondisi pengelolaan sampah justru amburadul. Pantauan wartawan, Rabu (6/5/2026), tumpukan sampah menggunung di bangunan TPS RSUD Panyabungan. Sampah plastik, botol infus, hingga limbah medis tercampur meluber keluar ruangan hingga ke tanah merah. […]

expand_less